
Alona menghembuskan nafasnya kasar lalu menatap wajah Tuan Robi yang saat ini juga menatapnya "putraku terlahir dengan kelainan jantung sehingga aku membutuhkan biaya untuk mengoperasinya sementara suamiku meninggalkanku dan tak mengakui bahwa itu putranya, tapi aku yakin aku mampu untuk membiayai operasi putraku dan bisa hidup dengannya." ucap Alona
"Kau wanita yang sangat luar biasa berapa biaya operasi putramu." tanya Tuan Robi, Tuhan tak usah memikirkan berapa biaya operasi putraku yang harus saya pikirkan adalah agar Tuan bisa kembali sehat dan beraktivitas normal apa Tuan yang tau mantan suamiku juga memiliki penyakit yang sama dengan Tuan tapi setelah dia berobat ke tempat tersebut dia kembali normal dan bisa melakukannya hampir setiap hari." ucap Alona
"Benarkah yang kau katakan wah sebaiknya aku segera ke sana untuk berobat dan setelah kembali aku akan mencarimu dan akan mencobanya dengan mu." ucap Tuan Robi lalu tertawa Alona pun ikut tertawa, tanpa mereka sadari waktu terus bergulir dan saat ini pagi telah tiba Tuan Robi harus segera pergi karena ada beberapa alasan dan juga karena ternyata istrinya benar-benar menyusulnya sehingga Tuan Robi tidak sempat berbicara banyak kepada Alona dia hanya meminta nomor rekening Alona untuk biaya malam ini yang akan dia kirimkan sementara biaya yang lain sudah dia berikan kepada mami sebelum dia masuk ke dalam kamar
Tampakkan tuan Robi keluar dari kamar dengan hati yang lega dan wajah yang gembira serta puas seperti seorang pria yang sudah mendapatkan apa yang dia inginkan sementara Alona hanya bisa tersenyum melihat tuhan Robby yang gembira walaupun dia tidak melayani Tuan Robi seperti seorang wanita penghibur tapi dia merasa bersyukur Tuan Robby adalah pria yang baik
__ADS_1
Tampak Alona Bersiap untuk keluar dari kamar tapi sebelum keluar Alona mengambil ponselnya tiba-tiba sebuah pesan masuk ke ponselnya benar saja ada uang yang masuk ke rekeningnya yang cukup banyak tampak Alona tersenyum lega ternyata Tuan Robi adalah pria yang sangat baik dan juga jujur tapi kebahagiaan Alona tiba-tiba sirna saat menerima panggilan telepon dari rumah sakit agar Alona cepat segera ke rumah sakit karena putranya harus segera dioperasi
tampak Alona segera bergegas keluar dari
kamar dan langsung memanggil taksi Untung saja Alona sudah menyiapkan jaket di dalam tasnya agar bisa menutupi tubuhnya setelah beberapa menit kalau nak akhirnya tiba di rumah sakit dengan cepat Alona pergi ke bagian administrasi untuk membayar biaya pengobatan sang putra tapi uang yang dikirimkan oleh Tuan Robi ternyata masih kurang itu hanya bisa membayar operasi yang akan dilakukan kali ini saja karena anaknya membutuhkan beberapa kali operasi tampak Aluna langsung bersandar di dinding begitu menyelesaikan pembayaran untuk operasi yang pertama ini akhirnya dia sedikit lega walaupun dia harus bekerja untuk mengumpulkan uang agar anaknya bisa melakukan operasi lanjutan tapi itu tidak masalah baginya
Dokter tersebut tersenyum ke arah Alona "Nyonya tenang saja operasi berjalan lancar putra Anda baik-baik saja dia akan segera dipindahkan ke ICU untuk mendapatkan perawatan ucap dokter tersebut, mendengar perkataan dokter membuat Alona sangat lega jika terjadi sesuatu pada putranya entah apa yang akan dia lakukan pasti hidupnya tak akan berarti lagi
__ADS_1
Sementara itu di tempat lain tampak seorang pria yang sedang berada di perusahaannya dan sedang duduk di kursi kebesarannya tak berselang lama sebuah panggilan telepon membuatnya langsung bangkit dan berlari seperti orang kesehatan entah siapa yang meneleponnya sampai dia harus berlari seperti itu tanpa pria tersebut langsung masuk ke dalam mobil dan melajukan kendaraannya dengan cepat pria tersebut tampak masuk ke sebuah halaman rumah mewah begitu sampai pria tersebut langsung memarkirkan mobilnya dan keluar berlari masuk ke dalam rumah di dalam rumah tampak sang nenek yang sedang terbaring di ranjang di mana seorang dokter sedang berada di sampingnya dan beberapa orang pria tersebut langsung mendekat ke arah sang nenek selalu menyentuh tangan sang nenek, nenek apa nenek baik-baik saja ada apa Kenapa nenek sampai bisa jatuh dari tangga bukanya nenek selalu mengunakan lift nan di mana yang menjaga nenek apakah dia tidak bisa mengawasi nenek sehingga nenek bisa jatuh dari tangga ucap pria tersebut sambil melihat sekelilingnya tampak seorang wanita yang merupakan perawat khusus untuk menjaga sang nenek menunduk tak berani mengangkat wajahnya karena semua itu adalah kelalaiannya yang meninggalkan orang tua tersebut untuk menjawab telepon dari kekasihnya
"Dokter bagaimana keadaan nenekku apakah dia baik-baik saja." tanya pria tersebut, "nenekmu tidak apa-apa hanya saja untungnya dia tidak terlalu tidak jatuh dari atas tapi hanya jatuh dari beberapa anak tangga sehingga hanya beberapa luka lecet saja dan beberapa benturan kepala dan punggungnya tapi karena tubuhnya yang sudah tua membuat dia harus lebih banyak beristirahat kalau untuk sementara waktu tidak boleh banyak bergerak." ucap dokter tersebut
Syukurlah dokter aku pikir terjadi sesuatu kepada nenekku baiklah terima kasih karena sudah datang segera ke mari aku akan mengirimkan hadiah untuk dokter." ucap pria tersebut, "Tuan jangan berlebihan itu adalah tugasku aku adalah dokter pribadi di keluarga ini jadi Sudah semestinya aku segera datang begitu ada sesuatu yang terjadi tapi terima kasih Tuan karena sudah memberi aku berbagai macam hadiah, baiklah Tuhan aku permisi dulu." ucap dokter meninggalkan ruangan tersebut diantar oleh kepala pelayan setelah kepergian dokter tersebut pria tersebut langsung tersenyum kepada wanita tua yang sepertinya sedikit lelah karena tubuhnya mungkin terasa sakit sehingga dia tidak banyak bicara sebaiknya nenek beristirahat tenang saja aku tidak akan pergi ke mana-mana setelah nenek beristirahat aku akan membawa makanan kemari agar kita bisa makan bersama." ucap pria tersebut Lalu mengecup jidat sang nenek tampak sang nenek menutup matanya untuk beristirahat pria tersebut tampak sangat mencintai sang nenek terlihat jelas bagaimana saat berhadapan dengan sang nenek, setelah melihat neneknya sudah menutup Mata untuk beristirahat tampak pria tersebut keluar dari kamar begitu menutup pintu kamar wajahnya langsung berubah melihat beberapa orang yang sudah berdiri di depannya
"Apa gunanya aku membayar kalian jika tak bisa menjaga nenekku kepala pelayan bawakan aku rekaman CCTV apa sebenarnya yang terjadi sehingga nenek kau bisa jatuh dari tangga tanpa ada yang melihatnya." ucap pria tersebut, tampak perawat tersebut sudah pucat dan ketakutan terlihat jelas dia meremas tangannya sementara kepala pelayan tampak memperlihatkan CCTV melalui tablet yang ada di tangannya.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya