
Sementara Meri yang sedang merapikan kamarnya tampak mendengar bunyi ponsel miliknya Meri langsung mengakar panggilan telepon tersebut tampak seseorang di telepon berbicara padanya sudut bibir Meri langsung mengembang sempurna ternyata panggilan telepon tersebut dari sang suami, iya halo sayang tamu isy aku jadi penasaran tapi karena kau mengatakan istimewa aku akan memasak makan sepesial buatanku." ucap Meri, setelah berbicara beberapa menit panggilan telepon tersebut langsung terputus tampak mirip tersenyum menyimpan ponselnya lalu keluar dari kamar menuju ke arah dapur di mana seorang pelayan sedang membersihkan sesuatu
"Bibi bisakah kau pergi berbelanja untukku sepertinya ada tamu Tuan yang akan datang kemari aku akan memasak hidangan spesial hari ini." ucap Meri, "baik nyonya aku akan segera keluar untuk membeli semua yang Nyonya inginkan silakan Nona menulis semua yang anda inginkan agar aku segera membelinya." ucap pelayan tersebut, tampak mirip mengambil kertas dan pulpen yang diberikan oleh pelayan tersebut Lalu menulis semua bahan-bahan yang harus dibeli oleh pelayan tersebut
Kini nenek Justin sudah berada di kediamannya dengan keadaan yang lebih baik sementara Alona dan Justin telah berangkat keluar negeri Karena operasi putranya di percepat di sinilah Alona dan Justin di luar ruangan operasi menunggu operasi terakhir putranya dengan perasaan cemas pasalnya Operasi terakhir ini yang akan menentukan apakah anaknya bisa hidup normal seperti anak lainnya
Sementara itu di kediaman Edi tampak istri Edi meresakan perutnya sangat sakit sepertinya dia akan segera melahirkan "ibu tolong perutku sakit ." teriak istri edi dari dalam kamar miliknya, tampak sang ibu yang mendengar teriakan putrinya langsung bergegas ke kamar sang Putri, tampak istri edi yang berada di tempat tidur sambil memegang perutnya "ibu tolong bawa aku ke rumah sakit sepertinya aku akan segera melahirkan." ucap Tiara , nampak sang ibu bergegas berteriak memanggil sang suami agar secepatnya datang ke kamar putrinya untuk membantunya membawa putrinya ke rumah sakit, sementara Edi yang sedang berada di luar kota tampak sangat khawatir karena mendengar kabar dari ibu mertuanya bahwa istrinya akan segera melahirkan dan sekarang sudah ada di rumah sakit bersalin, yang sedang baru saja menyelesaikan pekerjaannya bergegas mengambil penerbangan pertama agar bisa melihat bang istri melahirkan jika pun tidak sempat setidaknya dia bisa datang untuk melihat bayinya di saat yang tepat
__ADS_1
Tampak istri Edi yang berada di dalam ruangan persalinan bersama dokter dan perawat sedang membantunya untuk bersalin sementara ibu dan ayahnya berada di luar menunggu setelah beberapa menit tangisan pun menggema di ruang persalinan setelah tangisan itu tampak suara teriakan seorang wanita terdengar jelas dari ruangan persalinan tersebut membuat sang ibu bergegas masuk ke dalam tidak "itu bukan anakku buang dia aku tak ingin melihatnya ibu katakan saja pada Edi bawa anak kami sudah tiada ." ucap Tiara
Tampak sang ibu bingung mengapa anaknya dari situ sang ibu lalu mendekat melihat ke arah cucunya yang saat ini ada di tepi ranjang sang Putri yang baru saja melahirkan walaupun sangat lemah tampak sang ibu sangat terkejut melihat anak tersebut ke dua tangannya cacat, sang ibu terlihat siap melihat sang cucu yang terlihat sedikit mengerikan sang ibu lalu melihat dokter dan perawat yang berada di ruangan tersebut kini hanya tinggal mereka berempat di ruangan tersebut "dokter bisakah aku bicara dengan anda sebentar." ucap ibu Tiara
"Dokter bagaimana jika aku memberimu uang yang sangat banyak tapi bisakah kau menukar baik itu dengan baik lain yang tidak memiliki siapapun di dunia ini agar bisa kami rawat aku juga akan memberikan uang kepada perawat yang membantu Anda asalkan dia bisa membawakan bayi yang sehat kemari secepatnya tapi aku mohon dokter rahasiakan semua ini dari siapapun apalagi dari suami Tiara yang mungkin sebentar lagi akan datang." ucap ibu Tiara
Tampak dokter tersebut melihat sekelilingnya kemudian melihat bayi yang sedang berada di ranjang rumah sakit baiklah kebetulan ada bayi laki-laki yang baru lahir dan ibunya meninggal sementara pihak keluarganya tak ada yang tahu di mana keberadaannya sekarang bayi itu ada di ruangan khusus bayi." ucap dokter tersebut, setelah mereka bersepakat dengan harga yang harus mereka berikan akhirnya dokter itu langsung memanggil perawat dan memberikan perintah agar mengambil bayi tersebut, tampak perawat tersebut langsung bergegas pergi ke ruang bayi dan mengambil bayi tersebut secara sembunyi-sembunyi apalagi hari sudah menjelang malam sehingga tak banyak orang yang memperhatikan hal tersebut bayi itu pun ditukar menjadi anak Tiara sebentar anak kandung Tiara dibawa ke ruangan bayi tanpa tanda pengenal apapun
__ADS_1
Sementara di luar negeri tampak dokter sedang melakukan operasi yang cukup rumit kepada anak Alona Sudah beberapa jam operasi dokter belum juga ada yang keluar setelah beberapa menit setelah makan siang akhirnya operasi tersebut selesai lampu ruang operasi pun dimatikan tampak dokter keluar dari ruangan tersebut melihat Alona dan Justin yang sedang duduk menanti tampak kalau nggak bergegas mendekati dokter tersebut "bagaimana dokter dengan putraku apakah operasinya berhasil." tanya Alona karena
"Anda jangan khawatir Nyonya operasi anak Anda sangat sukses sekarang anak Anda sudah sehat sepenuhnya dan sudah bisa melakukan aktivitas seperti anak-anak lainnya hanya saja ada beberapa hal yang harus dihindari oleh anak itu saat nanti dia sudah bisa melakukan aktivitasnya aku harap anda bisa berkonsultasi dengan seorang dokter spesialis jantung saat anak itu sudah tumbuh dan sudah melakukan aktivitas seperti bersekolah karena ada beberapa hal yang harus dihindari." ucap dokter
"Baiklah dokter aku mengerti asalkan putraku sudah sehat aku sudah merasa lega terima kasih dokter." ucap Alona, terima kasih dokter atas kerja kerasnya, aku berharap kedepannya anakku dapat seterusnya sehat." ucap Justin
"Terima kasih Tuan Justin karena sudah mempercayakan kami merawat putra Anda, sebentar lagi anak Anda akan dipindahkan ke ruang perawatan dan setelah 1 hari akan dipindahkan ke kamar tapi setelah itu masih butuh pemulihan beberapa hari sebelum dia keluar dari rumah sakit." ucap dokter tersebut
__ADS_1
Setelah kepergian dokter tersebut Justin dan Alona tampak melihat sang anak yang berada di ruang perawatan kemudian Justin melihat ke arah istrinya, "sayang bagaimana jika setelah Alexander keluar dari rumah sakit kita kembali dulu dan biarkan Alexander hidup di kota ini untuk sampai bulan depan agar dia pulih dengan baik biar dia tinggal dengan pengasuhnya untuk sementara waktu di rumah sakit ini." ucap Justin .
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya