
Tampak Teddy yang sudah berada di dalam kamar mengganti pakaiannya dibantu oleh seseorang, "tuan bagaimana dengan ayah bunga apakah Tuan yakin dia akan datang untuk meminta uang dan apakah kita akan melakukan rencana B di hadapan nona bunga jika sampai pria itu menolak untuk menikahkan Tuan dengan Nona bunga." tanya pria yang membatu Teddy berpakaian
Sementara itu Ayah bunga bersama ibu tiri serta dua orang saudara tiri bunga, tampak berada di kediaman nenek bunga Ayah bunga tampak melihat rumah tersebut yang tampak sepi Ayah bunga memberi salam lalu mengetuk pintu tersebut tapi tak ada jawaban sama sekali dari dalam "ada apa ya apakah tidak ada orang di dalam." tanya ibu tiri bunga, "entahlah sayang tapi sepertinya memang tak ada orang di dalam rumah ke mana ya bunga dan ibu." ucap ayah bunga
"Ayah apa mungkin mereka melarikan diri dari kampung ini karena merasa malu karena pria tersebut tidak jadi menikah dengan bunga karena melihat keadaan bunga dan juga mendengar bahwa bunga adalah wanita panggilan di kota." ucap saudara tiri bunga, seorang tetangga bunga yang hendak lewat melihat ayah bunga serta yang lain tampak berada di depan rumah bunga "Apa kalian mencari bunga mereka sudah pindah di depan di rumah besar itu tadi calon suaminya membeli rumah milik bang Kadir juragan tanah itu." ucap pria tersebut lalu berjalan melewati kediaman rumah nenek bunga untuk kembali ke kediamannya sementara itu Ayah bunga serta ibu tiri dan saudara tirinya tampak terkejut mendengar perkataan tetangga yang lewat tadi
"Ayah apa aku bilang pasti calon suami bunga adalah pria kaya raya buktinya dia langsung bisa membeli rumah milik bang Kadir ayah tau kan bagaimana matrenya bang Kadir dia tak mungkin meninggalkan rumah pribadinya kalau tidak di beli dengan harga mahal." ucap ibu tiri bunga, Ayo kita pergi ke sana aku ingin bertemu dengan pria yang akan menikah dengan bunga agar aku bisa membicarakan hal ini dengannya aku harus bisa mendapatkan uang yang banyak darinya enak sekali dia ingin menikah dengan putriku tapi tak pernah memintanya dariku bahkan dia tak pernah datang untuk menemuiku." ucap Ayah bunga sok-sok
__ADS_1
Tampak satu keluarga itu sudah berada di halaman rumah bang Kadir yang saat ini telah menjadi rumah milik bunga tampak beberapa seorang bawahan tedi langsung menghentikan langkah kaki mereka saat hendak masuk ke dalam pekarangan rumah "maaf kalian siapa ada keperluan apa kemari." tanya bawahan Teddy yang menjaga di pintu gerbang Teddy memang sengaja menyiapkan bawahannya untuk menjaga rumah tersebut agar tidak sembarang orang bisa keluar masuk
"saya adalah Ayah bunga dan ini ibu dan saudara bunga kami ingin menemui bunga dan suaminya." ucap Ayah bunga penuh percaya diri, tunggu dulu aku akan melaporkan hal ini kepada Tuan Teddy ucap penjaga pintu tersebut lalu membisikan sesuatu kepada bawahannya yang berdiri tak jauh darinya setelah selesai berbisik temannya tersebut langsung berjalan masuk ke dalam kediaman tersebut
Sementara itu tadi yang masih bersiap-siap tampak tersenyum saat mendengar ketukan pintu dari luar dan dia yakin itu adalah salah seorang bawahannya yang melaporkan tentang keberadaan ayah tiri bunga tampak pria tersebut masuk ke dalam kamar setelah dipersilahkan oleh Teddy "maaf tuan di luar ada seorang pria yang mengaku sebagai ayah dari calon istri Tuan dia datang bersama anak dan istrinya." ucap bawahan Teddy
Tampak ayah bunga dan yang lain duduk di ruang tamu Mereka melihat sekelilingnya semua barang masih pada posisinya hanya foto-foto keluarga dan barang pribadi milik bang Kadir sudah tak ada di kediaman tersebut tak bertulang beberapa menit tampak Teddy yang keluar dari kamar diikuti oleh bawahannya yang membantunya berpakaian, tampak Ayah bunga sedikit tegang saat melihat Teddy sementara Kedua saudara tiri bunga tampak terpesona dengan ketampanan Teddy mereka tak menyangka bahwa pria yang ingin menikahi bunga adalah pria yang sangat tampan bahkan lebih tampan dari pria tertampan yang pernah mereka temui sebelumnya, tampak jadi duduk tepat di hadapan Ayah bunga
__ADS_1
"Selamat pagi Tuan Doni." ucap Teddy, sontak saja hal tersebut membuat Ayah bunga sangat terkejut pasalnya nama Doni dia pakai saat dia melakukan beberapa kejahatan di sebuah kota yang jauh dan itu sudah lama dilakukan dunia adalah nama samarannya saat dulu dia melakukan kejahatan, sang istri langsung melihat ke arah Ayah bunga "sayang sejak kapan kau memiliki nama Doni bukankah namamu Agus, Tuan sepertinya anda salah mengenali orang suamiku bernama Agus dan bukan Doni." ucap ibu tiri bunga
Tampak Ayah bunga terdiam lalu menatap ke arah Teddy dengan tatapan yang sulit diartikan selama ini dia sudah menyimpan rahasia tersebut selama beberapa tahun ini itulah mengapa dia sengaja pulang ke kampung halamannya agar tak ada yang mengetahui tentang siapa sebenarnya dia dan parah penegak hukum juga susah untuk melacaknya karena desa tempat tinggalnya adalah desa terpencil apalagi saat dulu melakukan kejahatan dia selalu menggunakan janggut dan rambut palsu serta memakai topeng sehingga tak ada yang mengetahui tentang dirinya yang sesungguhnya ini dia sudah tidak pernah melakukan kegiatan apapun lagi tapi dia tidak bisa dengan bebas memperlihatkan dirinya karena beberapa kasus yang melibatkan dirinya masih diusut oleh pihak yang berwajib
"Ada apa Tuan Doni oh tidak maksudku Tuan Agus apakah ada sesuatu yang salah, aku sangat senang dengan kehadiran Tuan di sini aku pikir aku harus datang untuk menghampiri tuan agar bisa menjadi wali nikah untuk calon istriku bunga tapi ternyata Tuan datang sendiri kemari sepertinya Tuan sangat bahagia atas pernikahan ini." ucap taddy dengan senyumannya
Ibu tiri bunga yang melihat ayah bunga terdiam langsung mencolek Ayah bunga "ayah kenapa kau diam begitu ayo cepat katakan Apa maksudmu datang kemari." ucap ibu tiri bunga, ayah bunga tampak Sedang berpikir jika sampai dia mengatakan hal-hal yang membuat lantai tidak senang maka bisa saja dia akan berurusan dengan pihak yang berwajib pikir Ayah bunga dan itu bisa membuatnya kehilangan kebebasan selama beberapa tahun tapi jika dia tidak meminta uang kepada calon suami bunga istrinya pasti akan marah padanya membuat ayah bunga sangat frustasi bingung harus melakukan apa.
__ADS_1
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya