Playboy Dan Siculun

Playboy Dan Siculun
Episode 34


__ADS_3

“Eh itu dalam dong, tinggi badan aku aja 156." Angel duduk di kolam itu dan memasukan kakinya ke dalam kolam.


“Kan intinya ga tenggelam, lagian kalau kau tenggelam aku siap kok kasih nafas buatan," goda Revan.


“Apasih Revan mesum!" teriak Angel.


“Eh ... bukan mesum tapi kan memang itu yang di lakukan ga mungkin aku kasih nafas buatan ke orang yang ga pingsan barulah namanya mesum, lagian ga sembarang orang dapat nafas buatan dari aku," ucap Revan.


“Oh iya kolam berenang ini kok di dalam ruang ga kena langsung dengan matahari sih?" tanya Angel sambil melihat atap.


“Kerna nanti airnya jadi panas," respon Revan dan langsung masuk ke dalam kolam berenang tersebut.


Angel pun hanya diam sambil melihat Revan.


“Apa yang kau tunggu sih?" tanya Revan.


“Anu ... " Angel pun kembali diam membisu.


“Sudah jangan diam di tempat seperti patung dong ayoklah terjun lagian ga akan tenggelam percaya deh." Revan langsung menarik Angel secara paksa masuk ke dalam kolam berenang tersebut.


“Huuh ... Revan nyebelin," keluh Angel.


“Nyebelin apaan sih, kan tadi katanya mau berenang ya ayok gas kan dong," kata Revan sambil tertawa.


“Lagian ga tenggelam kan, kita berenang aja beberapa menit baru naik dan keliling vila ini sambil sedikit membereskan vila sebelum kita ke bioskop nanti," Revan.


“Baiklah," Angel.


“Oh iya ... vila ini nanti untuk Revan dan istri Revan tinggal ya?" tanya Angel.


“Bisa di bilang sih iya," respon Revan.


“Pasti perempuan yang di cintai Revan itu begitu beruntung kerna bisa menikahi Revan yang baik seperti ini," seru Angel.


“Jika kau berpikir begitu, kenapa tidak kau saja yang menjadi istriku nanti," respon Revan sambil mendekat ke Angel.


“Apasih, kan aku nanti jadi istri nya Aldy," seru Angel dengan spontan.


Revan pun diam mendengar perkataan Angel, bahkan sebelum dia melamarnya dia langsung di tolak secara tidak langsung.


Revan pun hanya tersenyum manis ke Angel dan pertingkah seakan tidak terjadi apa-apa.


“Oh iya Aldy sekarang lagi ngapain ya, aku kangen," ucap Angel sambil tersenyum ke arah Revan dan membalas senyuman Revan tadi.


“Aku kangen sih, tapi mau gimana lagi dia nya ga ada," seru Angel sambil melamun.


“Apa Aldy kangen juga ga ya sama aku,"gumam Angel.


Revan pun memilih diam dan menghiraukan hal ini.


Mereka pun asyik menghabiskan waktu berdua di kolam berenang dan melakukan beberapa permainan di kolam berenang tersebut.

__ADS_1


Dan sekitar beberapa menit kemudia mereka pun memilih selesai berenang.


Angel dan Revan pun keluar dari kolam berenang itu.


***********


Jam pun menunjukkan pukul 11 dan Angel yang sudah siap berdandan dan memakai pakaian casual yang di belikan oleh Revan.


Angel pun mengecek hp barunya dan melihat grup chat tersebut sudah ramai sekali percakapan di grup chat tersebut.


ISI GRUP CHAT TERSEBUT.


“hallo gays, gimana? jadi kan nanti jam 12 kita ke bioskop?" Anggun.


“Jadi dong, kita kan janjian jam 12 jadi sekalian makan siang bareng dong?" Angga.


“Iya juga ya, gimana gays kita juga makan siang bareng?" Anggun.


“Sepertinya itu ide yang bagus." Revan.


“Oh ... Revan gimana kabar Angel, dia juga ikut kan," Anggun.


“Ya, tentu saja, aku akan pergi bersama nya."Revan.


“Eh ... Angel dari tadi membaca isi pesan kita kok, tapi dia tidak ikut aja di chetan kita," Tina.


“Mungkin untuk sekarang dia lagi pusing mau ngetik apa, kalau ga dia lagi bersiap-siap,"Revan.


“Apa-apaan sih, kau kira kami harus selalu bersama, nanti aku di kira pria mesum tau gak," Revan.


“Oh iya Ryo nanti pergi bareng yuk," Anggun.


“Eh maaf gun ... aku Uda ada janji untuk pergi bersama Tina," Ryo.


“Oh ..." Anggun.


“Oh iya ... Anggun, mau pergi kesana nya bersama ku," Angga.


“Baiklah nanti jemput ya,, sekalian aku kirim alamat rumahku," Anggun.


Percakapan di media sosial itu pun berakhir.


Tok ... tok .. tok ...


“Masuk aja, ga di kunci kok," seru Angel.


Revan pun langsung masuk ke dalam kamar tersebut.


“Sudah siap ternyata, kau terlihat begitu cantik," Revan.


“Terimakasih." Angel.

__ADS_1


“Oh iya gimana kalau kita keliling vila ini terlebih dahulu," ajak Revan kepada Angel.


“Yauda," Angel pun mengiyakan ajakan Revan untuk berkeliling vila.


Mereka pun berkeliling di luar vila yang mana disana ada banyak taman bunga yang luas dan beberapa pohon buah.


“Astaga disini semua bungga nya cantik-cantik dan begitu indah ya," seru Angel sambil melihat sekeliling taman bungga yang luas.


“Ini bungga matahari..." Ujar Revan sambil duduk di atas rumput-rumputan dan mengelus bungga tersebut.


“Kenapa harus bunga matahari dan bukan bungga yang lain gitu," senyum Angel.


“Hah?"Respon Revan.


“Iyaa, kan lebih bagus kalau bunga seperti lavender, bungga nya cantik indah dan juga ampuh mengusir nyamuk," ujar Angel.


“Arti bungga lavender kesetiaan," ucap Revan sambil memetik bungga matahari.


“Memang lavender itu indah, dan bisa juga taman bungga matahari yang luas ini di ganti dengan bungga seperti lili pink yang artinya kemakmuran dan kekayaan dan bungga tulip merah yang artinya tekralasi cinta, bungga memang banyak tapi aku menyukai bungga matahari di antara semua bungga," ujar Revan sambil menggenggam bungga matahari yang di petik nya tadi.


“Sama seperti aku menyukaimu padahal ada banyak wanita di dunia ini dan aku tetap memilihmu," Revan memberi bungga matahari yang di petik itu ke Angel.


“Bungga matahari artinya kekayaan palsu, itulah kenapa aku memilih bungga matahari yang menepati taman yang luas ini di sekeliling vila yang mewah dan kaya ini, itu kerna bungga ini melambangkan vila ini," Revan langsung berdiri dan tersenyum manis ke Angel.


Angel pun terpanah melihat senyum manis Revan, dia diam membatu dan kembali bertanya.


“Kenapa vila yang megah dan mewah itu di samakan dengan bunga matahari yang artinya kekayaan palsu," Angel menggandeng tangan Revan.


“Kerna semua kekayaan yang aku dapatkan ini adalah palsu, bahkan orang tuaku juga palsu," senyum Revan sambil berjalan menjauh dari Angel dan mendekat ke vila.


Cekrekk Angel memoterek Revan yang sedang berjalan di antara bungga matahari yang indah dan tumbuh tinggi ini.


“Tunggu," kata Angel sambil berlari mendekati Revan lagi.


Mereka pun kembali ke vila dan kerna sebentar lagi pukul 12 mereka pun pergi tancap gas menggunakan mobil Revan dan menuju ke mall besar tempat mereka akan menonton bioskop tersebut.


Mereka pun sampai di depan pintu masuk barat mall tersebut dimana tempat mereka untuk berkumpul.


“Hallo gays," sapa Anggun dan teman yang lainnya.


“Kami tepat waktu kan?" tanya Revan sambil tersenyum.


“Iyaa, kalau begitu kita sekarang langsung ke restoran burger di dalam mall ini yok, kan kita semua belum makan siang," ajak Rio.


Mereka pun berjalan masuk ke dalam mall tersebut dan disitu Rio menggandeng tangan Tina dan Anggun melihat hal itu pun menghela nafas panjangnya.


Kemudia kerna meresa Anggun mihat kalau dirinya menggenggam tangan Tina pun melepaskan genggamannya dan langsung menggandeng Anggun sambil tersenyum.


Mereka pun makan siang bersama dan di iringi dengan foto Selfi mereka bersama serta fideo makan mereka rekam dan ingin memasukkan nya di akun media sosial mereka.


Makan siang itu terlihat sangat menyenangkan mereka ber6 itu bahagia.

__ADS_1


__ADS_2