
Sementara itu di kediaman Meri tampak semua orang telah selesai makan kini mereka semua sudah berkumpul di ruang tamu kembali "oh iya Rey kapan kau akan meresmikan pernikahanmu dengan Merry aku harap kau segera melakukannya karena semakin cepat kau mengurus surat pernikahan resmi mu dengan Meri itu akan semakin bagus, apalagi saat ini usia kandungan Merry sudah hampir 5 bulan itu berarti dua bulan lagi usia kandungannya akan memasuki 7 bulan." ucap ibu Rey
"Ibu jangan khawatir aku sudah menyerahkan semua itu kepada pengacara yang akan mengurusnya mungkin beberapa hari lagi buku nikah kami berdua akan segera keluar." ucap Rey, "itu hal yang bagus jadi kita bisa mengadakan syukuran pernikahanmu sekaligus 7 bulanan untuk Meri." ucap ibu Meri, "ibu benar hampir saja aku melupakan acara 7 bulanan aku akan mengadakan acara tersebut sekaligus sebagai acara syukuran pernikahanku dengan meri." ucap Rey, tampak kedua orang tua Rey kembali ke kediamannya setelah berbincang-bincang cukup lama dengan Rey dan Meri
Waktu berlalu dengan cepat kini Alona dan Justin sudah berada di apartemen milik mereka berdua setelah kemarin mereka baru kembali lari luar negeri untuk melihat operasi ketiga Alexander yang berjalan dengan lancar sehingga membuat mereka berdua kembali dengan hati yang lebih lega kini Justin sedang bersiap-siap pergi ke perusahaan setelah beberapa minggu meninggalkan perusahaan kini Justin sudah berada di ruang dengan Teddy di hadapannya
"Bagaimana apakah semua baik-baik saja ada Apa denganmu sepertinya kau sedikit memiliki masalah." tanya Justin tapi saat keduanya sedang berbincang-bincang tiba-tiba pintu diketuk oleh sekretaris Justin "maaf tuan di lobby ada seorang wanita yang bernama Nona Bella ingin bertemu dengan anda." ucap sekretaris Justin
__ADS_1
Tampak Justin menghembuskan nafasnya kasar "sebaiknya kau menunggu di dalam ruangan istirahatku aku tak ingin Bella melihatmu ada di sini aku yakin dia datang kemari untuk mengeluh tentang apa yang sudah kau lakukan." ucap Justin lalu menyuruh sekretaris tersebut membiarkan Bella untuk naik ke ruangannya, sementara itu Bella yang sedang berada di ruang tunggu tampak tersenyum begitu dipersilakan untuk naik untuk bertemu dengan Justin kini bila sudah berada di ruangan Justin dengan senyuman indah dan menawan kini mereka berdua saling duduk berhadapan "selamat datang kembali Bella apa kabarmu." ucap Justin seolah-olah tak mengetahui apa yang sedang terjadi
"Terima kasih atas sambutan mu aku pernah datang ke perusahaanmu tapi kau sedang berada di luar negeri oh iya sebenarnya aku ingin berbicara mengenai Teddy dia sudah menipuku mengatasnamakan dirimu dan itu membuat aku sangat marah dan kesal aku harap kau bisa memberikan hukuman yang setimpal untuk Teddy atas perbuatannya dan aku mendengar bahwa kau sudah menikah apakah itu benar aku sangat terkejut mendengar hal tersebut pasalnya selama ini aku tak pernah mendengar bahwa kau dekat dengan seorang wanita manapun." ucap Bella
"Benarkah maafkan aku, aku memang sedang pergi ke luar negeri untuk mengurus sesuatu benarkah Teddy apa yang sudah dia lakukan Teddy padamu sehingga kau sangat marah aku akan memberikan dia hukuman yang setimpal atas perbuatannya sekarang coba kau jelaskan padaku apa yang membuat kau bisa semua mereka ini padanya dan benar aku memang sudah menikah aku juga tidak tahu apa yang terjadi aku jatuh cinta pada pandangan pertama dengan istriku lalu aku langsung saja menikah dengannya tanpa persiapan apapun sehingga tak ada orang yang mengetahui tentang hal tersebut bahkan sampai sekarang pun belum ada yang mengetahui bahwa aku sudah menikah." ucap Justin
"Istriku anak yatim piatu aku juga tidak tahu asal-usulnya yang jelas dia tidak memiliki orang tua dan pendidikannya hanya sampai SMA saja tapi bagiku itu tidak masalah karena aku tidak pernah melihat pasangan hidupku sebagai seseorang yang harus derajatnya sama denganku atau setidaknya dia memiliki pendidikan yang tinggi tapi aku lebih mengutamakan pada perasaanku padanya dan bagaimana dia kepadaku." ucap Justin
__ADS_1
Bella tampak terkejut mendengar perkataan Justin Dia pikir istri Justin adalah seorang artis atau model yang terkenal dengan pendidikan minimal S1 dan memiliki orang tua yang cukup kaya raya tapi nyatanya istri Justin hanya orang biasa membuat Bella semakin yakin bahwa istri Justin adalah wanita yang tak tahu diri dan hanya ingin menggoda Justin untuk bisa hidup enak "Apa kau yakin istrimu mencintaimu Justin di dunia ini orang semua mengutamakan uang apa kau tidak takut istrimu hanya menggunakan uangmu saja tapi tidak mencintaimu lagi pula perbedaan kalian terlalu besar kau adalah pria mapan kaya raya dan memiliki pendidikan yang baik serta latar belakang keluarga yang sangat terhormat kau menikahi wanita yang bahkan tidak jelas asal usulnya dan bahkan Dia tidak memiliki gelar apapun apakah kau tidak merasa itu sesuatu yang sangat memalukan kau Jangan berpikir bahwa aku merendahkan istrimu tidak hanya saja di zaman seperti ini seorang pria sepertimu seharusnya memiliki istri yang hampir sama denganmu memiliki kualitas pendidikan yang baik dan juga memiliki kekayaan sehingga kalian bisa saling membantu dan saling memahami satu dengan yang lain." ucap Bella
"Aku tak pernah berpikir seperti itu karena bagiku harta masih bisa aku cari aku tak membutuhkan seorang wanita yang membantuku untuk menjalankan sebuah perusahaan aku membutuhkan seorang wanita yang bisa selalu berada di sisiku dan menemaniku setiap saat dia tidak perlu menghasilkan uang untukku dia hanya perlu menghasilkan kasih sayang dan kenyamanan di dalam rumah kami." ucap Justin
"Kau pria yang sangat baik wanita itu pasti sangat beruntung karena telah berhasil membuat kau jatuh cinta padanya aku sangat penasaran dengan wanita itu bisakah aku bertemu dengannya suatu saat nanti atau bisakah kau mengundangku ketika diamanmu untuk makan malam bersama agar aku bisa bertemu dengannya aku ingin berbincang-bincang dengannya sebagai sesama wanita." ucap Bella .
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya
__ADS_1