
Mereka pun menghabiskan makanan bersama dengan tawa riang mereka namun keadaan gembira itu berganti dengan keadaan canggung saat Aldy dan temannya yang memang lagi jalan-jalan itu melihat dan menegur mereka semua.
“Hai," sara Ary sambil mendekat ke mereka ber6.
Semua mata bertuju kepada asal suara tersebut dan mereka melihat Aldy yang sudah berdiri di depan mereka, aldy pun terlihat kaget saat melihat perubahan yang terjadi pada diri Angel Tersebut.
“Ada apa?" tanya Anggun dengan cuek.
“Apakah kami boleh gabung," ucap Ilham sambil tersenyum.
“Tentu saja tidak ada yang melarang, iyakan gays," Anggun.
Aldy dan temannya pun duduk di dekat tempat mereka sambil berkata.
“Uda akrab ya satu sama lain," ucap Aldy sambil menatap sinis Revan.
“Kalau anda berpikir kami akrab,itu bagus sih berarti kami memang cocok," senyum Revan.
“Menyenangkan ya?" tanya Aldy kepada Angel sambil menatap Angel.
“I---iyaa," jawab gugup Aldy.
“Oh iya aku kaget loh lihat perubahan kau, sekarang sudah mulai bergaya,"senyum menghina Aldy.
“Ti---tidak juga kok," jawab Angel gugup tapi dengan ekspresi santai.
“Habis ini kalian mau kemana ya?" tanya Ary sambil menatap Anggun.
“Kami mau kemana itu bukan urusan kalian," senyum Revan.
“Bukan nya kami boleh bergabung, berarti kami boleh dong ikut rencana kalian yang habis ini mau kemana," ucap Ary tersenyum.
“Kami ke bioskop, mau menonton film romantis , kalau kalian mau ikut ya tinggal ikut," jawab Angga sambil menatap Aldy.
“Ya sudah, kalau gitu kami bertiga akan ikut rencana kalian yang akan pergi kemana," seru Aldy.
“Seterah," ucap Anggun dengan tegas.
Selesai obrol itu mereka pun membayar makanannya dan mereka langsung ke ruang bioskop tersebut, tapi saat melihat jam tayangnya ternyata film romantis yang mau mereka nonton mulai jam 02:38 siang, kerna masih ada waktu mereka pun duduk di tempat tunggu dan setelah 15 menit menunggu akhirnya mereka bosan dan Anggun pun mengajak mereka untuk pergi berbelanja terlebih dahulu atau untuk jalan-jalan keliling mall sambil melihat lihat barang selama menunggu film yang ingin mereka tonton di tayangkan.
Selama waktu menunggu mereka habiskan dengan acara keliling mall bersama-sama dan melihat beberapa barang-barang.
Mereka yang berkeliling mall pun pergi ke tokoh pakaian pria, kerna Angga ingin membeli pakaian baru.
Saat membeli pakaian Angel pun asyik ngobrol bersama Revan.
“Eh ini loh pakaian nya cocok kek nya," ucap Angel sambil mengambil switer biru gelap di depan Revan.
__ADS_1
“Kenapa?" tanya Revan keheranan.
“Inj coba pakai, pasti bagus kek nya," senyum Angel.
“Apasih, aku kurang suka switer lebih baik kasih Aldy aja dia kan suka switer," senyum sinis Revan ke Aldy.
Aldy pun membalasnya dengan tatapan sinis, Angel pun langsung menyangkut kan lagi switer yang di pilih itu.
“Kenapa ga suruh Aldy cobain aja," ucap Revan.
“Ga apa-apa," Angel menatap Aldy.
“Eh ... ayokk lah lihat-lihat tempat lain aja," ucap Angga.
“Kita ke toko kosmetik aja," ucap Anggun dengan semangat.
“Ah iya aku juga mau membeli Liptin baru juga," Respon Tina.
Mereka pun pergi ke toko kosmetik, disana Angel juga mencoba liptin yang di suruh Tina, kerna Tina ingin mereka couple liptin ber3.
“Gimana kalau yang ini, ini warna peach," ucap Ilham.
“Kalau warna merah sih bagus tapi untuk ke sekolah bagusnya warna peach, kerna ga terlalu mencolok gitu," jelas Ilham.
“Astaga sejak kapan Ilham belajar mek-up, apakah Ilham itu waria," ledek Ary.
“Kami coba dulu pilihan Ilham deh," ucap Tina.
Mereka pun mencoba liptin yang di sarani oleh Ilham tersebut.
“Ehh ..." Angel memegang liptin nya dan berdiri di depan Revan.
“Oh ... sini," Revan pun paham kalau Angel ga pandai pakai liptin jadi dia menyuruh Revan memakai kan nya.
“Buka mulutnya," ucap Revan sambil mendekat ke bibir Angel.
Revan pun dengan halus mengoles bibir Angel itu dengan liptin dan di lihat semua orang disana termasuk Aldy.
“Dah," ucap Revan sambil tersenyum.
“Eh terimakasih," senyum Angel sambil berbalik badan.
Kemudia Revan menarik tangan Angel dan kembali menghadap Revan lagi, Revan pun merangkul Angel dan menghapus liptin yang sedikit melewati bibir Angel.
Angel pun memerah dan Aldy kaget akan hal itu, kemudian Revan tersenyum manis ke Angel.
“Sudah, cantik kok beli yang ini aja," ucap Revan sambil tersenyum.
__ADS_1
Mereka pun selesai membeli Liptin dan kembali lagi ke bioskop kerna bentar lagi waktu film yang ingin mereka tonton akan tayang.
Mereka pun sudah ada di dalam bioskop dan film nya pun dimulai, Angel yang duduk di samping Revan dan bukan Aldy itu membuat Aldy kesal.
Kerna Aldy duduk di samping Revan dia pun langsung berbisik.
“Kita ke luar sebentar," bisik Aldy.
Revan dan Aldy pun keluar,sementara itu mereka yang keluar itu di ikuti oleh Tina secara diam-diam yang ingin menguping percakapan mereka.
Mereka pun sampai di toilet bioskop itu dan mereka berbicara di depan toilet.
“Kenapa kau melakukan hal konyol dengan membunuh siswa di sekolah kita!" Ketus Aldy sambil mendorong Revan ke dinding.
“Apa yang kau bicarakan,aku tidak tau apapun," senyum Revan.
“Berhenti bertingkah konyol seperti ini, kau bikin aku muak," senyum Aldy.
“Aku perbikir ga mungkin siswa sekolah kita bisa mati mengerikan seperti itu, bahkan pesikopat sekalipun tidak bisa membunuh siswa itu dengan waktu kurang dari 5 menit dan menghapus semua jejak-jejak nya, ya jawabnya pasti kau ga mungkin yang lain," senyum Aldy sambil menatap tajam ke Revan dengan aura kesepian miliknya, sekeliling tempat itu menjadi gelap.
“Hehehe bukannya kita sama aja," senyum Revan.
“Baiklah itu memang aku yang membunuhnya, lagian percuma juga mengelak dari kau," senyum Revan.
“Jadi maumu sekarang apa!"ketus Revan sambil menepuk pundak Aldy.
“Malam ini antar dia pulang, sebelum aku sebarin ke orang kalau kau yang membunuhnya, dan kau tau kan kalau Angel tau orang yang dia pikir baik ini membunuh siswa sekolah dia secara kejam tampa ampun itu kan artinya kau akan di benci Angel selamanya," senyum Aldy.
“Seterahsih, intinya kalau malam ini Angel ga ada di rumah maka aku akan mengumbar semua ke Angel." Aldy pun pergi dari tempat itu.
Tina yang menguping itu langsung berlari baju ke dalam bioskop, dan duduk kembali ke tempat duduk dia.
Anggun pun bertanya.
“Dari mana Tin?" tanya Anggun.
“Toilet," ucap Tina sedikit sok mendengar percakapan mereka.
Tina sedikit takut tapi Tina paham dan mengerti kondisi kalau Revan melakukan hal itu untuk melindungi Angel dan membunuh adalah cara menyelesaikan masalah bagi Revan.
Kemudia Revan dan Aldy pun kembali duduk di tempat mereka.
Film pun selesai.
“Film nya asyik ya," senyum Tina.
Dan sekarang sudah sore hari kemudian mereka memilih untuk langsung pulang.
__ADS_1
Angel pun masih pulang bersama Revan dan saat di dalam perjalanan pulang ke vila, Revan pun membuka percakapan.