
Kini Justin dan Teddy sedang berada di ruang kerja Justin tampak Justin sudah duduk di kursi kebesarannya "mana berkas-berkas akte kelahiran bayi tersebut dan surat tes DNA yang menyatakan itu putraku serta buku Nikah milik ku." tanya Justin
Teddy Langsung mengambil sebuah maap yang berisi berkas yang dia simpan di tas kerjanya lalu menaruhnya di atas meja ini semua tuan yang anda minta kemarin ucap Teddy, oh iya Tuan aku ingin bertanya mengenai sesuatu kemarin saat di klub aku menyelamatkan seorang wanita yang bekerja sebagai pelayan apa apakah dia bisa bekerja di kediaman utama sebagai pelayan tuan." ucap Teddy
Tampak Justin berpikir sejenak lalu melihat ke arah Teddy "biarkan dia menjadi pelayan di kediamanmu aku sekarang sudah memiliki istri setidaknya kau harus memiliki pelayan di rumahmu sebelum kau memiliki istri yang akan merawat mu lagipula selama ini kau hidup sendiri jika ada pelayan semua kebutuhan mu akan di urus olehnya ini perintah jadi kau tidak boleh sembarangan memecatnya ." ucap Justin
tampak tadi terdiam mendengar perkataan Justin tapi itu adalah sebuah perintah tidak mungkin dia menolaknya "terima kasih Tuan ucap Teddy, baiklah ayo kita ke kediaman utama untuk melihat keadaan nenek aku sudah berbicara pada dokter besok nenek bisa langsung berangkat ke luar negeri untuk melakukan pengobatan." ucap Justin lalu mereka keluar dari ruang kerja Justin berjalan menghampiri Alona yang terus memeluk bayinya dan mengecupnya untungnya bayi itu tidak terlalu rewel "ayo kita mau ke mobil kita akan ke rumah nenek." ucap Justin
__ADS_1
mobil yang yang ditumpangi oleh Justin dan yang lain sudah memasuki perkarangan rumah utama sementara sang nenek masih terbaring di kamar karena penyakit yang dideritanya tampak Justin yang sudah turun dari mobil miliknya diikuti oleh Alona bersama bayinya dan seorang perawat serta Teddy semua orang nampak terkejut melihat kedatangan Justin dengan seorang wanita yang menggendong bayi tampak Justin masuk ke dalam dan langsung menuju kamar sang nenek, tampak semua semua orang mulai heboh mendengar Justin datang bersama seorang wanita yang menggendong bayi dan hal tersebut sampai ke telinga sang nenek membuat sang nenek yang tadinya sedang beristirahat sontak saja langsung menyuruh perawat yang menjaganya untuk membantunya bangkit dan bersandar di ranjang tampak Justin dan Alona masuk ke dalam kamar sang nenek bersama bayi yang digendong oleh Alona Justin lalu mengambil bayi yang ada di tangan Alona lalu berjalan mendekati sang nenek diikuti oleh Alona di belakangnya
apakah nenek baik-baik saja nenek aku punya kejutan untukmu maafkan aku yang selama ini menyembunyikan istri dan anakku sebenarnya aku sudah lama berhubungan dengan wanita ini dan kami sudah memiliki bayi sayang saat anakku lahir dia mengalami penyakit jantung sehingga aku tak mengakuinya tapi aku merasa sangat tidak adil pada putraku sehingga aku pun bertanggung jawab dan menikah dengan ibu dari putraku tampak sang nenek langsung bahagia sambil meminta Jatim untuk memberikan bayi tersebut padanya Justin dengan perlahan memberikan bayi tersebut kepada sang nenek membuat neneknya sangat terharu melihat wajah bayi tersebut yang sangat tampan dan imut
"Justin kau membuat nenek sangat bahagia ini adalah hadiah terindah untuk nenek aku sungguh tak percaya kau sudah memiliki seorang istri dan putra yang sangat tampan." ucap sang nenek, "aku juga sangat bahagia jika nenek bahagia tapi nenek putraku membutuhkan perawatan di luar negeri dan aku juga ingin nenek mendapatkan perawatan di sana seperti putraku agar nenek bisa melihat putraku dan bersama-sama dirawat di sana." ucap Justin
wah nenek Memang luar biasa baiklah nenek 3 hari lagi nenek dan putraku akan bersama-sama pergi ke luar negeri." ucap Justin, siapa nama anak ini aku sangat penasaran kau memberikan nama apa kepadanya." tanya sang nenek, namanya Alexander Christie Justin Werner." ucap Justin, , wah nama yang sangat indah dan kau mengambil nama kakek dan nenek, nenek sangat menyukai nama itu." ucap nenek Justin yang bernama Christie
__ADS_1
Tampak nenek justin langsung melihat ke arah belakang Justin tampak Alona yang sedang berdiri di belakang Justin menunduk "apakah dia istrimu di mana kau mengenalnya tanya nenek Justin , "benar nenek dia istriku namanya Alona aku tak sengaja bertemu dengannya saat aku sedang pergi bekerja di luar kota dan kemudian kami bertemu lagi di kota ini saat dia berusaha mencari pekerjaan dan di situlah kami menjalankan hubungan tanpa diketahui oleh siapapun yang mengetahui hubungan kami hanya ucap." Justin bohong
"Kemarilah nak aku ingin melihatmu lebih dekat ucap nenek Justin tampak Alona menghampiri sang nenek dengan perasaan takut saat mendekati nenek Justin Alona sedikit takut, melihat cucu mana untungnya yang kurang nyaman tampak nenek Justin tersenyum tampak nenek Justin meraih tangan Alona yang sudah dekat dengannya kau tidak perlu takut kepadaku dengan kau melahirkan seorang putra untuk Justin aku sudah sangat berterima kasih padamu maafkan cucuku jika dia pernah menyakitimu tapi sebenarnya dia adalah pria baik." ucap nenek Justin
"Iya nenek aku mengerti maafkan aku yang sudah menikah sebelum bertemu dengan nenek." ucap Alona, kau tidak perlu minta maaf sayang bagiku melihat Justin menikahi seorang wanita adalah sesuatu yang membuatku bisa bernapas lega karena Justin adalah anak yang sangat tertutup dan pendiam dia hanya memiliki teman wanita beberapa orang saja dan yang paling dekat berada di luar negeri tapi sepertinya mereka masih berteman apalagi aku merajut kemampuan Jatim untuk bisa berhubungan dengan wanita mengingat Dia tidak memiliki gairah terhadap seorang wanita, aku sempat berpikir bahwa Justin tidak menyukai wanita atau bagian bawahnya tak bisa berdiri sehingga dia tak mendekati wanita manapun." ucap nenek Justin, dalam hati Alona bagaimana bisa nenek berpikir seperti itu aku saja baru pertama menikah sudah dihajar habis-habisan sampai beberapa ronde belum saat malam saya belum tidur aku harus melayaninya sampai dia puas setelah dia puas barulah dia akan tertidur pulas jika dia belum pulang dia tidak akan tidur dan selalu akan mengganggu diriku Alona dalam hati, " benarkah nenek tapi bagiku Justin pria yang sangat kuat dan keren dia adalah pria yang sangat baik dan pengertian serta tampan." ucap Alona .
Jangan lupa, like, komen vote dan hadiahnya
__ADS_1