
"Ah sudahlah kau ini selalu beralasan sibuk terus dan kalau dikasih tahu selalu saja Tak mau mendengarkan." ucapkan wanita tersebut Lalu masuk ke dalam kamarnya disusul oleh Ray yang juga masuk ingin membersihkan tubuhnya lalu beristirahat
Setelah kepergian Rey dan istrinya ke dalam kamar tampak para pelayan saling memandang "kasihan sekali ya Tuan Rey padahal dia sudah bekerja sangat keras untuk memberikan semua yang terbaik kepada istrinya kalau aku jadi Tuan ray sudah lama meninggalkan istri yang seperti itu."ucap salah seorang pelayan
"Masalahnya Tuan Rey adalah pria yang sangat baik dan setia seandainya ada pria lain seperti tuan rey aku pasti bersedia menjadi istrinya." ucap salah seorang pelayan
Tapi sebenarnya Tuan Rei menikah dengan Nyonya juga karena terpaksa untuk membalas Budi kedua orang tua Tuhan Rey karena orang tua Nyonya sudah menolong orang tua Tuan Rey, Kenapa Tuan ray selalu mengalah pada Nyonya karena dia takut terjadi apa-apa pada orang tuanya jika dia melawan Nyonya karena orang tuanya sedang sakit-sakitan aku tidak tahu apa yang terjadi jika kedua orang tua Tuan Rey sudah meninggal, apalagi dia sudah mengganti semua apa yang pernah diberikan oleh orang tua Nyonya kepada keluarga nyonya." ucap salah seorang pelayan yang pernah mendengar salah seorang pelayan yang sudah sangat lama berada di kediaman tuan Rey menceritakan hal tersebut kepada seorang pelayan
"Tampak semua pelayan menoleh kepadanya benarkah hal itu wah sungguh cerita yang luar biasa." ucap seorang pelayan, dari belakang Mereka tampak seorang wanita paruh baya muncul "apa yang sedang kalian bicarakan cepat kembali bekerja tidak usah mengurusi persoalan majikan kalian cukup kalian melakukan pekerjaan kalian." ucap wanita tersebut membuat semua pelayan langsung bubar
Sementara itu di dalam kamar tampak Rey dan istrinya yang masuk beriringan, "Kakak membutuhkan modal modal yang kemarin kau berikan tidak cukup." ucap istri Ray saat mereka berdua sudah masuk di dalam kamar, "bukankah modal yang aku berikan sangatlah besar bagaimana mungkin itu tidak cukup sebenarnya apa yang dilakukan oleh kakakmu sehingga modal sebanyak itu tidak cukup." tanya Rey
"Apa kau bilang modal yang kau berikan sangat banyak kau hanya memberikan 3 miliar padanya dan kau bilang banyak kenapa kau harus bertanya mengenai urusannya kau cukup memberikan saja uang yang dia butuhkan." ucap istri Rey
__ADS_1
"Baiklah aku akan memberikan apa yang diinginkan oleh kakakmu tapi aku akan menghitung segalanya sebagai uang untuk melunasi apa yang diberikan orang tuamu kepada orang tuaku." ucap ray lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk berendam
Sementara itu di sebuah rumah sederhana tampak pria dan wanita paruh baya sedang duduk di ruang keluarga di rumahnya "Ayah aku harap menantu kita bisa berubah lebih baik lebih menghargai Rey dan secepatnya kita bisa mendapatkan cucu." ucap wanita tersebut
"Ayah juga berharap seperti itu ibu aku yakin Roy pasti tersisa tersiksa dengan tabiat istrinya Dia selalu memperlakukan istrinya dengan baik karena sangat menyayangi dan menghormati kita." ucap sang ayah
"Apakah Ayah tahu saat beberapa waktu yang lalu aku datang di kediaman Rei tanpa sengaja tas kerja Rey menjatuhkan sebuah buku di situ ada catatan uang yang keluar untuk besan dan saudara-saudara dari menantu kita yang diberikan oleh dan kau tahu apa judul buku tersebut uang balas budi." ucap sang istri
"Apakah ibu yakin jadi selama ini Rey memberikan uang kepada misalnya dan juga saudara-saudara istrinya apakah jumlahnya besar ." tanya ayah Rey, sepertinya sangat besar bahkan ada iparnya yang meminjam uang modal lebih dari 3 miliar." ucap ibu Rey
"Ayah benar padahal mereka hanya memberi kita modal satu kali saja dan membantu uang sekolah Rendy satu kali saja tapi kita sudah ada perjanjian bahwa jika Rendy dewasa dia akan menikah dengan salah satu Putri mereka." ucap ibu Ray
"Ibu benar tapi sudahlah biarkan Rendy memutuskan apa yang terbaik untuk dirinya aku tidak akan lagi membela besan ataupun menantuku karena aku sudah melihat dengan mataku sendiri bagaimana putraku selalu direndahkan." ucap ayah Rey
__ADS_1
Tampak taddy yang sedang membawa makan malam untuk Justin dan Alona di apartemen, tadi yang sudah berada di depan pintu apartemen tampak membunyikan bel tak berselang lama untuk mengambil makan malam tersebut "Tuan jangan terlalu membuat Nyonya Alona bekerja lembur walaupun nyonya Alona bukan perawan dia pasti sangat kelelahan." ucap Teddy
"Tahu apa kau ini urusan pengantin baru kau tak usah ikut campur Nanti juga kau akan merasakannya jika kau sudah menikah apalagi jika kau mendapatkan janda rasa perawan enaknya sampai ke tulang belulang, sekarang pergilah cari istri untuk dirimu sendiri agar kau tidak perlu menggangguku." ucap Justin, kata-kata Justin lalu segera pergi dari apartemen tersebut dia sedang ingin bersantai menikmati malam ini apalagi hatinya sedang galau menantikan kabar tentang kepulangan seseorang
Sementara itu di rumah sakit tepatnya di ruang perawatan tampak baik Alona yang berada di ruangan VIP dan dijaga oleh beberapa orang perawat salah satunya adalah terawat pribadi bayi tersebut yang memang disiapkan khusus oleh Justin dan juga seorang dokter yang siap satu kali 24 jam untuk bayi tersebut
Di sisi lain tampak Edi yang sedang menghubungi kedua orang tuanya di kamar yang sedikit jauh dari kamar miliknya"halo ayah ibu bagaimana keadaan kalian dan adik-adik." tanya Edi
"kami semua baik-baik saja bagaimana keadaan di sana bagaimana apakah kau sudah menikah kapan kau akan membawa calon istrimu ke sini." ucap sang ibu
"Tenang saja ibu saat ibu sudah mendapatkan cucu maka aku akan pulang membawa cucu ibu dan istriku agar ibu bisa melihat cucu ibu yang tampan dan normal tak kurang apapun." ucap Edi , "aku harap saat anakmu lahir semua normal dan baik-baik saja tapi jika memang Tuhan berkehendak lain kami akan menerima cucu kami apapun yang terjadi padanya." ucap ibu Edi
Sementara itu di dalam kamar ini tampak sang istri memegang perut buncitnya perkiraan dokter satu bulan lebih lagi dia akan melahirkan "setelah bayi ini lahir aku akan semakin bahagia bersama Edi tapi jika aku melahirkan nanti siapa yang akan mengurusku walaupun Edi bisa menyewa seorang perawat tapi aku pasti akan nyaman sebaiknya aku memanggil ibuku dari kampung agar dia bisa menemaniku saat aku bersalin ibu akan merawat ku dengan baik." ucap wanita tersebut.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya