
“Oyy Dy kau ga mau nolong Angel?, dia Bawak banyak barang noh dan mencoba membuka kunci kontrakan itu, padahal kan kau mau ajak dia ke vila kau," seru Ilham.
“Ga kalian lihat aku dari tadi mau turun tapi kalian terlalu menghayati Angel dan Revan tadi sampe kalian kunci pintu nih mobil supaya aku ga bisa keluar dan mengganggu mereka!" ketus Aldy dengan ekspresi wajah yang kesal.
“Eh maaf aku ga ingat kalau pintu di kunci," ketawa Ilham dengan nada menghina.
“Hahahahahaha ... sad boy," seru Ary.
Ilham pun membuka kunci mobil itu dan Aldy langsung teriak ke Angel.
“Oyy!" teriak Aldy dan Angel pun menoleh ke arah Aldy.
Aldy langsung memeluk Angel di depan teman-temannya dan pelukan itu pun di lepas.
“Lama kali, tau ga aku tuh capek nungguin kau," seru Aldy dengan muka kesal.
Aldy pun membawa barang Angel masuk ke dalam mobil dan langsung menutup pintu mobil sambil menyuruh Ilham langsung mengemudikan mobilnya.
Angel yang belum sempat duduk kerna mobil langsung jalan itu pun langsung terduduk di pangkuan Revan, Revan pun langsung merangkul Angel sambil berkata.
“Aku mencintaimu, benar-benar mencintaimu," ucap Aldy.
Aldy pun langsung mencium bibir Angel dan itulah ciuman Angel, mereka berciuman sambil memainkan lidahnya, dan selesia berciuman Aldy pun memeluk Angel.
Teman-temannya pun tertawa kerna dari tadi menahan tawanya.
“Astaga selamat untuk kalian," seru Ary sambil tertawa kerna sifat Aldy yang aneh.
Angel pun menunduk dan di peluk oleh Aldy.
“9h iya Dy, kenapa kontrakan itu terkunci, dan kita mau kemana," seru Angel.
“Ayahku, Uda bolehin aku pulang ke rumah, katanya asal aku ga mabok-mabok lagi, ga main perempuan lagi," senyum Aldy.
“Jadi kita ke rumahmu ya,"kaget Angel.
“Iyaa," ucap Aldy sambil menyender kan kepalanya ke pundak Angel.
“Nanti jumpa orang tuamu dong," kata Angel.
“Ga ... tapi tenang saja mereka tau kok kalau aku akan membawa kau kekediaman keluarga kami."Aldy tersenyum.
“Oh iya ... apa hubunganmu dengan Revan," seru Aldy dengan nada cemburu.
“Kami cuman berteman, lagian kami ga akan jadi pasangan kekasih seperti yang kau pikirkan, kerna aku kan cuman menyukai Aldy seorang," ucap Angel sambil memerah.
“Iyaa," ucap Aldy tersenyum.
“Oh iya apa tadi kita sudah ci---ciuman ya," gugup Angel sambil memegang bibirnya.
“Iyaa," seru Aldy.
************
Mereka pun tiba di rumah dan disitu mereka satu rumah tapi beda kamar.
Angel pun juga kanget melihat kamar dia yang lumayan besar.
Angel kaget melihat rumah kediaman keluarga Aldy yang mirip seperti istana, mulai dari ada banyak pembantu disana dan banyak kamar serta ruangan.
Semua di rumah itu berwarna gold dan merah, semua warna nya sangat mencolok kemudian dia membuka pintu kamar yang di antar oleh pelayan itu dan saat membuka pintu kamar, dia melihat kamar yang lumayan luas dan kasur yang bagus tapi semua ruangan itu berwarna putih.
Angel pun mandi di kamar mandi bawah yang letaknya sangat jauh kerna ruangan yang begitu besar ini, kamar Angel di lantai 2 dan bersebelahan dengan kamar Aldy.
__ADS_1
Angel pun selesai mandi dan berbaring di tempat tidurnya, dia pun membuka isi ponselnya dan disana ada pesan masuk dari Revan, Angel pun langsung menelepon Revan.
Revan📞
“Hallo"
Angel📞
“Makasih ya, sekarang aku sedang berbaring di rumah kediaman Aldy, katanya orang tua Aldy juga sudah tau kalau kami berpacaran, dan Aldy ingin kami mengulang dari awal hubungan kami dan mencoba menjadi hubungan yang lebih baik, katanya sih,"
Revan📞
“Baguslah kalau seperti itu, semoga hubungan kalian selalu bahagia ya,"
Angel📞
“Terimakasih, oh iya ... Revan sendiri sekarang Uda pulang ke rumah, atau masih di vila?"
Revan📞
“Aku sudah pulang sih, dan vila juga Uda di kunci palingan itu untuk nanti kalau ada acara pesta piama/ nginap bersama di vila itu,"
Angel📞
“Oh, semoga nanti ajak aku ya, kan kita tetap berteman,"
Revan📞
“Pasti kok, oh iya ... sekarang lagi ngapain?"
Angel📞
“Lagi tiduran aja sih habis mandi,"
Revan📞
Angel📞
“Ga, kami beda kamar,"
Revan📞
“Oh iya tadi aku baca di grup percakapan kita, katanya hari kamis, Angga mengajak kita berlibur ke Gunung sampai hari Minggu bisa di bilang kita nginap di vila dekat gunung tersebut,"
Angel📞
“Oh, aku akan ikut kalau begitu, dan Revan sendiri bagaimana apa ikut?"
Revan 📞
“Aku juga ikutlah, kan jarang kita ke gunung,"
Saat Angel sedang mengobrol bersama Revan kemudia pelayan Aldy mengetok pintu kamar Angel.
Angel📞
“Bentar ya, aku matiin dulu,"
Telpon mereka pun berakhir, dan Angel membuka pintu kamarnya.
“Ada apa?" tanya Angel ke pelayan itu.
“Tuan muda Aldy, menyuruh Anda untuk segera ke kamar dia, katanya dia sakit," jawab Pelayan itu.
__ADS_1
“Sudah hubungi dokter?" tanya Angel.
“Kata tuan muda, ga perlu panggil dokter, dia cuman ingin ada nona disana," seru pelayan itu.
Angel pun langsung berjalan dan menggunci pintu kamar dia sambil membawa hp dia.
Tok ... tok ... tok ...
Angel pun mengetok pintu kamar Aldy, dan ternyata pintu kamar Aldy tidak terkunci.
“Uhuk ... uhukk ..." Suara batuk Aldy.
“Eh, kenapa lampu kamar di matiin," ucap Angel sambil masuk ke kamar dan menutup pintu kamarnya serta menghidupkan lampu kamarnya.
“Uhukk ... uhukk ..." suara batu Aldy.
“Astaga parah kali ya sakit nya, sampai meringkal di dalam selimut begini," Angel pun duduk di samping Aldy yang terbaring.
“Dyy," Angel.
“Hah ..." ucap Aldy yang keluar dari selimut itu dan membuat Angel kaget akan hal tersebut.
“Apa-apaan sih, bikin kaget aja, kirain tadi kenapa," seru Angel yang kaget.
“Hehehe ..." Aldy pun langsung merangkul Angel dan membaringkan tubuhnya di atas tubuh Angel.
“Aldy apa-apaan ini," Angel yang memerah.
“Bukaa," Aldy pun menyuruh Angel melebarkan kakinya dan salah satu kaki Aldy terletak di antara kedua kaki Angel.
“Aldy jangan seperti ini," ucap Angel dengan muka yang memerah.
“Kenapa, lagian kan orang juga uda sering pun melakukan hal seperti ini," ucap Aldy dan tersenyum.
Aldy pun mencium bibir Angel, dan ada sedikit pelumatan di antara mereka berdua, ***** ******* pun terjadi.
“Udaa," ucap Angel sambil membalikkan badan dan posisi nya sekarang Angel yang di atas.
“Kau membuatku tegang," senyum Aldy.
“Kau lagi sang'e ya!" teriak Angel.
“Suitt ... diam, nanti orang dengar," ucap Aldy sambil memeluk Angel.
“Kalau memang iya aku lagi gitu kenapa," ucap Aldy dan menatap Angel.
“Ihhh ... Aldy mesum," kata Angel.
“Iya-iya ga gitu lagi, aku kangen pengen tidur bareng," ucap Aldy.
“Ga bisa nanti bahaya, lagian sabar tunggu 3 tahun lagi ya," ucap Angel.
“Yauda, btw ini baju dari Revan ya?" ucap Aldy.
“Iya semuanya Revan yang belikan," seru Angel.
“Buang!" Ketus Aldy.
“Jangan ini mahal loh," ucap Angel.
“Terus ini Hp dari Revan juga," ucap Aldy.
“Iyaa," senyum Angel.
__ADS_1
Aldy pun membuka ponsel Angel dan melihat grup chat bahwa hari Kamis mereka akan pergi menginap di gunung.