
"Bagaimana kalau kita menculik nenek dari pemilik rumah tersebut karena dia sangat menyayangi neneknya itu dan dia pasti akan memberikan apapun yang kita minta daripada kita harus merampok dan mengambil barang dan harus menjualnya lebih baik kita menculik nenek tersebut Lalu kita meminta tembusan karena ada waktu-waktu tertentu nenek itu akan ke rumah sakit untuk memeriksakan seluruh kesehatannya dan pada saat yang tepat itu kita akan menculiknya." ucap wanita tersebut
"Wah kau memang sangat jenius tidak sia-sia kau menjadi kekasihku baiklah kita akan melakukan hal tersebut tetapi sebelumnya aku akan menghubungi rekan-rekanku yang biasa melakukan hal tersebut dan mendiskusikannya bersama, sementara itu di kediaman mewah tampak di sebuah kamar mewah wanita tua yang tadi terlelap tidur mulai terbangun tampak seorang pelayan yang menemaninya langsung memberitahukan kepada pria yang berada di ruang kerja tanpa pria tersebut bergegas ke kamar untuk melihat keadaan sang nenek, "nenek kau sudah bangun." ucap pria tersebut Lalu membantu sang nenek untuk bangun dan bersandar di tepi ranjang
"Ya aku baik-baik saja apakah kau sudah makan." tanya sang nenek saat melihat cucunya, aku menunggu nenek untuk makan bersama bukankah aku sudah berjanji pada nenek ucap pria tersebut lalu tersenyum Saya mau Nyoman yang tak pernah diberikan pada siapapun selain pada sang nenek, kau benar nenek hampir saja lupa baiklah nenek sangat lapar ucap sang nenek , tanpa keduanya makan bersama di sebuah meja yang sudah disediakan oleh para pelayan
Sementara itu di rumah sakit tanpa kalau naik sedang menemani sang buah hati di ICU beberapa alat yang melekat di tubuh anaknya membuat perih hati Alona melihatnya bayi sekecil itu tapi sudah ditusuk beberapa alat di tubuhnya sungguh kalau ndak ingin menggantikan anaknya jika memang bisa baik itu tampak tak bergerak walaupun dia masih bernafas dengan baik apalagi kalau nata bisa menyentuh putranya yang terbaring di dalam inkubator
Sementara itu di sebuah rumah mewah tampak Edi bersama istri barunya sedang menikmati suasana indah dengan bayi yang ada di kandungan istrinya "sayang beberapa Minggu lagi bayi kita akan lahir aku sangat khawatir akan persalinan yang akan aku hadapi." ucap wanita tersebut, " kau jangan khawatir sayang semuanya pasti akan baik-baik saja kau akan melahirkan dengan normal dan baik dan akan melahirkan putra kita dengan sehat." ucap Edi
"Ya kau benar sayang aku berharap putra kita akan lahir dengan selamat tak kurang apapun dan sehat oh iya sayang apakah kau tak pernah mendengar kabar tentang mantan istri dan anakmu." tanya wanita tersebut,
__ADS_1
"Untuk apa kau memikirkan wanita tidak berguna itu dan baik cacatnya sudahlah kau jangan merusak momen bahagia kita dengan mengingatkanku pada wanita itu." ucap Edi
"Baiklah sayang kau jangan marah aku hanya bertanya saja pasalnya aku kasihan juga melihat keadaannya yang tak memiliki apapun lagi saat ini." ucap wanita tersebut
"kau tidak usah khawatir pada wanita sialan itu kau terlalu baik untuk apa kau mengasihani wanita yang sudah melahirkan anak cacat seperti itu sudah lupakan mereka, oh iya sayang aku lupa minggu depan aku harus terbang ke luar negeri beberapa hari ada pertemuan penting dengan beberapa investor asing di luar negeri apakah tidak apa-apa aku meninggalkanmu di saat kau akan melahirkan seperti itu aku takut saat kau melahirkan aku tak ada di kota ini." ucap Edi, dalam hati wanita itu sangat bergembira ternyata Edi memang tak memperdulikan mantan istrinya tersebut
"benarkah sayang bagaimana ya jika kau masih di luar negeri dan tiba-tiba aku ingin melahirkan bagaimana jika aku memanggil ibu untuk menjagaku kemari dengan begitu ada orang yang menemaniku saat aku akan melahirkan." ucap wanita tersebut , editan memikirkan hal tersebut kau benar sayang lebih bagus kau membawa ibumu kemarin jadi dia bisa menjagamu dan merawat mu bahkan setelah kau melahirkan." ucap Edi
Sudah beberapa hari di rumah sakit bayi Alona tampak semakin baik, seperti perjanjiannya dengan miring dia hanya akan bekerja beberapa kali sebulan tapi karena kemarin tuan Robby membuat Alona bisa libur beberapa minggu tapi karena Alona memikirkan biaya untuk operasi kedua sehingga dia akan bekerja lagi beberapa hari setelah bayinya dipindahkan ke ruang perawatan
sementara itu Meri yang sedang berada di sebuah hotel tampak sedang berdebat dengan mami "bagaimana bisa mami melakukan itu padaku bukannya kontrakku akan habis dalam waktu 1 tahun." ucap Meri, "memang kontrakmu akan habis dalam satu tahun tapi kan kau masih harus mengganti biaya kerugian ku sehingga kau harus bekerja 6 bulan lagi padaku." ucap mami
__ADS_1
"Apa maksud mami dengan kerugian yang mami derita perasaan sejak aku bekerja di sini sampai saat ini mami selalu mendapatkan keuntungan yang sangat besar apalagi saat aku diberi oleh Tuan Rei dia bahkan membayar lebih daripada harga yang harus dia bayar dan sampai saat ini dia selalu menyetor kepada mami setiap bulan apakah itu kurang." ucap Meri kesal dengan kelakuan mami
"kau jangan mencoba menentang ku Meri aku yang menyelamatkan hidupmu dari hanya satupun kotoran menjadi wanita kelas atas walaupun kau seorang pekerja malam tapi tak sembarangan laki-laki yang menyentuhmu." ucap mami
"aku tahu mami yang sudah menolongku dan memberikan aku semua kemauan yang ada tapi semua kemauan yang memberikan tidaklah gratis aku sudah bekerja pada mami selama bertahun-tahun apakah itu masih kurang bagi mami ." ucap Meri
"begini saja aku akan membebaskan mu tapi Alona akan menggantikan mu untuk bekerja padaku selama 1 tahun 6 bulan sebagai sisa kontrakmu dan kau akan bebas sepenuhnya tak ada hubungan lagi denganku." ucap mami
"Apa kau sudah gila apakah kau tak punya hati aku sudah menceritakan tentang kisah Alona dan kau masih dia menderita di neraka ini kau jangan pernah membuatku harus memberontak mami ingat aku bukan lagi Meri yang dulu jadi jangan mencoba mengetes ku mami aku akan melindungi Alon apapun yang terjadi jadi mami jangan mencoba untuk mencoba menjebak Alona seperti menjebak gadis yang tak mengetahui apa-apa." ucap Meri
"kau berani menentang ku oh ini pasti karena tuan Rey sangat memanjakan mu sehingga kau menjadi seperti ini dengar Meri kau jangan macam-macam denganku aku bisa bertindak lebih nekat dari sebelumnya dan kau tahu itu." ucap mami .
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya