
"Maaf Bella untuk sementara waktu ini sepertinya istriku dan aku tidak bisa makan malam denganmu pasalnya ada sesuatu yang sedang kami lakukan putra kami sedang kurang sehat jadi mungkin lain kali saja aku mengundangmu untuk makan malam." ucap Justin
"Benarkah baiklah aku menunggu undangan makan malam darimu agar aku bisa mengenal dengan baik istrimu dan ini undangan peresmian perusahaanku aku harap kau bisa datang." ucap Bella sambil memberikan undangan kepada Justin, "terima kasih wah sepertinya perusahaanmu berkembang cukup besar di luar negeri sehingga kau melebarkan sayapmu kemari." ucap Justin
"Ini hanya perusahaan kecil begitu pula yang di luar negeri tak sebanding dengan perusahaanmu aku aku mengharapkan kedatanganmu baiklah aku pamit dulu aku harap kau bisa datang aku sangat menantikan kehadiranmu." ucap Bella sambil tersenyum seperti semuanya baik-baik saja padahal dalam hati dia sangat marah dan kesal apalagi melihat Justin yang terlihat cuek dengan kedatangannya setelah sekian tahun padahal selama ini dia berpikir bahwa Justin akan sangat bahagia jika bertemu lagi dengannya ditambah Justin telah menikah dengan wanita yang bahkan derajatnya lebih rendah dari pelayannya membuat dia semakin kesal tampak bila keluar dari ruangan Justin
Setelah kepergian Bella tedi keluar dari ruang istirahat Justin "tuan sebaiknya Tuan jangan membiarkan Nona Bella bertemu dengan nyonya Alona aku pikir itu tidak akan baik untuk hubungan Anda berdua nanti pasalnya Nyonya Alona adalah wanita yang sangat lugu dan mudah mempercayai siapapun yang ada di sekitarnya Yang penting dia baik dengannya sementara Nona Bella yang selama ini aku kenal ternyata berbanding terbalik dari kelihatannya sikapnya yang tenang dan lembut ternyata hanya sebagai tipuan saja watak aslinya adalah seseorang yang tak bisa ditebak dan sepertinya dia juga sangat licik aku baru menyadarinya saat aku berbicara dengannya di kediamannya saat dia berbicara kasar padaku di situ aku bisa melihat bagaimana wanita yang selama ini aku puja atas kebaikannya ternyata hanya seorang wanita bermuka dua." ucap Teddy
__ADS_1
"Sementara Bella begitu masuk di mobilnya wajahnya yang tadi senyum dan lembut tiba-tiba bengis dengan senyuman licik di wajahnya aku akan mendapatkan mu Justin bagaimanapun caranya walaupun aku harus menggunakan berbagai macam cara bagianku istrimu tidak sebanding denganku dia hanya seonggok tanah di pot bunga milikku aku akan membuat dia pergi dari hidupmu." ucap Bella langsung tersenyum penuh arti
Sementara itu Tuan Robi yang belum juga menemukan Alona sangat frustasi akhirnya dia kembali ke kediamannya setelah kembali ke kediamannya tampak langsung masuk ke dalam kamar seorang wanita paruh baya tampak tersenyum karena sang suami akhirnya pulang kembali setelah beberapa bulan pergi keluar kota "sayang akhirnya kau pulang juga aku sangat senang hampir saja aku menyusul mu tapi kata asisten mu kau sedang melakukan pertemuan penting dan tak akan ada waktu untukku akhirnya aku pun hanya bisa menunggumu." ucap wanita tersebut
"Iya sayang aku memang sangat sibuk itulah mengapa aku mengatakan kepada asistenku agar melarang mu untuk datang karena aku pasti akan bisa menemanimu baiklah aku harus membersihkan tubuhku dulu setelah itu aku akan berbincang-bincang denganmu lagi ucapkan Robi lalu masuk ke dalam kamar mandi setelah melepaskan pakaian luarnya sementara sang istri bergegas keluar untuk menyiapkan makanan di dalam kamar mandi melihat kaca "bagaimanapun caranya aku harus bisa menemukan Alona aku yakin pasti dia sudah dibeli oleh seseorang wanita baik dan cantik seperti Alona tidak mungkin disia-siakan oleh pria yang tahu betul bagaimana menghargai wanita dan sering bermain dengan berbagai macam wanita mereka bisa melihat bagaimana Alona." pikir tuan Robi sambil membersihkan tubuhnya
Sementara itu di kampung bunga tampak bunga sangat direndahkan oleh orang-orang di sekitarnya karena pulang dari kota tak membawa apapun bahkan sekarang dia menjadi buruh cuci baju sementara itu sang ayah dan ibu tiri serta saudara tirinya tampak hidup enak dengan uang milik bunga sementara itu seorang pria yang merupakan anak kepala desa di kampung tersebut ternyata menaruh hati kepada bunga tapi sayang bunga tak menyukainya Sudah beberapa kali pria tersebut berniat untuk melamar bunga tapi bunga selalu menolaknya sementara itu saudara tiri bunga sangat menyukai pria tersebut sehingga selalu mengatakan kepada orang-orang di kampung bahwa bunga adalah wanita murahan saat bekerja di kota dia menjadi wanita panggilan dan bekerja di klub malam karena saudara tiri bunga mengetahui semua itu dari ayah bunga yang mengatakan bahwa bunga bekerja sebagai pelayan di salah satu klub malam di kota, akhirnya pria tersebut menjalin hubungan dengan saudara tiri bunga karena termakan oleh hasutan semua orang yang dekat dengannya termasuk orang tuanya tidak menyetujui hubungannya dengan bunga karena mereka berpikir bahwa bunga bekerja menjadi wanita panggilan di kota tanpa sengaja bunga yang baru saja pulang dari kediaman orang yang menyewa jasanya sebagai tukang cuci bertemu dengan saudara tiri dan pria tersebut
__ADS_1
"Untuk apa kau pulang ke kampung ini dan menjadi buruh cuci Kenapa tidak melanjutkan pekerjaanmu saja menjadi wanita malam di kota sana jangan pura-pura Suci deh semua orang di kampung ini sudah tahu kau itu hanya wanita yang menjajakan tubuhmu demi uang." ucap saudara tiri bunga, sementara lihat yang ada di samping garis tersebut hanya bisa menatap bunga dengan tatapan yang sulit diartikan sementara bunga tak ingin menggubris ataupun menjawab kata-kata dari sang saudara tiri, melihat bunga yang acuh tak acuh padanya membuatnya semakin kesal hei wanita murahan kau jangan mencoba untuk menggoda tunanganku ya kau tahu aku dan Endi akan menikah satu minggu lagi dan kami akan mengadakan acara besar-besaran sebaiknya kau tidak usah datang ke acara pernikahan kami aku takut nanti aku mendapatkan sial karena kau datang di acara tersebut pasalnya acara ini adalah acara khusus orang-orang yang mempunyai kedudukan tinggi." ucap saudara tiri bunga sombong
"Sudahlah sebaiknya kita segera kembali aku akan mengantarmu pulang kemudian aku akan kembali ke kediamanku aku ingin beristirahat." ucap Endi, "kembali bukannya kau bilang kau akan mengajakku untuk jalan-jalan di tepi danau bersama mengapa kita harus pulang apa kau marah padaku karena perempuan murahan ini." ucap saudara tiri bunga
Endi menghembuskan nafasnya kasar," Mala kau jangan sembarangan berbicara sudahlah aku tak memiliki hubungan dengan perempuan itu kita akan segera menikah baiklah ayolah kita pergi berjalan-jalan." ucap Endi, kini ke duanya pergi meninggalkan bunga yang juga melanjutkan perjalanannya menuju kediaman neneknya.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1