
Tampak Teddy mendengarkan semua permintaan Justin dengan seksama, "baiklah tuan aku akan mengatakan pada arsitek untuk menambahkan apa yang tuan inginkan renovasi dan pembuatan kolam renang dan tempat mainan anak mungkin saja akan memerlukan waktu satu bulan tuan." ucap Teddy
"Itu tidak masalah asalkan di kerjakan dengan baik dan ingat Pagari dan buat pos keamanan di hutan belakan aku tak ingin ada sesuatu yang membahayakan keluarga ku." ucap Justin, "baik tuan aku mengerti ucap Teddy, setelah melihat-lihat tempat tersebut keduanya nampak pergi dari tempat tersebut
Sementara itu Bella yang sangat penasaran dengan istri dari Justin tampak terus mendekati nenek Justin dengan segala kebaikan yang dia tampilkan di hadapan nenek Justin hampir setiap hari Bella ke tempat nenek Justin hanya untuk mendapatkan simpati sang nenek berharap untuk bertemu Justin tapi dia tak pernah bertemu Justin sekali pun, "nenek kenapa istri Justin dan putranya tak pernah kemari padahal aku setiap hari ke mari bukankah seharusnya mereka menjenguk nenek." ucap Bella
"Itu karena anak mereka sedang sakit dan kondisinya sedang dalam tahap pemulihan itulah mengapa meraka tak kemari mungkin beberapa hari lagi mereka akan kemari bersama akan mereka." ucap nenek Justin, "benarkah nenek aku sangat penasaran dengan istri Justin pasti dia sangat pintar dan cantik dan berasal dari keluarga kaya raya." ucap Bella
__ADS_1
"Istri Justin biasa saja dia wanita sederhana dan dia seorang yatim-piatu tapi hanya dia wanita yang bisa membuat Justin jatuh cinta Sampai-sampai dia bisa memiliki anak dengan Justin." ucap nenek Justin, "benarkah nenek wanita yang sangat beruntung." ucap bela dengan tidak ikhlas
Sementara itu di sebuah pusat perbelanjaan tampak Rey dan Meri serta kedua orangtuanya berbelanja untuk acara tujuh bulanan Meri Tampak keluarga tersebut sangat bahagia, mereka tak menyadari ada mata yang sedang menatap mereka dengan tatapan yang sulit di artikan, "siapa wanita yang sedang hamil besar itu kenapa dia bersama Rey dan ke dua orang tuanya apalagi Rey sangat dekat dengannya selalu menuntut dan menjaganya apakah itu calon istrinya jika memang calon istrinya kenapa dia sudah hami sebesar itu apakah Rey sangat putus asa karena tak memiliki anak sehingga dia menikahi wanita hamil, atau jangan-jangan itu sepupunya tapi tidak mungkin dia memeluk sepupunya se mesra itu di tempat umum, sebaiknya aku menghubungi Rika aku ingin bertanya padanya." ucap wanita tersebut lalu menghubungi Rika
Sementara itu di sebuah rumah mewah tepatnya di kediaman Rika tampak Rika sedang bersantai sambil makan cemilannya ponselnya berdering tampak Rika melihat panggilan tersebut dari sang kakak ada apa lagi dia meneleponku kemarin dia memarahiku karena bercerai dengan Rey ucap Rika lalu mengangkat panggilan telepon itu "halo ada apa Kakak menghubungiku lagi apa kakak tidak puas memarahiku kemarin sehingga ingin melanjutkan hari ini." ucap Rika
"Rika aku ingin bertanya kepadamu apakah Rey memiliki saudara yang sedang hamil atau seseorang yang kau kenal dekat dengan keluarga Rey sedang hamil pasalnya sekarang aku berada di salah satu Mall sedang berbelanja tapi tanpa sengaja aku sedang melihat Rey bersama seorang wanita hamil dan kedua orang tuanya sedang berbelanja perlengkapan bayi baiklah aku akan mengirimkan gambarnya padamu aku akan menutup telepon ini." ucap kakak Rika mematikan panggilan telepon tersebut
__ADS_1
Tampak Rika menyuruh sopirnya untuk melajukan kendaraannya dengan cepat karena dia benar-benar ingin mengetahui siapa wanita hamil yang bersama Rey apalagi dia berniat untuk rujuk dengan Rei sudah satu bulan ini dia mencari cara agar bayi bisa kembali kepadanya tapi sepertinya Rey menutup Askes agar Rika tak bisa bertemu dengannya begitupun orang tua Rey yang tak pernah bisa dia temui karena orang tua rey menolak bertemu dengannya, jika itu adalah calon istri Rey mengapa dia hamil dan anak siapa dalam kandungan wanita itu tidak mungkin itu adalah anak Rey jika memang itu anak Rey itu berarti orang yang sudah berselingkuh dengannya sebelum mereka bercerai dan itu adalah hal yang tidak bisa dia terima, sementara itu Kakak Rika terus mengikuti ke mana Rey dan keluarganya pergi
Sementara itu di sebuah kediaman mewah tampak Edi sedang bermain dengan putranya dengan riang dan bahagia Dia sangat tenang karena putranya tidak cacat sama sekali "sayang minggu depan kita akan ke kampungku untuk bertemu dengan orang tuaku agar orang tuaku bisa melihat putra kita." ucap Edi tampak Tiara tersenyum dan hanya mengangguk
Sementara itu di sebuah rumah sakit tampak seorang bayi yang cacat sedang dirawat di antara hidup dan mati perawat yang menjaganya sangat kasihan melihat nasib bayi tersebut yang ditinggalkan orang tuanya " kasihan sekali ya nasib bayi ini ibunya meninggal dan dia cacat seperti ini." ucap Seorang perawat yang menjaga bayi tersebut, tampak Seorang perawat yang baru datang yang membantu proses kelahiran bayi tersebut Lalu mendekat ke arah bayi yang dimaksud oleh temannya, tampak perawat tersebut menautkan alisnya saat melihat bayi tersebut yang cacat "apa yang kau katakan bagaimana bisa bayi yang terlahir sehat bisa menjadi cacat seperti ini aku yang membantu proses kelahiran bayi tersebut bahkan aku melihat sendiri saat pusat bayinya di potong tapi setelah aku di suruh mengambil darah di lab." ucap perawat yang Malam itu membantu kelahiran bayi tersebut
"Ada apa denganmu jelas-jelas bayi ini cacat saat dilahirkan aku sendiri yang menerima baik ini dari perawat untuk memandikannya setelah kelahirannya." ucap perawat tersebut, , "benarkah mungkin saja karena malam aku tak jelas melihat hal tersebut apalagi setelah dia lahir aku langsung meninggalkan ruangan persalinan." ucap perawat yang membantu proses kelahiran bayi tersebut tak ingin memperpanjang hal tersebut
__ADS_1
"Kau benar mungkin saja saat itu malam sehingga kau tak begitu memperhatikan hal-hal tersebut aku sangat khawatir kira-kira siapa ya yang akan mengadopsi anak ini kasihan sekali dia sudah cacat yatim piatu lagi." ucap perawat tersebut pada akhirnya.
Jangan lupa like komen vote dan hadiahnya