
Update...
PLAKK
tamparan keras lisa layangkan ke wajah sepupunya. Dengan berderai air mata lisa menghajar jimin dengan membabibuta. Tak peduli bahwa sekarang mereka tengah berada di rumah sakit.
"Dasar bodoh, kau lelaki bodoh. "
Makian demi makian lisa layangkan kepada jimin. Lisa sungguh tak percaya bahwa manusia seperti jimin memiliki sifat seperti iblis.
Jungkook yang berada dibelakang lisa pun mencoba untuk menenangkan istri nya. Jungkook benar-benar kecewa kepada jimin. Bagaimana bisa jimin ingin membunuh wanitanya dan anaknya sendiri.
"Kau dengar baik-baik park jimin. Jika rose tak selamat aku akan membunuh mu. "
Nafas lisa memburu. Setelahnya lisa terisak keras, ia benar-benar merasa berdosa sekarang. Luka yang ia simpan terbuka kembali.
Jungkook yang melihat lisa mulai linglung pun membawa tubuh istri nya agar duduk. Membiarkan jimin yang tengah bersimpuh dengan air mata yang terus menetes.
Dari arah kanan, terdengar derap langkah kaki mendekati mereka. Lisa menoleh, matanya melotot sempurna saat melihat seulgi dan suaminya datang dengan amarah.
Seulgi mendekati jimin yang tengah bersimpuh itu. Menarik kerah baju jimin.
Plakk...
"Apa yang telah kau lakukan pada rose ku ha, sialan park jimin aku akan membunuh mu. "
Seulgi mencengkram leher jimin. Jimin terdiam ia tak melawan sekarang. Pandangan matanya kosong,jimin seperti manusia tanpa jiwa.
"Seulgi hentikan. "
Chen menarik tangan istri. Memeluk tubuh seulgi agar tak bertindak lebih jauh lagi. Chen memejamkan matanya saat seulgi menangis pilu.
"Kau tau tuan park, rose adalah malaikat ku. Dan kau, kau adalah iblis yang telah membunuh keluarga rose, kau yang telah membunuh keluarga malaikat ku. "
Tubuh seulgi ambruk.
Luka yang selama ini ia simpan akhirnya ia keluarkan juga. Seulgi sudah terlalu lelah untuk menyimpan semuanya sendiri. Saat melihat bagaimana bahagia rose dengan jimin membuat amarahnya memuncak.karena dengan tidak tahu dirinya jimin menyembunyikan semua dosanya dan berakhir memiliki rose.
__ADS_1
Di sana lisa menekan dadanya. Kebenaran sesungguhnya telah terungkap sekarang. Lisa pun ikut merasa berdosa. Ia telah menyembunyikan rahasia ini.
"Kau telah membunuh harta terbesar wanita yang kau Cintai. Kau bukan manusia park jimin, kau seorang iblis yang menghancurkan masa depan rose. "Ucap seulgi lagi.
"Harusnya kau sudah lama mati karena kecelakaan itu. Tapi karena sikap iblis keluarga mu, kau selamat karena mengambil jantung milik ibu rose. "
Lisa menutup mulutnya. Berusaha mencegah isak tangisnya terdengar. Kejahatan keluarga park membuat lisa terluka. Lisa tahu luka apa yang di rasakan oleh seulgi.
"Karena kau rose hidup dengan penuh kekurangan. Hidup menderita, kau tau rose kecil begitu terpuruk karena kehilangan harta satu-satunya. Dan dengan tidak tahu dirinya kau merebut rose, membuat ingatan rose hilang dengan narkoba. Kau pikir aku tak tahu ha. "Seulgi berteriak marah.
Di sana jimin menundukkan kepalanya. Jimin sadar bahwa kesalahan nya memang tak pantas untuk dimaafkan. Jimin sadar bahwa ia terlalu egois. Membunuh keluarga rose hanya karena ingin menghancurkan keluarga kang. Jimin memanipulasi mobil milik orang tua rose hingga mengalami kecelakaan yang mengakibatkan orang tua rose meninggal ditempat.
Tapi sejujurnya, jimin tak bisa berbohong bahwa Cintanya kepada rose adalah ketulusan. Hanya saja rasa takut selalu menyerangnya, hingga membuat nya melakukan hal buruk Yaitu dengan mencampurkan serbuk narkoba dimakan rose setiap minggunya.berharap bahwa rose tak akan mengingat apapun kecuali dirinya.
Jungkook memeluk lisa. Lisa terlihat sangat acak-acakan sekarang. Begitu pula dengan seulgi, ia terisak begitu kencang di pelukan chen.
Tak berselang lama dokter keluar dari ruangan rose. Membuat semuanya sontak bangkit.
"Bagaimana keadaan wanita saya dok? "Tanya jimin.
Dokter itu menatap satu-satu. Menghembus nafas lelah.
"Tetapi apa? Jelaskan jangan bertele-tele. "Ucap seulgi emosi.
"Kami hanya bisa menolong salah satu dari mereka, entah itu ibu ataupun anaknya. Air ketuban yang harus tetep bertahan untuk dua bulan ke depan tiba-tiba pecah dan mengakibatkan pendarahan. Hingga terpaksa kami harus mengoperasi noona rose. Dan saya minta ijin kalian, siapa yang harus kami selamat kan. "Jelas dokter itu.
Seulgi dan lisa menutup mulut mereka tak percaya. Sedangkan di sana jimin terdiam membeku, rasa sesal kembali menyerang dirinya.
"Dan jika kami menyelamatkan sang ibu maka dengan terpaksa kami harus mengangkat rahim noona rose dan tentu saja noona rose tak akan bisa mengandung lagi. "
Pertahanan jimin runtuh. Jimin berubah menopang tubuhnya dengan mencengkram besi tempat duduk. Bibir jimin bergetar hebat.
"Dokter kumohon pertahanan keduanya. Saya akan membayar berapapun yang kau inginkan, tapi tolong selamatkan ibu dan anaknya. Saya mohon dok. "Ucap lisa.
Dokter itu kembali menghela nafas.
"Baiklah, kami akan berusaha semaksimal mungkin. "
__ADS_1
Dokter itu kembali masuk kedalam ruangan nya.
Tubuh seulgi kembali ambruk. Mata memerah karena tak berhenti untuk menangis. Seulgi tak percaya ini, rose tak mungkin mengalami itu. Tidak mungkin.
Lisa memeluk jungkook erat. Sungguh yang dokter itu sampaikan membuat ketakutan nya semakin besar.
Jimin duduk meringkuk. Jimin terisak keras. Memukul kepalanya sendiri, menyadari kebodohan apa yang telah ia lakukan.
"Sebenarnya apa yang telah kau lakukan pada rose, jimin? "
Chen akhirnya membuka suara.
Tak ada jawaban dari jimin. Jimin hanya terdiam dengan pandangan kosong.
Dalam hati jimin berteriak pedih. Jimin benar-benar hancur sekarang. Ia benar-benar menyesali segalanya, ia mengakui semua kesalahan nya. Jimin janji akan bertaubat asalkan tuhan menyelamatkan wanitanya dan juga anak nya.
Jimin bangkit dari duduknya. Berjalan gontai menuju keluar rumah sakit. Ia menuju satu tempat yang sama sekali tak ia percaya.
Tempat yang tak pernah ia kunjungi lagi selama 5 tahun ini.
Gereja.
Jimin memasuki bangunan itu dengan gontai.
Sesampainya didepan sana. Tubuh jimin melemas, jimin ambruk.
Kedua tangannya jimin satukan. Jimin menangis kembali.
"Why, WHY. "
"Kenapa kau ingin mengambilnya dariku. Aku sudah mengakui bahwa aku adalah seorang iblis yang tak berperasaan. Aku sudah berjanji akan bertaubat tapi kenapa kau ingin mengambil nya dariku, wyh? "
Jimin menangis kencang sembari mencengkeram tangga gereja.
Banyak orang yang beribadah di sana menatap jimin iba. Bahkan tertua di sana meneteskan air matanya, melihat bagaimana rapuhnya jimin.
"Tuhan kumohon selamatkan wanitaku dan anakku. Aku berjanji akan menjadi lelaki baik. Tolong selamatkan duniaku. "
__ADS_1
BERSAMBUNG...