
Update.
Hari ini adalah hari paling bahagia
bagi rose.bagaimana tidak,hari ini
rose sudah dibolehkan untuk pulang
dan keluar dari sakit yang rose anggap
neraka karena bau-bau obat yang
sangat menyengat membuat rose mual.
Rose tersenyum manis sembari terus
memandang kota seoul dari balik
jendela mobil.membuat jimin yang
berada disampingnya pun tersihir
untuk ikut tersenyum.
Rose memandang orang yang sedang
berlalu lalang.dan pandangan rose
jatuh pada seorang wanita yang tengah
berjualan kue khas korea.
"Oppa." panggil rose.
Jimin yang sedang fokus menyetir pun
menoleh "ada apa,sayang?"
"Tadi aku melihat seorang wanita
berjualan kue.aku ingin kue itu oppa."
"Tidak boleh sayangjangan makan
Sembarangan, apa lagi kue-kue pinggir
jalan.nggak sehat buat kamu." jimin
menolak secara halus.
Rose menggerutu "ihh.oppa rose
cuman makan sedikit,ayo oppa kita
beli."
Rose merengek dengan menarik ujung
kemeja jmin.
Jimin menghela nafas berat "jangan
ya.nanti dirumah oppa suruh maid
yang buatin.biar lebih higienis"
Namun,respon rose buruk.dengan
kesal dia melepaskan penganganya
pada ujung kemeja jimin.mengalihkan
pandanganya kearah jendela
mobil.membuat jimin menghela nafas
kecil. Memberhentikan mobilnya
dipinggir jalan.
"Sayang.."
Rose diam.tak menyahut.
"Kamu marah ya?"
"Udah tau pake nanya lagi." ucap
rose ketus sembari mengerucut kan
bibirnya.
Jimin terkekeh gemas. Tangan kirinya
terulur mencubit pipi rose. Membuat
rose meringis.
"Oppa sakit. "Rose mengusap-usap
pipinya, bibirnya semakin melengkung
kebawan.
"Aigoo~~gemasnya. "Jimin terkekeh
gemas, lalu menciumi pipi rose.
"Oppa!"
Jimin semakin terkekeh dengan
sentakan rose. Wajah rose sudah
sangat merona. Tapi jimin masih saja
menggodanya.
"Baiklah, cha kita pulang sekarang
"Kekeh jimin.
"Tapi kue."Belum selesai berbicara,
jimin sudah mengemudi mobilnya.
Membuat rose cemberut.
Sepanjang perjalanan pandangan įimin
tak pernah lepas dari rose. Membuat
rose lagi-lagi merengek agar jimin
__ADS_1
berhenti menatapnya.
Mansion...
Mata rose berbinar saat melihat rumah
mewah didepan nya.
"Oppa ini rumah oppa? "Tanya rose
saat mobil jimin memasuki pekarangan
rumah.
"Bukan. "
Jimin menghentikan laju
mobilnya."lalu kalo bukan rumah oppa
ini rumah síapa? "Tanya rose.
Nafas rose tekcekat saat tiba-tiba jimin
mendekatkan wajahnya. Membuat
wajah rose memanas mendengar jimin
berucap "rumah kita berdua baby."
Rose memukul bahu jimin pelan.
Membuat jimin tertawa kecil. "Ayo
turun, kau harus istirahat. "Ucap jimin.
Rose mengangguk ia melepaskan sabuk
pengaman. Dan membuka pintu mobil.
"Ayo sayang."
Jimin menggandeng tangan rose
memasuki mansion. Membuat para
maid dan penjaga menunduk hormat.
Jimin acuh tak membalas sapaan.
Mereka, sementara rose langsung ikut
membungkuk sembari tersenyum.
"oppa, mereka mengapa kita. Harusnya
oppa membalas sapaan mereka
bukannya lewat begitu saja. "Nasehat
rose.
"Iya sayang iya. "jimin mencubit hidung
rose.membuat rose tertawa kecil.
"Sekarang waktunya kamu istirahat.
mendengar jawaban rose. Jimin
langsung menggendong rose. Membuat
rose memekik.
"Ya oppa.. Turunkan rose. "Teriak rose.
"Ani.. Ani. "
"Oppa malu, diliatin orang. "Rengek
rose.
Jimin tak menggubris. Ia malah
melangkah memasuki lift, dan
menekan tombol kelantai 4 dimana
kamarnya berada.
Saat pintu terbuka. Jimin mengambil
langkah lebar menuju kamarnya.
Sedangkan rose melipat tangannya
didada, dengan wajah imutnya.
"Open. "Jimin berucap. Dan seketika
pintu terbuka dengan sendirinya.jimin
memasuki kamar.
"closed. "Dan seketika pintu tertutup.
Mata rose berbinar melihat kamar
jimin yang bernuansa hitam dengan
sedikit warna putih yang menambah
kesan klasik kamar ini.
Jimin menurunkan rose dari
gendongannya, membaringkan rose
diranjang.
"Oppa."
Jimin menarik selimut hingga sebatas
dada. Mendudukan dirinya disisi
ranjang. "Kenapa hm?"
Rose hendak bangun, namun jimin
menahan nya dengan menatap tajam
rose. Rose pun kembali berbaring
__ADS_1
dengan bibir mengerucut.
"Aku nggak mau istirahat, belum
ngantuk. "Ucap rose.
Jimin menarik nafas pelan "walaupun
kamu belum ngantuk. Kamu harus
tetep tidur, tutup mata kamu pasti
nanti lama-lama tidur "ucap jimin.
Rose memasang wajah memelasnya.
Membuat jimin gemas. Jimin pun
segera merebahkan dirinya disamping
rose. Membawa tubuh rose kedalam
pelukannya.
"Kenapa rose dipeluk? "
"Biar cepet tidur. "Jawab jimin, rose
hanya mengangguk saja. la membalas
pelukan jimin. Mencari posisi nyaman.
Jimin mengelus punggung rose. Hingga
dengkuran halus rose terdengar. Jimin
tersenyum kecil.
"Selamat tidur baby. "
---------
"Kook lu kenapa sih. "Ucap jin pada
jungkook yang kini tengah membanting
vas bunga.
"Kook berhenti, jangan gila lu. "Jhope
pun ikut berbicara.
"Lu kenapa *******. Jangan kekanak
kanakan ****. "Sentak namjoon.
"Lisa ninggalin gw. "Ucap jungkook
lirih. Ia jatuh tertunduk.
"Kan udah gw bilang sama lu buat
berhenti jalan sama ******-******
diluar sana yang cuman meres uang lu
doang. Kenapa lu nggak dengerin sih.
"Sentak taehyung.
"Gw tau gw salah, tapi kenapa lisa
ninggalin gw. "Ucap jungkook yang
mulai terisak.
"Ya jelas dia ninggalin lu, lu nya
selingkuh sama banyak cewek. Dan
satu lagi, kalo jimin tau soal ini abis
lu. Lu taukan kalo jimin paling benci
ngeliat sepupu tersayang nangis."ingat
jhope.
"Gw tau, terus gw harus gimana? Gw
nggk bisa hidup tanpa lisa, hyung
"Jungkook mengusap air matanya.
"Temuin dia, minta maaf. "Ucap jin.
"Udah cepetan sana. Keburu dipepet
sama sehun ****** lu. "Ucap
namjoon.
Jungkook segera bangkit, ia mengambil
kunci mobilnya. Lalu pergi dari
markas.
"Emng dasar kalo orang udah kenal
Cinta, bucinnya nggak tau diri.
"Ucap taehyung dengan terkekeh
kecil .
Namun setelah nya mata
taehyung langsung berkaca-kaca.
"Jennie bagaimana kabarmu, maafkan
aku."
BERSAMBUNG...
Sedikit pemberian tahuan, kalo
disini bakal ada pasangan taennie,
lizkook sama jinsoo. Cuman tetep
jimrose yang utama.
__ADS_1