
Selamat membaca
"Akhhhh.
Rintih seerang namja yang tengaab
terkulai lemas dengan darah yang
bercucuran di bagian perutnya
"M.aaf.kan.ak..u..tu..an"ucap namja
itu dengan terbata-bata
"memaafkanmu..cih kau adalah
penghianat.dan penghianat harus
mati"ucap seorang namja sambil
menodongkan pistolnya ke kepala
namja yang tengah tersiksa
"Ada kata-kata terakhir...jack"
"Kurasa tidak" lanjutnya
DOORR.
Namja tersebut pun menraik
pelatuknya dan tepat mengenai kepala
jack hingga pecah
"Cih..dasar penghianat" ucapnya
sambil melempar pistolnya
kesembarang arah
"Kalian urus dia.masukan kekandang
buaya jangan sampai meninggalkan
jejak" ucap namja itu lalu melangkah
pergi meninggalkan ruang
penyiksaan,lebih tepatnya neraka
"Heyy..bro apa kau baru saja
membunuh" panggil seorang namja
sambil terduduk dan menikmati apel
Namja itupun menoleh
"Ada apa kau kemari.jhope hyung"
Namja yang di panggil jhope pun
tertawa
"'Memangnya gw nggak boleh
kesini,park jimin"
Yah,dia park jimin seorang mafia
kejam yang tak pandang bulu pada
mangsanya.
Jimin memutar kedua bola matanya
"Apa yang kau ingin kan hyung"
ucapnya sambil mendudukan diriya
"Wow.kau memang tak berubah jim"
ucap jhope sambil terkekeh
Jimin menghembuskan nafas pelan
"To the point saja hyung-gw nggak suka
bertele-tele" ucap jimin datar
"Gw cuman pengen ngajak lu keclub
nanti malem,jungkook merayakan
party atas kemenangnya"
"Tentu saja mendapatkan seorang
gadis manis incaranya,lalisa manoban"
jawan jhope
"Ckk.gw usahain'"
"Nggak lu harus dateng,.wajib.kalo gitu
gw pergi dulu byee" ucapnya sambil
meninggalkan jimin
Jimin menggeleng-gelengkan kepalanya
Tak berselang lama saat kepergian
jhope,tiba-tiba datang lah seorang
wanita yang dengan berusaha masuk
kedalam mansion jimin
"Kalian minggir gw mau ketemu pacar
gw" ucap wanita itu ngotot
"Maaf nona tapi tuan jimin melarang
siapa pun masuk tanpa ijinnya" ucap
seorang Bodyguard
Jimin yang melihat keributan itu pun
__ADS_1
melangkah keluar dan memandang
datar wanita yang ada dihadapanya
"Jimin sayang" ucap wanita itu manja
sambil memeluk jimin
Jimin pun mendorong wanita tersebut
Dengan kasar hingga terhuyung
kebelakang
Wanita itupun menatap jimin tidak
percaya,"kenapa kamu mendorongku
sayang.bagaimana jika kita
bermain"ucap wanita itu sambil
mengelus rahang jimin
"Cihh..dasar ****** pergi dari
mansionku" ucap jimin sambil menepis
kasar tangan wanita itu
Wanita itu pun mengeluarkan tangisan
buaya nya, "hiks.kamu kenapa
sayang.apa ada yang buat kamu puas
libandingin aku"isaknya
Jimin berdecih
"Dengar ******,gw nggak akan
kemakan sama air mata buayamu ituu
dan kau harus ingat jika kau hanya
budakku saja,park umji"
Wanita yang bernama umji pun
melotot marah,lalu melangkah pergi
meninggalkan kediaman jimin dengan
amarah yang bergelora
"Lihat saja park jimin,kau akan
bertekuk lutut dihadapan ku dan yang
harus kau ingat kau hanya miliku,kau
hanya milikku" ucap umji penuh
penekanan sambil memasuki mobilnya
Sedangkan dilain sisi seorang yeoja
sedang menenteng sebuah boks dengan
"Huh,melelahkan sekali.tapi tak apa
yang penting kue ku hanya tersisia
sedikit lagi,hehe" ucapnya sambil
bermonolog sendiri
Kim roseana,seorang yeoja yang hidup
sebatang kara yang harus menanggung
kerasnya dunia,semenjak kematian
kedua orang tuanya
la tak memiliki sodara maupun
kerabat keluarganya hanya dari
kalangan bawah yang selalu dikucilkan
dan dihina.namun rose tetap tegar dan
tidak menjadi Sesorang pendendam
pada orang yang selalu menghinanya
"Lebih baik sekarang rose pulang aja
kali yah,ntar sisa kuenya rose kasih aja
sama bibi nim, sekalian sedekah hehe"
ucap rose pada dirinya sendiri
Rose melangkahkan kakinya dengan
pelan, dan tanpa rose sadari bahwa ada
seorang namja tengah memandanginya
sendari tadi
"Dia lucu sekali"
Rose melangkahkan kakinya menuju
sebuah perumahan kumuh dan melihat
seorang arajumma yang sendari tadi ia
cari
"Bibi nim" panggil rose sambil berlari
menuju arajuma yang ia panggil bibi
nim
Bibi nim pun
"Rose"
__ADS_1
Rose meletakan boks kuenya dan
mendudukan dirinya ditanah yang
hanya dilapisi rerumputan
"Bibi nim,ini rose ada sisa kue,dari
pada dibuang kan sayang jadi buat bibi
nim aja" ucap rose sambil membungkus
kuenya dan memberikannya pada bibi
nim
Bibi nim menerima kue dari
rose,ketahuilah kalau bibi nim
sebenarnya adalah seorang pengemis
dan rose selalu mendatangi bibi nim
dan membantunya
"Rose harusnya kau tak perlu sebaik
ini,bibi belum bisa membalasnya" ucap
bibi nim sambil mengelus surai rose
Rose tersenyum
"Ayolah.bibi jangan seperti itu,rose
tidak minta balasan dari bibi,rose
sudah menganggap bibi sebagai eomma
rose" bibi nim hanya tersenyumn
"Baiklah bibi rose pamit yah udah
sore, dadah bibi nim semoga sehat
selalu" ucap rose sambil berjalan pergi
meninggalkan bibi nim
'Semoga kau bahagia selalu rose'
Rose melangkahkan kakinya menuju
rumah sambil bersenandung kecil
"Rose rindu eomma dan appa" lirih rose
sambil menatap langit
Rose tersenyum
"Semoga eomma dan appa bahagia
disana,rose akan menyusul kalo tuhan
udah merintahin rose"
Rose terus berjalan dengan kepala
menunduk,hingga tanpa sadar ia
menabrak seseorang hingga hpnya
terjatuh
"Akhh.." rintih rose
"Apa kau bisa jalan dengan benar" ucap
namja itu dengan nada dingin
Rose mundur beberapa langkah karena
posisinya sangat dekat dengan namja
itu
"Mianhae...rose nggak sengaja" ucap
rose lirih,lalu mengambil hp sang
namja
"Kau harus bertanggung jawab"
ucapnya
Rose mendongak kaget sambil
menatap namja tersebut namun segera
menundukan kepalanya lagi
"Rose akan ganti,tapi nanti karena rose
lagi nggak punya uang" ucap rose
"Aku tidak menginginkan uangmu"
ucapnya
"Lalu"
"Aku menginginkanmu,You are mine"
ucap namja tersebut sambil berbisik
ditelinga rose
Bulu kuduk rose meremang tanpa
sadar dia mendesah karena namja
tersebut nmenjilat telinganya
Dia mudah terangsang'
"Jadilah miliku mulai dari sekarang, tak
ada penolakan" ucapnya,rose hanya
melongo
__ADS_1
Bersambung....