Pria Dingin Dan Wanita Malam

Pria Dingin Dan Wanita Malam
32.ATM berjalan


__ADS_3

"Kalian membela mereka kan mana mungkin kerusakan begitu sampai 5 miliar itu tak mungkin kalian juga pasti sama suka menggoda wanita sehingga kalian bisa membelanya saat dia tertangkap basah bersama seorang wanita sedang berbicara dengan di ruangannya." ucap istri Rey masih saja menyalahkan orang lain, oh astaga demi dewa Justin ingin mencekik leher istri raih yang sudah menuduhnya sembarangan "anda jangan sembarangan berbicara jika anda berbicara lagi polisi akan segera menangkap anda atas tuduhan pencemaran nama baik dan perusakan, Rey bawa istrimu dari perusahaan ini dan bicarakan baik-baik padanya mengenai perpisahan kalian aku tidak ingin dia mengacuhkan perusahaanku." ancam Justin


Rey langsung menarik istrinya keluar dari ruang keamanan "Apa yang kau lakukan itu adalah Tuhan Justin pemilik perusahaan ini Apa kau ingin dipenjara." ucap Rey terus berjalan kemudian membawa istrinya masuk ke dalam mobilnya kemudian dia masuk dan melaju kembali ke kediamannya bersama sang


Tampak Mona yang sudah kembali ke ruangannya yang sudah dirapikan oleh pihak pembersih perusahaan sementara Justin dan Teddy kini kembali ke ruangan Justin, "astaga istri sangat mengerikan seharusnya Rey mengikatnya saja atau merantainya di dalam rumah aku yakin jika Rei menceraikan istrinya pasti akan lebih bahagia entah apa yang dipikirkan oleh istrinya itu dan keluarganya bisa-bisanya menjadikan Rey ATM berjalan hanya karena alasan balas budi yang entah itu sudah berapa puluh tahun yang lalu." ucap Justin


"Tuan pikir istrinya Rey adalah binatang diikat atau dirantai tapi aku sebenarnya setuju dengan Tuan mengenai hal itu tapi aku penasaran bagaimana ya Rey tidur dengan istrinya seperti apa kira-kira." ucap Teddy dengan segala khayalan di otaknya, "kau ini pertanyaanmu aneh-aneh saja ya tidur seperti pasangan suami istri lainnya kau pikir hanya karena tubuhnya gemuk dia tidak bisa melakukan hal tersebut." ucap Justin

__ADS_1


Kini Rey dan istrinya sudah tiba di kediamannya tampak Rey langsung duduk di ruang tamu dengan sang istri yang ada di hadapannya "aku sudah muak dengan sifatmu jadi aku memang berencana untuk menceraikanmu Apa kau sudah mendapat surat dari pengadilan sehingga kau datang mengacu ke perusahaan tempat aku bekerja itu tak akan menyurutkan niat untuk menceraikanmu kedua orang tuaku sudah setuju mengenai perceraian ini jadi sudah tidak ada lagi yang bisa aku bicarakan denganmu." ucap Rey pergi meninggalkan tempat tersebut


"Apa katamu ingin menceraikanku mimpi aku takkan biarkan kau menceraikanku kau tak punya bukti apapun untuk dapat menceraikanku." ucap istri Rey masih percaya diri, kau sudah memberikan aku satu alasan kuat untuk menceraikan dan bukti yang sangat akurat CCTV di perusahaan akan membuat perceraian kita berjalan mulus jika kau memaksakan keinginanmu maka kau akan mendapatkan apapun tapi jika kau bersedia dengan tenang bercerai denganku maka aku akan memberikanmu rumah ini padamu." ucap Rey


"Apa katamu rumah ini memang milikku bagaimana bisa kau mengatakan kau memberikannya padaku kau sendiri yang mengatakannya padaku apa kau hanya ingin memberikan aku rumah ini bagaimana dengan tunjangan bulanan untukku jika aku bercerai dengan mu." ucap istri Rey , aku memang pernah mengatakan rumah ini akan menjadi milikmu tapi ingat rumah ini masih atas namaku untuk uang bulanan aku akan memberimu 50 juta perbulan sekarang terserah padamu tanda tangan di perceraian itu atau akan mendapat sepeserpun jika kau setuju maka kita tak perlu hadir di persidangan pengacara akan mengatur agar kita berdua tinggal menandatangani surat perceraian kita." ucap Rey, "baiklah aku menunggu surat perceraian itu." ucap istri pada akhirnya setelah dia berpikir jika sampai benar-benar tak memberikannya apa-apa dia bisa hidup dari apa sedangkan dia tak punya pekerjaan


Tampak Rey senyum lega saat masuk ke dalam mobilnya dengan begini dia tidak akan lagi memikirkan masalah tentang perceraian tanpa perih mengambil ponselnya lalu menghubungi pengacaranya untuk menyiapkan surat perceraian yang akan ditandatangani Dengan begitu kesepakatan cerai mereka akan beres dan Rey tinggal menunggu surat cerai dari pengadilan

__ADS_1


"Kau benar aku pikir Tuan Rey takkan pernah menceraikan nyonya karena dia tak pernah membantah Nyonya selama ini ataupun berbicara keras kepadanya." ucap pelayan lainya, nampak istri Rey langsung masuk ke dalam kamarnya setelah berdebat dengan Rey dia sedang memikirkan cara membuat Rey menyesal telah menceraikan dirinya


Setelah pulang dari kediaman istrinya langsung menuju kediaman Mira tampak merah yang sedang berbicara dengan pelayan yang dikirim Rey kemarin tampak Mira menyambut kedatangan Rey dengan senyumannya "sayang kau datang ini apakah kau ingin makan sesuatu kebetulan bibi sedang memasak makanan yang sangat enak." ucap Mira tampak hanya tersenyum lalu mengusap kepala sang istri yang belum tahu apa yang terjadi di rumah tangga Rei Mira pikir semua baik-baik saja Rey pun tak pernah mengatakan bahwa dia akan bercerai dengan sang istri


"Kebetulan sayang aku sangat lapar aku memang sengaja singgah makan siang di sini lalu akan kembali ke kantor untuk menemui atasanku untuk menjelaskan sesuatu." ucap Rey, "wah kebetulan sekali sayang Bibi yang bekerja di sini sangat pandai memasak aku sangat menyukai setiap masakannya kau memang memilih orang yang tepat untuk bekerja di sini." ucap Mira ini keduanya berada di meja makan tampak sang pelayan paruh baya itu mempersiapkan hidangan untuk sang tuan yang baru pertama dia lihat


Sementara itu Alona di apartemen tanpa keluar dari kamar dia ingin memasak beberapa pelayan yang disediakan Jatim tampak sedikit terkejut melihat Alona yang tampak berada di dapur "Nyonya apa yang Nyonya lakukan sebaiknya nyonya jangan ke dapur biar kami saja yang mengerjakan semuanya apa yang Nyonya inginkan." ucap seorang pelayan

__ADS_1


"Aku hanya ingin memasak untuk tuan bisakah kalian membantuku untuk menyiapkan bahan-bahan yang akan aku sebutkan agar aku bisa membuat makan malam untuk Tuan saat dia pulang nanti." ucap Alona, dua orang pelayan yang bertugas di bagian dapur tampak saling memandang kemudian mengangguk "bagaimana kalau Nyonya menulis saja bahan-bahan apa yang akan Nyonya pakai biar aku akan menyiapkannya sekarang juga." ucap pelayan, tampak seorang pria mengambil kertas dan pulpen lalu diberikan kepada Alona setelah mendapatkan kertas dan pulpen laluna langsung menulis bahan-bahan yang akan dia gunakan setelah selesai menulis Alona memberikan bahan-bahan tersebut kepada pelayan.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2