Posessive Mafia

Posessive Mafia
part 15


__ADS_3

Mobil sport mobil jimin melaju dengan kecepatan sedang. Disebelahnya terdapat wanita yang kini tengah mengandung darah daging nya.


"Siapa yang akan menikah oppa? "Tanya rose sembari mengeratkan genggaman tangan mereka.


Jimin menoleh "jungkook dan juga lisa. "


Dahi rose mengkerut "bukankah lisa sudah menikah dengan taeyong. "


Jimin terkekeh. Ia mengulurkan satu tangannya untuk mencubit pipi rose yang semakin hari semakin chubby. Rose meringis kesakitan. Ia menggeplak tangan jimin membuat sang empu hanya tertawa kecil.


"Itu hanya pernikahan pura-pura sayang. Taeyong sudah menikah dengan eunha. "


"Loh kok gitu. Eunha nggak cemburu apa sama lisa? "


"Ya nggak lah sayangku. Eunha itu sahabat lisa dari kecil. Sampe sma mereka bareng bahkan sampai kuliah pun mereka bareng terus. "


"Sendal jepit tuh oppa. "Ucap rose polos.


"Akhh... Oppa sakit. "Rose memanyunkan bibirnya saat jimin kembali mencubit pipinya.


"Kamu tuh makin hari makin gemesin tau nggak. Jadi mau aku makan. "Rose berdecak saat melihat seringai dibibir jimin.


"Ini dimobil, kita harus cepat ke acara pernikahan mereka. Lagi pula aku sedang hamil nanti baby nya kenapa-napa."jelas rose.


Bahu jimin merosot kebawah.


"Apakah tidak akan ada jatah ?"


Rose meniup kukunya "ya begitu lah. Oppa harus bersolo karir selama 2 sampe 3 minggu. "


Mata jimin membola. Wajah memelas.


"Oh ayolah sayang... Kasiani lah adikku. "


Rose menaikkan kedua bahunya acuh "aku akan membeli 2box besar sabun Batang untuk karir oppa nanti ."ujarnya cuek.


Bahu jimin semakin merosot kebawah. Ia tak menduga bahwa wanita hamil akan memberikan nya hukuman seberat ini, oh ayolah.. Jimin juga lelaki normal yang membutuhkan kepuasan.


"Yatuhan baby park, belum lahir saja kau sudah menyusahkan daddy. "


------


Pernikahan jungkook dan lisa berjalan dengan sangat lancar. Mereka melaksanakan pernikahan dipantai tempat pertemuan pertama mereka.


Saat itu jungkook tengah melakukan tugasnya, yaitu mengawasi lokasi tempat keberangkatan senjata-senjata  illegal untuk kau pembunuhan berantai. Tak disangka disana ia bertemu lisa yang notabenya seorang model baru yang belum cukup terkenal.


Karena penasaran jungkook terus mendekati lisa mencari-cari informasi tentang gadis Thailand itu. Pada dasarnya jungkook belum sadar kalau lisa itu adalah sepupu jauh jimin.


"Selamat ya jungkook lisa. "Ucap taeyong sambil menjabat tangan jungkook.


Jungkook menerima jabatan tangan dari taeyong dengan wajah masam. Ia masih kesal dengan pernikahan pura-pura diparis itu.


Plakk..


"Kalau sama tamu tuh nggak boleh gitu wajahnya. Sepet banget nggak ada manis-manis nya. "Cibir lisa setelah menggeplak bahu jungkook.


"Iya iya maaf. "


Taeyong dan eunha terkikik kecil.


"Selamat ya lisa. Akhirnya lu nyusul gw juga, ya ampun nggak percaya gw lu laku. "Ucap eunha dramatis.


"Parah lu una, yakali cantik gini nggak laku. "Ucap lisa sebel.

__ADS_1


Eunha terkekeh "canda elah, baperan lu. Eh btw, lu nggak ngundang mantan lu yang ganteng itu. Kalo nggak salah namanya mark ya. "


Lisa berdecak saat sahabat mengatakan tentang mantan kekasih nya, mark lee.


Ucapan eunha tentu saja dapat didengar oleh jungkook. Disana jungkook sudah mencibir kecil dengan tampang yang semakin masam.


"Eh lisa gw pergi dulu ya. Ada lemon disini, makin kecut mukanya. "Ledek taeyong.


Dengan cepat taeyong menggandeng tangan eunha turun dari atas altar. Ia tak ingin kena amukan jungkook.


Wajah jungkook sudah memerah karena kesal. Jungkook memejamkan matanya saat istrinya mengelus bahunya lembut.


"Nggak boleh gitu, taeyong oppa cuman bercanda. "


"Tapi aku tetep aja kesel. Manas-manasin aku mulu. Nggak suaminya nggak istrinya sama aja. "Ucap jungkook dengan bibir yang melengkung kebawah.


Lisa tersenyum kecil. Ia menarik wajah jungkook dan mencium pipinya.


"Udah nggak marah kan. "


Jungkook tersenyum lebar "harusnya disini. Bukan di pipi. "Jungkook menunjuk-nunjuk bibirnya.


"Nanti aja, malu banyak orang. "


Jungkook menggerutu kecil. Lalu setelah mengangguk mengiyakan.


Tak lama jimin dan rose naik keatas altar.


"Jimin oppa dateng. "Ucap lisa penuh gembira.


Lisa langsung memeluk jimin erat. Mengabaikan jungkook yang kembali marah karena lalisa memeluk lelaki lain.


"Cuman sepupu nggak perlu cemburu lu jadi orang. "Ucap rose datar.


"Udah napa pelukannya, emangnya disini  nggak ada orang apa. "Sindir jungkook.


Lisa melepaskan pelukannya. Ia menjewer telinga suaminya.


"Diem. "Jungkook langsung terdiam.


"Sama gw aja lu cemburu. Dasar kelinci. "Ucap jimin.


"Btw, selamat ya. Songong banget ku nglangkahi gw. "Ucap jimin.


"Makanya cepet nikahi rose noona hyung. "Ucap jungkook.


"Lagi otw. "Ucap jimin seraya merangkul rose. Rose tersenyum malu.


"Lisa, jungkook selamat ya semoga langgeng. "Ucap rose.


"Terimakasih do'a nya eonnie "ucap lisa .


"Terimakasih noona. "


Jimin dan rose turun dari atas altar. Menuju salah satu meja yang terdapat sebuahan.


"Oppa kenapa kesini. Aku ingin minum itu. "Rengek rose sembari menunjuk meja yang terdapat wiski.


"Ani... Kamu sedang hamil. Selama hamil oppa akan membatasi semuanya, tak ada minuman alkohol, snack,makanan pedas dan lain sebagainya. Kecuali yang dokter sarankan. "Jelas jimin.


"Oppa~~…"


Jimin diam saja saat rose menggoyang tangannya. Terus merengek seperti anak kecil.

__ADS_1


"Oppa ayolah, sedikit saja. "


"Ani... "


Rose berdecak sebal. Akhirnya ia hanya bisa terdiam saja, duduk disalah satu kursi dengan tampang masam. Tampa diduga seorang wanita menghampiri jimin dan langsung memeluk nya. Membuat rose menggeram marah.


"Jimin oppa aku merindukan mu. "


Jimin mendorong kuat wanita itu. Hingga membuatnya terhuyung kebelakang.


Wanita itu menatap jimin dengan berkaca-kaca "oppa mendorong ku? Oppa ini aku orang yang oppa cintai. "Isak wanita itu.


Rose masih diam ditempat nya. Ia sadar ini bukan saatnya untuk melakukan hal yang sudah tersusun rapih diotaknya.


"Jaga batasanmu park umji. "Ucap jimin dengan amarah.


Jimin sesekali menatap rose. Rose kini menatap nya dengan pandangan yang sulit diartikan.


"Oppa kenapa jadi seperti ini. Aku orang yang dulu sangat oppa Cintai. Kenapa oppa berubah? "Ucap umji lirih.


Jimin berdecih "tutup mulutmu. Kau hanya budakku. Dan satu lagi aku sudah menemukan wanita yang lebih baik darimu dan tentu saja bukan ****** seperti mu. "


Jimin menarik tangan rose. Merangkul tubuh rose mersa. Membuat umji semakin memanas.


Umji maju beberapa langkah, ia mendapat rose dengan pandangan penuh kebencian.


"Kau... "Umji menunjukkan rose, rose hanya tersenyum manis.


"Ku pastikan kau akan segera dibuang oleh jimin oppa. Kau hanya ****** rendahan. "Ucap umji.


Tanpa diduga rose menarik kerah gaun umji. Menariknya hingga membuat bibir rose berada ditelinga umji.


"Lakukan yang kau mau eonnie. Aku akan menunggu, dan bersiaplah nanti. Aku akan mengirimu keneraka. "


--------


BRAK...


dalam ruangan yang minim cahaya. Seorang wanita tengah menatap tajam para anak buahnya. Dadanya naik turun karena amarah yang membara.


"Jadi jimin oppa telah memiliki kekasih. "Tanya wanita itu lagi.


Dengan takut anak buah wanita itu mengangguk.


"Kenapa kalian tidak musnahkan wanita itu. Dia hanya wanita lemah dan polos. "Ucap wanita itu lagi.


Bawahan wanita itu menunduk "maaf  boss, wanita itu dilindungi oleh anak buah tuan jimin. Yoongi dan namjoon pun ikut serta menjaga wanita itu. "


Wajah wanita itu semakin memerah karena amarah "bagaimana pun musnahkan wanita itu. "


"Boss ada laporan baru. "Ucap salah satu bawahan yang sendari tadi diam.


"Apalagi. "


"Park umji juga mengincar tuan jimin. "


Wanita itu terkekeh sinis "umji hanya budak sex jimin. Biarkan saja dia hidup. Tugas kalian adalah memusnahkan wanita sialan itu. "


"Baik boss. "


Para bawahan itu pergi meninggalkan seorang wanita yang tengah meneguk wiskinya dengan raut wajah datar.


"Aku kembali oppa. Kali ini aku akan benar-benar membawa mu kembali ke pelukanku. "

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2