Pria Dingin Dan Wanita Malam

Pria Dingin Dan Wanita Malam
38. sertifikat perceraian


__ADS_3

Teddy yang sudah berpakaian rapi lalu keluar dari apartemen menuju ke tempat parkir tapi saat kemudian Dia menepuk jidatnya sendiri karena dia lupa bahwa mobil miliknya dia tinggal di klub jadi bergegas keluar dari tempat parkir lalu memesan sebuah taksi untuk ke klub terlebih dahulu mengambil mobilnya kini tadi sudah berada di perusahaan tadi langsung ke ruangannya


Sementara mobil Bella sudah berada di parkiran perusahaan tampak Bella keluar dari mobil milikmu kemudian berjalan masuk ke perusahaan tapi begitu bela akan melangkah menuju lift tiba-tiba seorang penjaga keamanan menghentikannya "maaf Nona anda datang untuk bertemu dengan siapa sebaiknya anda ke resepsionis terlebih dahulu." ucap penjaga tersebut


Bella melihat penjaga tersebut "aku akan bertemu dengan Tuan Justin." ucap Bella sombong, Tuan Justin belum datang tapi sebaiknya Nona membuat janji terlebih dahulu." ucap penjaga tersebut, baiklah aku akan menunggunya di ruangannya ucap bela hendak berjalan menuju lift tapi penjaga tersebut langsung menghentikannya "maaf Nona anda tidak bisa naik ke lantai atas apalagi anda ingin pergi ke ruang CEO ." ucap penjaga tersebut


"Kau ini hanya seorang penjaga tahu apa kau tentang diriku aku ini teman kecilnya Justin jadi tidak masalah jika aku berada di ruangannya untuk menunggunya." ucap Bella, kami tidak bisa mengijinkan Nona naik ke atas karena tidak ada perintah langsung dari Tuan Justin dan juga dari tuan Teddy sebagai asisten Tuan Justin." ucap penjaga tersebut


"Katakan pada Teddy aku Bella ingin menunggu Justin di ruangannya dia pasti akan langsung menyuruhku naik." ucap Bella penuh percaya diri, baiklah Nona kami akan menghubungi Tuan Teddy tapi sebaiknya Anda menunggu di sana." ucap penjaga tersebut, dengan berbalik dan duduk di sebuah sofa yang sudah disediakan oleh pihak perusahaan sebagai tempat untuk para tamu resepsionis pun langsung menghubungi sekretaris langsung mengetuk pintu

__ADS_1


Sementara itu Teddy yang sedang memikirkan tentang bunga tampak sangat merasa bersalah akan apa yang terjadi semalam bahkan terjadi terus memegang ponselnya menunggu kabar dari orang suruhannya untuk mencari tahu tentang keberadaan bunga tiba-tiba ketukan pintu membuatnya menghentikan lamunannya" maaf tuan di bawah ada wanita yang bernama Nona Bella yang mencari Tuan Justin tapi pihak keamanan mengatakan bahwa Tuan Justin belum datang ke perusahaan tapi dia bersikeras untuk menunggu di ruangan Tuan Justin." ucap sekretaris Teddy


Teddy menautkan alisnya tak percaya bahwa Bella dengan percaya diri akan ke perusahaan untuk bertemu dengan Justin dan bahkan dia ingin menunggu Justin di ruangannya, "katakan padanya Tuan Justin belum ada di perusahaan dan Tuan Justin tidak suka ada orang asing yang berada di ruangannya tanpa dirinya." ucap Teddy, sang sekertaris menunduk hormat setelah mendengar perkataan Teddy lalu keluar dari ruangan tersebut


Tampak resepsionis berjalan mendekati ke arah Bella "maaf Nona anda tidak bisa menunggu Tuan Justin di ruangannya karena Tuan Jatim sedang tidak ada di ruangannya dan dia tidak suka ada orang asing yang menunggunya di dalam ruangannya tampak kehadirannya." ucap resepsionis tersebut, dasar siang ini pasti karena tadi dia pasti yang melarangku untuk masuk ke ruangan Justin sebaiknya aku pergi dulu Nanti saja aku akan kembali lagi dan bertemu dengan Justin lalu bangkit dan pergi keluar tak berselang beberapa menit setelah kepergian Bella tampak Jatim masuk ke perusahaan lalu langsung ke ruangannya tapi alangkah kagetnya Justin saat melihat Teddy berada di ruangannya dengan wajah yang tampak kusut seperti orang yang memiliki masalah berat "ada apa denganmu Kenapa wajahmu seperti itu katakan padaku apakah bela menolak cintamu Sampai kau seperti itu seharusnya kau bisa mempersiapkan dirimu jika kau ditolak oleh Bella." ucap Justin Lalu duduk di kursi kebesarannya


"Tuan ingat kan wanita yang aku tolong dan ingin aku bawa ke kediaman Tuan untuk menjadi seorang pelayan tapi Tuan berkata agar dia menjadi pelayan di kediamanku saja." ucap Teddy , "iya aku ingat memang ada apa dengannya apakah dia mencuri uangmu atau dia membawa pria lain ke dalam rumahmu atau dia seorang penipu." tanya Justin


Teddy menghembuskan nafasnya kasar lalu menatap ke arah Justin "tuan aku sudah menandai seorang wanita yang aku tolong dan aku pekerjakan di kediamanku dan sekarang dia menghilang entah kemana aku tak bisa menemukannya orang suruhan ku pun tak bisa menemukannya apalagi nama bunga hanya nama panggilan datanya tidak ada sama sekali fotonya pun tidak ada sehingga aku tak bisa menemukannya." ucap Teddy

__ADS_1


Justin terbelalak melihat ke arah Teddy "apa jadi kau sudah tidak perjaka lagi tunggu dulu bagaimana bisa kau melakukan semua itu saya tahu ku jika kau mabuk kau hanya akan tertidur dan tak pernah bertindak di luar kewajaran." ucap Justin , aku juga tidak tahu apa yang terjadi Tuan mungkin aku sangat frustasi ditambah alkohol membuat aku bertindak gegabah dan menodai bunga sekarang aku meminta bantuan kepada Tuan untuk mencari keberadaan bela hanya bawahan yang bisa melakukan itu Tuan tahu siapa yang aku maksud." ucap Teddy


"Baiklah aku akan menyuruhnya untuk mencari wanita itu, tunggu dulu bagaimana bisa kau tidak memiliki fotonya memiliki rekaman CCTV apartemen pastikan bunga terlihat di setiap ruangan yang memiliki CCTV di apartemen mu." ucap Justin


"Oh astaga Tuan mengapa aku melupakan hal itu Tuan benar aku akan mengirim gambarnya pada orang suruhanku secepatnya terima kasih tuan sudah mengingatkanku aku akan kembali ke ruanganku." ucap Teddy bergegas kembali ke ruangannya membuat Justin hanya bisa geleng-geleng kepala melihat bawahannya yang satu itu


Sementara itu perceraian antara Rey dan istrinya akhirnya berakhir dengan sang istri mendapatkan rumah dan uang bulanan dari Rey, tampak Rai sangat lega setelah mendapatkan sertifikat perceraian dari pengadilan agama kini dia bisa bernafas lega dan bisa menikah dengan Meri secepatnya apalagi usia kandungan miring hampir memasuki bulan ke-5 itu berarti beberapa bulan lagi Meri akan melahirkan Rei berencana untuk memberikan kabar tersebut kepada Meri lalu mereka akan bersiap untuk melegalkan pernikahan mereka berdua setelah hampir beberapa tahun ini mereka sudah menikah di bawah tangan, tapi rencana untuk mempertemukan Meri dengan kedua orang tuanya agar mereka tahu bahwa mereka akan segera memiliki cucu tidak seperti ucapan mantan istrinya yang mengatakan bahwa dia tak bisa memberikannya anak.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2