Pria Dingin Dan Wanita Malam

Pria Dingin Dan Wanita Malam
40.rey jujur


__ADS_3

"Maaf tuan Robi Alona sudah tidak bekerja di sini lagi dia sudah keluar dari bisnis ini silakan Anda memilih gadis yang lain saja yang anda sukai." ucap wanita tersebut, "aku tak ingin wanita manapun aku hanya ingin Alona Meri bagaimana dengan Meri di mana dia." tanya tuan Robi


"Maaf tuan Meri juga sudah keluar dari bisnis ini kami juga tak tahu di mana keberadaannya begitupun Alona." ucap wanita tersebut, katakan pada mami Reni selain Alona dan miring aku tak ingin wanita manapun lagi aku hanya menginginkan mereka terutama Alona." ucap tuan Robi, "baiklah Tuan aku akan menyampaikan pesan Tuan kepada mami Reni." ucap wanita tersebut langsung keluar dari ruangan milik Tuan Robi, tampak dan Robi mengambil ponselnya berniat untuk menghubungi Alona Untung saja dia sempat mengambil nomor ponsel Alona saat itu tampak Tuan Robi menekan nomor tersebut tapi sayangnya nomor itu sudah tidak aktif lagi


Sementara wanita yang tadi mengantar foto-foto kepada tuan Robi tampak masuk ke sebuah ruangan di mana mami Reni berada tampak mami Reni sedang duduk di sebuah kursi ada apa kau kemarin." tanya mami Reni, "maaf mami tapi Tuan Robi tidak ingin memesan wanita manapun selain Alona ataupun Meri." ucap wanita tersebut , "apa bagaimana mungkin tawarkan wanita yang lain yang lebih cantik dari Alona ataupun Meri." ucap mami Reni , "aku sudah menawarkan gadis-gadis lain yang lebih dari Alona ataupun mirip tapi Robin tetap tidak mau wanita manapun selain mereka berdua." ucap wanita tersebut


"Sial gara-gara Alona dan Merry aku banyak kehilangan pelangganku sekarang tuan Robi juga melakukan hal yang sama dia adalah pelanggan yang sudah lama menyewa para gadis-gadis aku bahkan sudah mengenalnya dengan baik, Apa kau sudah mencari tahu di mana Meri saat ini berada aku ingin mempertanyakan sesuatu padanya." ucap mami Reni

__ADS_1


"Maaf mami sampai saat ini aku tak bisa menemukan Merry setelah dia sudah tidak bekerja di sini sepertinya dia langsung pindah dari tempat dia tinggal." ucap wanita tersebut


Waktu berlalu dengan cepat kini nenek Justin sudah berada di kediamannya setelah masa pemulihan beberapa hari sementara Bella yang sedang sibuk mengurus perusahaan barunya, sementara Kevin sedang berusaha menemukan di mana keberadaan bunga yang sudah beberapa minggu ini dicari oleh bawahannya


"Di sebuah rumah sederhana tampak lebih bersama kedua orang tuanya sedang duduk bersama ayah ibu sebenarnya aku ingin mengatakan sesuatu kepada kalian berdua maafkan aku jika selama ini aku sudah berbohong kepada kalian berdua." ucap Rey


"Sejak kapan kau bersama wanita itu ibu dan ayah tidak bisa mengatakan apapun karena semua itu adalah keputusanmu kau sudah Cukup dewasa untuk memastikan apa yang kau inginkan." ucap ayah Rey, "sebenarnya pada awalnya Dia adalah wanita malam tapi kemudian aku membelinya dan kemudian menikahinya aku sudah menikah selama 2 tahun dia juga sudah meninggalkan pekerjaannya selama itu dan kami baru tahu bahwa dia hamil beberapa bulan yang lalu." ucap Rey jujur

__ADS_1


Tampak kedua orang tua Rey terkejut mendengar perkataan Rey tapi mereka tidak bisa juga langsung mengatakan hal yang buruk tentang wanita tersebut mungkin saja wanita itu memiliki masalah tersendiri dalam hidupnya apalagi saat ini wanita itu sedang mengandung cucu mereka yang penting saat dia bersama dia meninggalkan pekerjaan tersebut pikir kedua orang tua Rey saat ini, kami tidak masalah dengan masa lalu istrimu saat ini yang aku pikirkan bagaimana jika Rika sampai tahu bahwa kau sudah memiliki istri lain sebelumnya dan bahkan sekarang kau akan memiliki anak dia pasti akan sangat kecewa dan semakin sakit hati padamu apalagi kau menceraikannya tanpa memberikan apapun padanya selain rumah dan uang bulanan kau tahu kan keluarga mereka selalu ingin menguasai semua yang kau miliki sejak dulu." ucap ayah Rey


Menghembuskan nafasnya dengan kasar "sebenarnya aku sudah memberikan segalanya kepada mereka yang aku pikir telah melunasi hutang balas budi kedua orang tuanya tapi semakin hari mereka semakin ingin menguasai segalanya bahkan tanpa ragu-ragu mereka meminta modal padaku sehingga aku berpikir saat itu jika sampai aku terus-terus membiayai keluarga Rika maka aku pasti akan memiliki apapun lagi untung saja aku membeli beberapa bangunan dan tanah menggunakan nama ibu sehingga di pengadilan selain rumah yang mengatasnamakan Rika aku tak memiliki apapun lagi selain beberapa aset yang sengaja aku simpan atas nama istri keduaku walaupun dia tidak mengetahui bahwa beberapa asetku atas namanya, aku sudah bercerai dengan Rika Dia tidak punya hak apapun lagi apalagi sampai harus marah kepada istriku ataupun kepada anakku dan bukan mereka berdua yang bersalah atas semua ini tapi aku." ucap Rey


"Terserah kau saja bagaimana baiknya kau sudah sangat dewasa untuk mengerti apa yang kau inginkan ayah dan ibu hanya bisa mendukungmu kapan kau akan membawa menantu Ayah kemari ayah dan ibu ingin melihatnya." ucap ayah Rey, "benar rey ibu juga sudah tidak sabar untuk melihat menantu ibu yang sedang hamil ibu berharap dia akan mau tinggal bersama ibu saat masa kehamilannya." ucap ibu Rey bersemangat karena berpikir tentang kehadiran cucunya


Rey tersenyum melihat kepada kedua orang tuanya "bagaimana jika ayah dan ibu aku antar untuk datang ke tempatnya dia pasti akan sangat bahagia melihat ayah dan ibu datang untuk bertemu dengannya." ucap Rey, tanpa kedua orang tua Rey mengangguk setuju, setelah mengatakan hal tersebut tanpa kedua orang tua re masuk ke dalam kamar untuk mengganti baju karena mereka ingin segera melihat menantunya sementara Rey tampak mengambil ponselnya dan menghubungi Meri, "halo sayang akan ada tamu spesial yang datang ke rumah kita bisakah kau memasak beberapa hidangan yang enak." tanya Rey.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2