
"Maaf mami Reni aku tak bisa membantumu kali ini segera serahkan kontrak itu atau kau ingin melihat usahamu hancur begitu saja tanpa bekas kau tau bagaimana Tuan Justin tak mentolerir apapun." ucap Teddy
Mami Reni tampak sangat tak ikhlas masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil kontrak Meri karena Miri adalah penghasil uang untuk usahanya tapi jika sampai dia menyinggung Justin bukan hanya usahanya saja yang hancur tapi nyawanya bisa melayang Justin adalah sosok pria yang baik tapi jika dia sudah tersinggung tak akan ada jalan untukmu tampak mami Leni mengambil kontrak milik Mira lalu kembali menemui Teddy
Tampak Teddy yang sudah menunggu melihat mami Reni membawa beberapa berkas di tangannya ini adalah kontrak Meri." ucap mami Reni sambil menyodorkan surat kontrak ke arah Teddy, Apa kau yakin hanya ini surat kontrak milik Meri Tuan Justin tak ingin ada surat kontrak ganda atau apapun yang bisa membuat mami kembali menjerat meri jika sampai Tuan Justin mengetahui ada kontrak ganda maka mami tahu apa akibatnya." ucap Teddy
Mami Reni segera berbalik ke kamarnya lalu mengambil beberapa berkas lagi lalu memberikannya kepada Teddy setelah mendapatkan apa yang diinginkan Teddy langsung pergi dari kediaman mami Reni "dasar sial ini semua karena Alona jika saja fotonya tak sengaja terselip di beberapa foto wanita itu pasti semua ini tak akan pernah terjadi." ucap mami Reni
Setelah mengurus beberapa hal tadi kembali ke apartemen sementara itu di apartemen tampak Justin melihat dengan teliti latar belakang Alona tapi yang Justin tidak habis pikir di datanya Alona hanya mempunyai kedua orang tua sementara kakek dan neneknya tidak ada dan tidak ada informasi mengenai keberadaan kakek dan nenek informasi yang ada hanya tentang orang tuanya yang bertemu saat mereka sekolah lalu menikah ayah Alona bekerja sebagai sopir sementara sang istri adalah pembantu rumah tangga setelah kematian kedua orang tuanya Alona hidup sebatang kara dengan dibantu sang bibi yang telah tiada tapi setelah dewasa Alona mencari pekerjaan dan hidup mandiri
__ADS_1
Tak berselang lama tampak seseorang mengetuk pintu ruang kerja milik Justin "maaf tuan sudah waktunya makan malam." ucap pelayan tersebut apakah nyonya sudah makan siang tadi tanya Justin pasalnya setelah tadi makan siang Justin hanya berada di ruang kerjanya belum sempat kembali lagi ke kamar di mana Alona berada tapi dia sudah menyampaikan kepada pelayan agar menyiapkan makan siang Alona di dalam kamar
"Nyonya sudah makan siang tuan bahkan Nyonya makan sangat lahap dan setelah itu Nyonya membersihkan tubuhnya dan nyonya sempat bertanya pakaian apa yang akan dia gunakan karena nyonya belum mengetahui bahwa lemari yang berada di kamar semua yang ada di dalam adalah milik nyonya apakah makan malam untuk Nyonya aku siapkan di kamar lagi seperti tadi siang." ucap pelayan tersebut
"Tidak siapkan makan malam kami di meja makan kami akan makan malam bersama." ucap Justin, setelah kepergian pelayanan tersebut masuklah Teddy yang membawa beberapa berkas di tangannya "maaf Tuan aku terlambat aku harus mengurus sesuatu dulu sebelum kembali ke mari ini semua adalah kontrak Meri." ucap Teddy lalu memberikan berkas kontak Meri kepada Justin
"Aku mengerti sekarang kau boleh beristirahat." ucap Justin jadi langsung menunduk hormat lalu keluar dari ruang kerja Justin, setelah tadi pergi Justin langsung bangkit berjalan keluar menuju kamar di mana Alona berada sementara itu kalau di dalam kamar sudah selesai membersihkan tubuhnya dan berdandan Lang duduk di sofa sambil menonton TV tampak Justin masuk ke dalam kamar membuat Alona yang sedang nonton mengalihkan pandangannya, Justin langsung berjalan mendekati Alona Ayo kita keluar untuk makan malam." ucap Justin, tempat Alona mengangguk lalu bangkit keluar bersama dengan Justin kini mereka sudah berada di meja makan
Tampak Justin yang sudah berada di hadapan penghulu menunggu kedatangan Alona tak berselang lama tampak Alona dengan gaun pernikahan yang sangat indah dengan wajah yang sangat cantik membuat Justin tak bisa mengalihkan pandangannya kepada Alona begitupun para saksi dan Teddy yang berada tak jauh dari Justin, sontak saja hal tersebut membuat Justin sedikit kesal Justin langsung bertahan menyadarkan orang-orang tersebut mereka langsung menurunkan pandangan mata mereka, ini Alona sudah duduk tepat di samping Justin penghulu melihat kedua orang yang ada di hadapannya baiklah karena kedua mempelai sudah ada dan saksi juga sudah ada maka pernikahan akan kita laksanakan acara pernikahan pun dilaksanakan dengan hikmat tak berselang lama terdengar kata sah yang berarti Alona dan Justin telah sah menjadi pasangan suami istri
__ADS_1
"Baiklah mempelai wanita silakan mencium punggung tangan mempelai pria dan mempelai pria silahkan mengecup jidat mempelai wanita." ucap pak penghulu
Setelah pernikahan pak penghulu langsung diantar kembali oleh Teddy sementara Alona dan Justin tampak masuk ke dalam kamar "sesuai dengan janjiku padamu setelah pernikahan aku akan memberikan surat kontrak milik Meri ini adalah kontrak milik Meri." ucap Justin, tampak Alona yang tersenyum lega lalu mengambil berkas kontrak Meri dan melihatnya setelah yakin itu adalah kontrak milik mari tampak Alona kembali melihat ke arah Justin membuat Justin bingung, "ada apa lagi kau melihatku seperti itu." ucap Justin
"Bisakah kau membantuku untuk mengirimkan kontrak ini kepada Meri jika aku yang memberikannya padanya dia pasti akan bingung bagaimana bisa aku mendapatkan kontrak ini." ucap Alona
"Tentu saja tapi ingat sesuai dengan perjanjian kita kau harus melayani ku layaknya suamimu melayaniku dari buka mata sampai tutup mata itu berarti kau akan melayaniku semua yang aku butuhkan bahkan layanan di atas ranjang sekarang kita adalah pasangan sah secara hukum dan agama itu berarti aku bisa mendapatkan pelayanan di atas tempat tidur layaknya seorang suami." ucap Justin yang ingin merasakan bercinta dengan seseorang apalagi sejak melihat Alona yang memakai baju Pasien sambil terkena hujan terlihat seksi di matanya
Nampak Alona terdiam mendengar perkataan Justin Dia sangat gugup Justin lebih tampan daripada mantan suaminya dan dari pria manapun yang pernah dia lihat tapi untuk bercinta dengan seseorang seperti Justin dia sebenarnya masih bingung harus melakukan apa saat menikah dulu yang lebih aktif melakukan hubungan suami istri adalah Edi dia bahkan hanya bisa menikmati Apa yang dilakukan oleh Edi sementara itu saat ia menjadi wanita penghibur dia hanya satu kali menerima tamu itu pun mereka tak bercinta tapi hanya bercerita saja sampai pagi.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya