
Tampak nenek Justin tersenyum lega mendengar perkataan Alona "terima kasih sudah menerima cucuku yang sedingin es ini dia bahkan tidak tahu cara untuk membuat seorang wanita jatuh cinta padanya tapi syukurlah kau bisa menyukainya dan bahkan kau bisa memberikan keturunan untuknya." ucap nenek Justin
"Apakah kau juga akan ikut ke luar negeri." tanya nenek Justin, tentu saja nenek kalau nggak akan ikut untuk menjaga bayinya di sana aku pun akan pergi di sana beberapa hari setelah itu aku akan kembali setelah nenek dinyatakan sehat aku akan kembali untuk menjemput nenek." ucap Justin
"Baiklah aku sangat bahagia jika aku melakukan pengobatan dan ditemani oleh cucu cicitku serta cucu menantuku aku pasti akan cepat sembuh dan sehat seperti sedia kala." ucap nenek Justin kan pakai bagian tergila-gila terlihat jelas di kediaman utama nenek Justin, setelah bertemu sang nenek Justin langsung mengajak Alona untuk masuk ke kamar sementara bayi Alona tampak berada di kamar lain lain bersama perawat
Sementara itu di apartemen milik Teddy tampak indah yang baru pulang dari memberi beberapa bahan makanan untuk dimakan apalagi tadi sudah berpesan padanya dan mengatakan bahwa dia tidak akan pulang mau tidak mau indah harus keluar untuk berbelanja, keesokan harinya tampak di rumah utama semua orang sedang sibuk mempersiapkan keberangkatan mereka semua ke luar negeri untuk mengantar nenek dan putranya berobat kini semua orang sudah berada di pesawat jet pribadi milik Justin karena mereka semua akan berangkat ke luar negeri Untung saja Teddy sudah mempersiapkan paspor Alona dan bayinya pesawat pun mulai lepas landas meninggalkan kota tersebut
Sementara itu di kediaman Edi tampak sang istri yang sedang menunggu orang tuanya yang akan datang tak berselang lama tampak pelayan membuka pintu dua orang pria paruh baya masuk ke dalam rumah Ayah, ibu ucap istri Edi
__ADS_1
"Iya nak aku sangat antusias saat mengetahui kau ingin mengajarkan untuk tinggal di sini apalagi kau bilang suamimu akan memberikan pekerjaan kepada ayahmu wah suamimu memang kaya raya bahkan rumahnya sangat besar." ucap sang ibu, aku juga senang ibu kemarin pasalnya aku akan segera melahirkan dan aku ingin ibu yang merawatku aku tidak percaya pada perawat pribadi atau semacamnya apalagi sangat menantikan bayi ini karena istri pertamanya tak bisa memberikannya baik yang sehat." ucap istri Edi Edi, sementara sang ayah tampak ribut sibuk melihat-lihat keadaan rumah tersebut seolah-olah dia menilai keadaan rumah itu
"Benarkah pantas saja diceraikan oleh Edi rupanya dia wanita tak berguna jangan khawatir sayang ibu pasti akan menjagamu oh iya di mana ibu akan tinggal ibu ingin beristirahat sejenak." ucap sang ibu
"Ayah dan ibu akan tinggal di paviliun belakang di sana ibu bebas melakukan apapun dan di sana ibu bisa menyiapkan makanan untuk ayah jadi ibu dan ayah bisa hidup berdua dengan santai." ucap istri Edi
"Kenapa tak tinggal di rumahmu ini saja kan di sini banyak kamar ibu malas memasak biarkan pelayan saja yang melakukan semuanya." ucap sang ibu, "bukannya ibu yang menginginkan hal itu dulu mengatakan ingin mempunyai rumah bisa menjadi rumah ibu." ucap istri Edi, "memiliki rumah tapi ibu ingin rumah itu atas nama ibu bukan tinggal di paviliun milik kalian." ucap sang ibu
"Iya ibu mengerti ibu akan mengatakan pada ayahmu ucap sang ibu lalu bangkit dan mengambil barangnya yang berada di atas meja Ayah ayo kita ke kamar untuk beristirahat." ucap sang ibu menarik suaminya untuk masuk ke dalam kamar
__ADS_1
"Kenapa kau menarik ku aku masih ingin berkeliling di rumah putriku aku belum mau beristirahat." ucap sang Ayah, "aku ingin bicarakan sesuatu padamu ingat kau jangan sembarangan berbicara atau melakukan hal yang memalukan apalagi sampai meminta uang kepada menantu kita atau membicarakan hal-hal seperti memberi modal untuk usaha kita tidak boleh melakukan hal tersebut secara terburu-buru apalagi saat ini Putri kita sedang hamil." ucap sang ibu
"Memangnya Apa salahnya wajar seorang menantu membantu mertuanya agar hidup mertuanya lebih baik aku tidak mau bila harus bekerja di perusahaan apalagi bekerja sebagai pelayan pembersih atau sopir aku tidak mau di kampung saja hidupku sudah enak tinggal bangun tidur dan makan hanya dengan menjual goreng di depan rumah." ucap pria tersebut
"Itu juga semuanya karena ibu yang melakukannya dan ayah hanya berbelanja saja setelah itu Ayah hanya menikmati hasilnya sudahlah aku tidak ingin berdebat pokoknya kau Jangan berpikir atau berbicara macam-macam aku tak ingin menantu kita sampai tersinggung." ucap sang ibu
"Naiklah terserah kau tapi ingat aku tidak mau bekerja keras dan aku ingin dia memberikan aku modal untuk aku membuka usaha karena aku juga ingin melakukan sesuatu." ucap sang ayah, kalau memang kau tidak ingin bekerja kau tidak usah bekerja tapi jangan meminta sesuatu yang akan membuat Putri kita malu dia baru menikah beberapa bulan." ucap sang ibu
Waktu berlalu dengan cepat di sebuah rumah sakit di luar negeri tampak nenek Justin sedang berada di ranjang pasien begitupun putranya saat ini berada di inkubator dengan ruangan berbeda tampak putranya sudah dioperasi untuk kedua kalinya sisa menunggu operasi yang ketiga sementara itu sudah dioperasi dan hasilnya sangat bagus sementara itu Justin segera kembali bersama Alona begitu operasi sang nenek dan sang putra sudah selesai tinggal menunggu proses penyembuhan sementara untuk putranya dia akan tinggal untuk beberapa waktu sebelum akhirnya operasi ketiga sementara sang nenek dua minggu lagi dia akan kembali kini Justin dan Alona sudah berada di pesawat yang akan membawa mereka kembali setelah melihat operasi putranya dan juga operasi nenek Justin berjalan lancar, "apakah nenek akan pulang 2 minggu lagi bagaimana dengan Alexander kapan operasi ketiganya akan dilaksanakan." tanya Alona
__ADS_1
"Operasi ketiganya akan dilakukan satu bulan lagi melihat operasi keduanya sangat sukses sementara nenek operasinya sangat sukses dan lancar jadi dua minggu lagi dia akan kembali untuk bertemu kita." ucap Justin, "bolehkah aku bersama dengan Alexander saat dia melakukan operasi ke-3." tanya Alona, tentu saja kita akan ke sana untuk menemani Alexander melakukan operasi ke-3 dan setelah itu kita akan langsung membawanya kembali." ucap Justin, tampak Alona tersenyum mendengar perkataan Justin.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya