
Yuri dan Danny semakin heboh di
Sepuluh kapal pesiar mewah
internasional dikirim sekaligus!
Setiap kapal pesiar mewah internasional
itu senilai seribu dolar!
"Wow!
Terima kasih, Pria Biasa! I love you, Pria
Biasa!"
Felicity bersorak gembira.
Gadis-gadis itu kompak mengerumuni
layar ponsel Felicity.
Kalau ini sih bukan orang biasa!
Bayangkan dia sudah mengirim 10 kapal
pesiar mewah internasional senilai
sepuluh ribu dolar sekaligus!
Hal ini benar-benar di luar dugaan Alice
dan Xavia.
Sebenarnya mereka pernah mendengar
sebelum ini bahwa mereka bisa
mendapatkan uang dari tayangan
langsung, tetapi memang baru sekarang
ini mereka membuktikanya.
"Pria Biasa, apakah kamu dari kampus
ini? Kalau boleh tahu jurusan apa?" tanya
beberapa orang gadis di live chat.
Sementara itu, Yuri dan Danny yang sejak
tadi masih mantengin siaran langsung
Felicity, mendadak lesu.
Tentu saja mereka memiliki sepuluh ribu
dolar, tetapi mereka butuh setidaknya
duapuluh ribu sampai tigapuluh ribu
dolar untuk kebutuhan sehari-hari
mereka selama sebulan.
Siapapun orangnya yang sanggup
menghabiskan sepuluh ribu dolar dalam
sekejap, tentunya dia benar-benar
seorang pria luar biasa.
Mereka sadar bahwa keduanya tidak ada
apa-apanya dibanding pria luar biasa itu!
Felicity tak urung ikut bertanya dengan
penuh antusias.
"Oke, Pria Biasa. Bolehkan aku tahu
kamu dari jurusan apa?"
Pria Biasa menjawab, "Aku dari jurusan
bahasa!"
Serius? Jurusan bahasa? Berarti kita
satu jurusan!"
"Selain Danny dan Yuri, siapa lagi sih
orang kaya di jurusan bahasa?"
Setahuku tidak ada!"
Gadis-gadis itu semakin penasaran.
Jika benar Pria Biasa ini dari jurusan
bahasa, maka ke depan mereka bertekad
untuk selalu tampil cantik. Kalau tidak,
mereka mungkin akan kehilangan
kesempatan untuk menggaet Pria Biasa
ini!
"Pria Biasa, kamu kelas apa? Udah punya
pacar? Kalau belum, aku mau
mengenalkan seseorang padamu!"
Xavia segera mengambil kesempatan dan
melenggang di depan Felicity yang
tengah berbicara menghadap kamera.
Xavia terlihat sangat cantik di layar,
seorang gadis cantik dengan kaki jenjang
dan pipi kemerah-merahan.
Xavia berencana untuk mulai membuat
show siaran langsung sendiri dengan
tujuan untuk mendapatkan uang dan
bertemu pria kaya raya yang akan
menjamin masa depannya.
Xavia tidak dapat menahan rasa ingin
tahunya dan berniat untuk memberi
beberapa pertanyaan.
Pria Biasa: "Tidak, aku belum punya
pacar."
"Pria biasa mengirimimu sebuah kapal
pesiar mewah internasional!"
Bam! Bam! Bam!
Pria Biasa kembali mengirim lima kapal
pesiar mewah internasional melalui show
tayangan langsung Felicity.
Ahh!"
Felicity sangat senang dan nyaris tidak
dapat lagi mengendalikan dirinya.
Gadis-gadis itu menarik napas panjang
hampir berbarengan.
Felicity bertanya dengan rasa penasaran
yang kian membuncah, "Pria Biasa, aku
bisa mencarikan seorang pacar untukmu.
Kita kan sama-sama dari jurusan bahasa!
Dibelakangku ini gadis-gadis tercantik
di jurusan bahasa, kamu tinggal bilang
siapa yang paling menarik hatimu?
Ngomong-ngomong aku juga jomblo,
lho!"
Felicity mendadak merasa menyesal
telah melakukan tayangan langsung hari
itu bersama teman-temanya yang cantik.
Felicity tidak ingin berbagi peluang
__ADS_1
dengan teman-temanya.
Felicity berpikir seharusnya dia seorang
yang mengenal Pria Biasa yang kaya raya
ini.
Sekilas Felicity melirik akun Pria Biasa ini
dan ternyata akunnya termasuk kategori
supreme member.
Itu artinya Pria Biasa ini telah
menghabiskan sekurang-kurangnya
seratus ribu dolar untuk tayangan
langsung! Ttu sebabnya ada notifikasi
supreme member di akunnya.
Andai saja bisa, Felicity ingin sekali
melakukan tayangan langsung secara
pribadi bersama Pria Biasa!
Namun setelah dipikir lagi, Felicity
merasa diuntungkan oleh kehadiran
teman-temanya pada acara tayangan
langsunghari itu.
"Baiklah, Pria Biasa, sekarang
bagaimana? Siapa di antara gadis-gadis
ini yang menurutmu menarik?" tanya
Felicity dengan gayanya yang menggoda.
"Apakah gadis yang berdiri di
belakangmu itu punya pacar?" Pria Biasa
menjawab dengan balik bertanya.
Orang yang berdiri di belakang Felicity
tidak lain adalah Xavia.
"Ahh, aku...aku...aku...menurutmu
bagaimana, Pria Biasa?" terbata Xavia
menjawab
Xavia tidak ingin menjawab secara lugas
karena dia tahu bahwa Yuri mungkin
masih melihat tayangan langsung itu.
"Pria Biasa mengirimimu sebuah kapal
pesiar mewah internasional!"
Muncul notofikasi dari tim manajemen
platform tayangan langsung karena
sudah mencapai duapuluh kapal pesiar
mewah internasional yang dikirim
melalui tayangan langsung Felicity.
Tim manajemen platform siaran
langsung menaikkan tayangan langsung
Felicity ke halaman utama. Netizen yang
bergabung pun semakin membludak. 2
Jumlah netizen yang menonton siaran
langsung Felicity sudah mencapai lebih
dari lima ribu penonton.
Pria Biasa menjawab, "Aku tidak mau
menebak-nebak. Kenapa kamu tidak
Pna brasa mengirmmusevuar kapal
langsung menjawab pertanyaanku?"
Xavia menarik napas dalam-dalam dan
wajahnya memerah ketika mengatakan,"
Aku..."
Xavia menggigit bibirnya dan ingin sekali
mengatakan bahwa dia belum punya
Felicity merasa sangat iri lantas berseru,
"Ya, Xavia sudah punya pacar. Nama
pacarnya Yuri dan dia baru saja
mengirimiku roket!"
Xavia kesal. Apa Felicity pikir dirinya
hebat? Lihat saja setelah ini, aku akan
mulai membuat tayangan langsung juga!
Nanti kita akan buktikan, siapa yang
lebih populer!
Hmm!
Hahaha! Berani banget dia bergaya
padahal cuma mengirim roket? Ngomong
Hahaha! Beranir banger aid Dergaya
padahal cuma mengirim roket? Ngomong
-ngomong, tahukah kamu bahwa tas
yang kamu pegang itu mahal. Setahuku
tas itu berharga lebih dari limapuluh ribu
dolar! Aku rasa siapapun pria yang
memberimu tas itu adalah seorang
pahlawan sejati!" Gerald tertawa.
Felicity mengangkat tas Hermes di
tanganya dan berkata, " Wow! Pria Biasa,
rupanya kamu benar-benar tahu harga
tas ini? Apakah menurutmu tas ini
cantik?
Felicity mende katkan tas Hermes yang
dia pegang ke arah kamera.
Alice yang berdiri disamping Felicity, tiba
-tiba nyelonong masuk kamera tayangan
langsung
"Saudaraku, aku pikir kamu salah paham
situasinya. Orang yang memberi tas ini
kepada teman kami bukanlah seorang
pahlawan. Dia hanyalah seorang pria
miskin dari jurusan yang sama
denganmu yaitu jurusan bahasa!"
Alice tidak terima demi mendengar
seseorang memuji Gerald sebagai
seorang pahlawan.
Itu sebabnya, Alice begitu bersemangat
untuk menjelaskan.
"Jika di masa depan kamu mengetahui
bahwa orang yang memberi teman kamu
__ADS_1
tas itu sebenarnya bukan orang miskin,
apa yang akan kamu lakukan? Bagaimana
jika ternyata orang itu kaya raya dan
sangat berkuasa? Apa yang akan kamu
lakukan? Bukankah kita tidak boleh
menilai buku hanya dari sampulnya?"
Pria Biasa itu tiba-tiba bersuara.
Alice menjawab, "Kamu terdengar sangat
dewasa dan stabil dan saya bisa pastikan
bahwa seseorang yang memberikan tas
ini kepada temanku adalah seorang pria
miskin! Tentang cara dia membeli tas ini,
panjang ceritanya!
Alice terus mengobrol dengan Pria Biasa
melalui tayangan langsung
Entah apa, tetapi Alice merasakan ada
perasaan aneh di hatinya.
Alice merasa pria ini sangat dewasa dan
stabil. Meskipun dia kaya raya, tetapi
orangnya asyik, tidak seperti kebanyakan
anak orang kaya pada umumnya.
Alice berharap bisa mendapat
kesempatan untuk bertemu dengan Pria
Biasa.
Pria Biasa kembali mengirim sekaligus
lima kapal pesiar mewah internasional ke
akun Felicity tanpa keraguan sedikit pun.
Netizen tercengang.
Pria Biasa, maukah kamu bertukar
kontak denganku? Jika kamu mau, kita
bisa melakukan tayangan langsung ini
secara pribadi, hanya antara aku dan
kamu!" Felicity berkata cepat sambil
menghadap kamera.
Karena tidak ada jawaban selama
beberapa waktu, Felicity mengecek
jumlah penontonnya dan ternyata
tayangan langsung-nya telah berakhir.
Tidak dapat dipungkiri, Felicity kecewa.
Tetapi bagaimanapun Pria Biasa telah
memberinya dua puluh lima ribu dolar
hari ini!
Tidak dapat disangkal, Felicity merasa
sangat senang.
Begitu tayangan langsung Felicity
berakhir, para gadis berbondong-
bondong mengunduh aplikasi tayangan
langsung di ponsel mereka dan masing-
masing penasaran untuk menemukan
siapa sebenarnya Pria Biasa di tayangan
langsung Felicity tadi dan berharap bisa
mengobrol secara pribadi dengan Pria
Tidak terkecuali Xavia...
Sementara itu di asrama pria, Gerald bisa
mendengar suara dari kamar sebelah
yaitu suara Danny yang terus berteriak
mengutuk pria kaya yang dengan sengaja
memamerkan kekayaanya di tayangan
langsung Felicity.
Danny membanting ponselnya sambil
tersenyum pahit.
Inilah kenyataanya, siapapun yang punya
uang lebih maka dialah pemenangnya.
Siapapun dia asalkan punya uang maka
bisa melakukan apapun yang dia mau!
Hahaha!
Ya, Gerald adalah Pria Biasa itu.
Ketika melihat Yuri dan Danny mengejek
dan mencemooh teman sekamarnya,
Gerald seketika mengisi seratus limapulu
ribu dolar ke akun tayangan langsung-
nya.
Benar saja, keduanya terdiam ketika
Gerald muncul.
Gerald masih bisa mendengar Danny
masih mengumpat dari kamar sebelah,
tampaknya harga dirinya benar-benar
terluka.
Sebenarnya, tujuan utama Gerald di
siaran langsung tadi adalah untuk sekali
lagi menguji Xavia.
Tepat seperti yang Gerald duga, Xavia
sekali lagi menunjukkan bahwa dirinya
adalah seorang gadis yang sangat
materialistis dan serakah.
Gerald sudah benar-benar putus asa
dengan Xavia!
Karena merasa lelah, Gerald
memutuskan untuk kembali tidur.
Keesokan harinya, teman sekamarnya-
melompat tembok asrama pukul 5 pagi
lalu berpura-pura tidur.
Selesai sarapan, mereka bergegas menuju
kelas untuk mengikuti jadwal kuliah hari
itu.
"Gerald, berhenti!"
Ketika hendak pergi meninggalkan
kantin setelah selesai sarapan, terdengar
suara seorang gadis mencegah Gerald
untuk pergi!
__ADS_1