
Beberapa orang pria tersebut tampak mengangguk mendengar perkataan pacar perawat tersebut jadi bagaimana kapan kita akan melakukannya apakah kau sudah mengetahui jadwal saat nenek tua itu keluar dari kediamannya." tanya salah seorang dari mereka
"Kita akan memantau selama 1 bulan karena nenek tua itu akan memeriksa kesehatannya beberapa minggu sekali ke sebuah rumah sakit." ucap perawat tersebut
"tentu saja untuk melakukan hal seperti itu kita membutuhkan tempat agar kita bisa tinggal di satu tempat dan kita harus berbagi tugas agar kita bisa memantau rumah tersebut setiap saat secara bergantian dan kita harus saling melaporkan apapun yang terjadi sehingga kita bisa memahami situasi yang terjadi dan begitu kita mengetahui jadwal wanita tua itu pergi ke rumah sakit kita bisa melakukan penculikan di saat itu juga." ucap seorang pria yang berada di sudut meja
__ADS_1
"Kau sudah datang kakak ide Kakak memang benar sebaiknya aku akan mencari rumah yang berada di dekat kediaman tersebut agar kita dengan mudah bisa memantau kediaman tersebut, baiklah semua pengeluaran akan kita bagi berenam karena uang hasil penculikan itu akan kita bagi juga berenam." ucap pacar perawat tersebut, semuanya tampak setuju mengenai hal tersebut keenam orang itu saling berinteraksi dan tertawa bahagia sambil menikmati ucapan yang ada di atas meja bersama minumannya
Di apartemen milik Justin Alona yang sedang bersiap-siap untuk tidur setelah membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya langsung merebahkan tubuhnya di tempat tidur dia masih sangat lelah atas apa yang terjadi tadi sementara Justin nampak kembali ke ruang kerjanya setelah bekerja beberapa jam dan melihat Jam sudah menunjukkan pukul 10 Justin pun keluar dari ruang kerjanya dan berjalan menuju kamar miliknya di dalam kamar Justin melihat Alona yang sedang seolah-olah dia belum pernah tertidur tadi padahal seharian Alona tertidur dengan pulas setelah mereka melakukan penyatuan, tampak Justin masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya setelah itu Justin langsung naik ke atas tempat tidur di mana Alona berada, Justin langsung memeluk Alona untuk masuk ke pelukannya tapi begitu Aluna masuk ke dalam pelukannya hasrat Justin langsung naik seketika dan hal itu tak bisa tahan tampak Justin menuju lehernya hingga turun ke bagian aset milik Alona yang gunung kembar Alona yang merasa terganggu perlahan-lahan membuka matanya sedikit terkejut saat Justin sedang menghisap gunung kembar miliknya mengambil tangannya meraba ke sana kemari ini Justin mulai ke inti tubuh Alona mengetahui kelemahan Alona Justin mulai memainkan inti tubuh Alona membuat Alona langsung mendesah tak karuan membuat Justin semakin bersemangat memasukkan lidah ke inti tubuh Alona setelah puas mempermainkan tubuh Alona Justin pun mulai bangkit dan bersiap untuk memasuki inti tubuh Alona dengan tombak miliknya kini tombak itu sudah masuk ke dalam inti tubuh Alona membuat ******* Alona semakin kuat dan membuat Justin semangat semakin bersemangat dan keenakan sambil terus memacu tombaknya untuk keluar masuk ke inti tubuh Alona akhirnya permainan berakhir setelah beberapa menit membuat Alona langsung kabar sementara itu Justin sedang mengatur nafasnya karena sudah bekerja keras
Tampak Aluna memaksakan tubuhnya untuk bangkit dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya agar dia bisa tertidur dengan lelap sementara Justin tampak melakukan hal yang sama Lalu naik ke tempat tidur yang ditiduri Alona ini mereka dua pun terlelap sambil berpelukan
__ADS_1
Sementara Teddy yang berada di dalam kamar sedang bersiap-siap untuk pergi ke apartemen milik Justin tapi sebelum ke sana jadi harus pergi terlebih dulu ke rumah sakit untuk mengambil bayi milik Alona yang sudah bisa keluar dari rumah sakit tapi harus dengan perawatan ekstra karena bayi tersebut masih membutuhkan beberapa kali operasi sebelum dinyatakan sehat jadi keluar dari kamarnya mencium bau yang enak jadi pun berjalan menuju ruang makan tampak di meja makan sudah ada nasi goreng lengkap dan seorang wanita yang semalam dia bawa pulang "kau membuat sarapan ini tanya." Teddy sambil duduk di kursi di mana sarapannya sudah berada di hadapannya
"Aku tadi bangun pagi dan melihat beberapa bahan makanan yang berada di kulkas jadi aku membuat sarapan untuk anda." ucap wanita tersebut, "baiklah ayo kita makan bersama tapi kali ini kau boleh tinggal di apartemen untuk beberapa hari sebelum aku membicarakan masalah pekerjaan dengan tuan Justin agar kau bisa menjadi pelayan di kediaman utama milik tuan Justin, oh iya dari semalam aku belum tahu siapa namamu." tanya Teddy
"Namaku indah tuan." ucap indah, ini uang pergilah berbelanja karena aku mungkin tak akan pulang beberapa hari ini karena ada sedikit pekerjaan Kalau boleh tinggal di apartemen ini." ucap Teddy karena akan menginap di kediaman Justin setelah nenek Justin keluar negeri, kini Justin sudah sarapan dan setelah itu dia langsung keluar mengendarai mobil miliknya begitu sampai di rumah sakit Justin tampak membawa seorang perawat dengan baik yang ada di tangan perawat tersebut Mereka pun langsung masuk ke dalam mobil
__ADS_1
Sementara itu Alona yang baru bangun tampak langsung mandi dan membersihkan tubuhnya kemudian memakai pakaian yang telah disiapkan oleh Justin sebelumnya sementara itu Justin tampak baru saja keluar dari kamar mandi melihat Alona yang memakai baju yang sudah disiapkan membuat Justin tersenyum karena baju itu sangat cocok dipakai oleh Alona tampan Justin mengganti pakaiannya dengan pakaian kantor lalu mereka berdua keluar untuk sarapan tak berselang beberapa menit tampak seseorang mengetuk pintu nya tampak Teddy bersama seorang perawat di belakangnya begitu tadi masuk bersama seorang perawat Alona yang melihat hal tersebut langsung secepat mungkin berlari melihat bayi yang digendong oleh perawat tersebut benar saja itu adalah bayinya tampak Alona langsung mengambil bayi tersebut dan mencium wajah bayi tersebut yang sangat dia rindukan tampak jelas Alona menangis melihat anak tersebut yang semakin sehat walaupun ada sebuah alat di dadanya, sementara itu Justin yang melihat Alona tampak sangat terharu hanya bisa tersenyum begitupun Teddy dan perawat tersebut, "baiklah Teddy ingat anak itu adalah putraku kau jangan sampai keceplosan." ucap Justin saat dia dan Teddy berjalan menuju ruang kerjanya meninggalkan Alona dan perawat tersebut melepas kerinduan sebelum mereka pergi ke kediaman neneknya.
Jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya