Playboy Dan Siculun

Playboy Dan Siculun
Episode 11


__ADS_3

“Kalau dia cinta sama kau ga mungkin dia masih pacaran sama Tiara,,ga mungkin dia duain kau,,ga mungkin dia ga peduli sama mu peduli nya sama Tiara." Ujar Revan,, dan di balas diam sama Angel.


“Angel kau harus sadar,,ada waktunya kita berjuang dan ada waktunya kita mundur. Percuma kan perjuangkan orang yang ga pernah mencintai kau barang sedetik pun yang ada kau capekk kan,, jadi pikir baik² tanyakan pada diri kau sendiri dia itu cinta ga sama kau." Ujar Revan dan di balas Angel dengan senyuman saja.


Mereka pun ke perpustakaan saat kembali dari perpustakaan Aldy mencoba mengasih Angel penerangan lagi.


“Gel...Kau harus sadar lah dia ga pantas mendapatkan perjuangan kau dia ga peduli bahkan sok ga tau kalau kau perjuangkan dia." Ujar Revan dengan nada sedih dan menghelas nafas.


“Stop dia pria ku,, aku lebih tau dia dari kau. Jangan bertingkah seakan akan kau tau semua hal,, yang kau tau dari apa yang kau lihat bukan dari yang kau rasakan." ujar Angel sambil menangis dan menunduk.


“Aku merasakan kerna Aku..."omongan Revan terputus kerna melihat wanita yang dia sayangi menangis demi pria lain.


Revan menaruh perasaan terhadap Angel sejak pertama kali bertemu bahkan Revan yang terkenal pangeran es pun bisa encer kepada perempuan yang ia Cinta.


Cinta tak harus memiliki Revan berhenti berjuang untuk sekarang,,kerna dia tau wanita yang ia cintai menangis kerna pria lain.


Revan hanya bisa memendamnya dia,, untung sifat dia dewasa jadi dia mengikhlaskan Angel bersama Revan tapi mengikhlaskan bukan berarti mengalah.


Revan masih mengejar Angel tapi dengan cara dia sendiri,, kerna akan ada waktunya kita akan bersama.


“Aku harap suatu saat nanti air mata mu ini jatuh kerna menangisi ku bukan pria lain."begitulah kata Revan.


“Maafin Aku,,aku terlalu ga bisa membaca keadaan."kata Revan sambil memeluk Angel dan mencoba menghibur dia.


Mereka pun berjalan sampai ke gerbang sekolah tampa berkomunikasi dan tidak ada pembicaraan selama perjalanan.


“Eh uda kembali ya kalau gitu bye semuanya."kata Tina yang melihat mereka berdua.


“Hati²ya bye²Anggun dan yang lainnya."ucap Rio dengan penuh senyuman bahagia.


“Bye."Seru Angga.


“Oh iya Rio jangan lupa ya nanti balas pesan aku di wa."senyum Anggun dan memerah.


“Hehehe... iya iya aman itu."kata Rio sambil melangkah pergi dan tersenyum.


“Jadi gimana nih gays?."respon Anggun bersemangat.


“Gimana apanya?."Tanya Angel keheranan.


“Iniloh Maksud aku kita pulang atau gimana masak ga tau?."Tanya Anggun dengan nada senang.

__ADS_1


“Buset Kau kok semangat kali biasanya pulang sekolah selalu ngantuk terus lemas lesu kok sekarang semangat??."Tanya Angel keheranan.


“Biasa dia kan lagi semangat kerna dapat cowok imut² unyu²."ketawa Tina meledek Anggun.


“Eh iya loh Rio itu imut banget,, Aku bisa tukaran wa sama dia OMG sangat bagus." Seru Anggun dan bersemangat untuk sampai rumah dan chetan dengan Rio nanti.


“Apasih Bagusnya,, lebih bagus lagi cowok yang tegas terus macho badannya kotak² gitu."senyum Tina dan sedikit ketawa mesum.


“Ah Tina mesum."seru Angel tertawa.


“Kotak² kotak² kepala kau nanti yang jadi kotak."ketawa Anggun dengan maksud meledek Tina.


“Apasih sok asik sekali anda,, dari pada kau sih Rio imut² mau ga dia sama mu jangan baper Luan."ledek Tina sambil tertawa.


“Iss ya mau lah Rio sama aku ga mungkin kagak."seru Anggun dengan PD nya.


Perdebatan antara Anggun dan Tina pun dimulai sekitar beberapa menit Ary datang sambil menarik paksa tangan Angel.


“Ehh..."kaget Anggun.


“Gays Aku pulang dulu ya bye bye."seru Angel sambil tangannya di tarik Ary.


“Kau itu kenapa sih lama kali pulang nya tau ga sih kami nungguin kau 20 menit lebih kurang,, tau ga sih kami capekk."Ketus Ary sambil terus menarik Angel.


“Nanti kalau di tanya Aldy bilang aja kau itu,,aku suruh bersihkan kelas ya gantiin Aku."kata Ary sambil melirik Angel.


“Kok gitu."seru Angel yang paham kalau Ary mau menolong dia.


“Dari pada kau kena marah Aldy aku kasian sama Kau."ujar Ary dengan nada menaik


“Tapi ga bisa nanti Aldy kecewa sama aku gimana?? Intinya ga tega."kata Angel dengan tegas menolak tawaran Ary walaupun dia tau tujuan Ary baik.


“Kau mau kena marah dia?"seru Ary sambil berhenti dan melirik Angel.


“Mau...mau gimana pun dia itu pacar aku,,aki harus jujur sama dia kerna ini kan kesalahan aku."seru Angel dengan tegas.


“Oh yakin."kata Ary sambil berniat membuat Angel bimbang.


“Yakin."Seru Angel tegas.


“Yauda oke."kata Ary sambil tersenyum dan menarik tangan Angel lagi.

__ADS_1


“Nih cewek istimewa...dia sebenarnya punya daya tarik tapi apa ya."itulah yang ada di benak Ary Sekarang.


“Ry...Pelan²dong sakit tau ga." ucap Angel mengeluh kesakitan.


“Aldy nya marah besar yakin ga mau pakai saran aku??." Seru Ary dengan tatapan sinis


“Yakin deh."ucap Angel santai.


“Apa sih daya tarik ini wanita entah kenapa seperti gadis biasa aja tapi punya rahasia dan daya tarik."ujar Ary dalam hati.


“Udahlah tak usah terlalu di pikirkan intinya dia ga ganggu hidup aku."ucap Ary dalam hati.


Saat sudah sampai di tempat Aldy,, Aldy yang sedang menghisap r*k*k pun langsung mematikan r*k*k nya dan melihat Angel tampa menoleh nya kerna mata Aldy tajam.


“Baru sampai??kemana aja?Ga ingat pulang?." Kata Aldy kepada Angel dengan nada tinggi


“Maaf tadi sibuk mengobrol." ucap Angel tegas.


“Maaf?." Plakk Aldy menampar pipi kanan Angel.


“Kenapa kau menampar ku,, aku cuman menjelaskan yang sebenarnya terjadi."ketus Angel menahan tangis


“Cih...sudah berani berbicara seperti itu kepada ku??."kata Aldy dengan menatap Angel tajam.


“maaf kalau aku menampar mu aku juga Uda jujur kan berarti kita impas?."seru Aldy.


“Kau itu pria,, seorang pria sejati tidak boleh main tangan terhadap wanita sesalah apapun wanita tersebut. Jika kau tak pandai menghargai wanita,, maka kau buka pria sejati."ujar Angel sambil menahan air mata nya yg mau jatuh kerna tamparan Aldy sangat keras.


“Kalau mau ceramah jangan disini di Masjid saja."ucap Aldy sambil menampar pipi kiri Angel.


Aldy pun langsung menarik rambut Angel dengan paksa untuk masuk ke dalam mobil.


Saat masuk ke dalam mobil Aldy menghempaskan begitu saja dan Angel masih menangis.


“Hapus air mata mu jika kau masih ingin pulang ke rumah jika tidak aku akan mengunci mu di sekolah."Ketus Aldy dengan manatap tajam Angel.


Angel berusaha menghentikan air matanya tapi tidak bisa dan pada akhirnya Aldy berkata kepada Ary yang sedang mengendarai mobil.


“Putar balik ke sekolah kita antar anak ini ke ruangan sekolah lagi."ucap Aldy sambil menatap tajam Angel,, Angel pun langsung berhenti menangis.


“Aku bilang putar balik."dengan terpaksa Ary memutar balik mobilnya ke arah sekolah.

__ADS_1


“maaf"tangis Angel dan memohon kepada Aldy.


__ADS_2