
" kalau kamu ?"tanya Jingga antusias....
" Ara " kata Ara dengan lucunya kepalanya masih nemplok manja di meja belajar Jingga ....
" Kenapa kau terus menatap ku " risih Jingga dengan tingkah aneh Ara yang terus menatap nya seperti orang jatuh cinta .....
" Apa kau tidak normal" lirih Jingga pelan tapi masih di dengar oleh Ara......
" Mmm,,,, iya " kata Ara dengan tidak mengubah cara pandangan nya membuat Jingga ngeri sekaligus takut ...
🤣🤣🤣🤣🤣😅
Ara tak bisa menahan tawa saat melihat ekspresi Jingga " brengsek ,,,,, berani kau berfikir aku tidak normal ... Lihat ini foto pernikahan ku " tawa Ara memberikan ponsel nya pada Jingga lalu memeluk dengan senang Jingga setelah berdiri di belakang kursi nya ....
" Kau sudah menikah ?" Tanya Jingga pada orang baru yang dikenalnya tapi terasa begitu akrab bahkan Ara memeluk nya ....
" Iya lah ,,, berani banget bilang Ara nggak normal " cemberut Ara berjalan pergi setelah mengambil ponselnya dari Jingga karna dosen sudah datang ....
" Hehehe maaf Ra habis kamu bikin aku risih " kekeh Jingga lalu mereka mengikuti kelas dengan serius .....
Seusai kelas Ara dan Jingga tinggal berdua di dalam kelas ,sedikit bercerita tentang latar belakang hidup masing masing agar saling mengenal.....
" Kamu kuat banget ya ,,,, sanggup hidup sendiri di atas dunia ini tanpa keluarga " kagum Ara sekaligus iba mendengar cerita Jingga ......
Ternyata kedua orang tuanya telah meninggal sejak dia bayi dan Jingga di besarkan di panti asuhan sampai berumur 15 tahun ...
" Ya harus kuat Ra ,,,, tak ada lagi yang bisa aku lakukan selain bersabar dan terus berusaha keras untuk merubah nasib " ucapan Jingga tersenyum menatap Ara yang begitu beruntung itu ....
" Tapi aku sempat ingin menyerah Ra " kata Jingga
__ADS_1
" Kenapa ?,,,"
" Aku kuliah disini karna mendapat bea siswa Ra dan tapi Aku selalu di bully oleh mahasiswa yang lain ,,, aku sadar mungkin orang miskin seperti ku memang tak pantas untuk duduk di kampus seelit dan semewah ini " ucap Jingga dengan lirih ....
" Kamu nggak boleh ngomong gitu Jingga ,,,,, masa mau nyerah hidup sendiri aja kamu mampu masa cuma karna hinaan kamu tumbang " kata Ara memberikan Jingga semangat membuat senyum lebar di wajah jingga ....
" Iya Raaaa ,,,, tapi kamu harus bersyukur walaupun mungkin kamu hilang ingatan tapi setidaknya kamu punya semua nya dan Aku sangat bahagia mengenal orang seperti mu " kata Jingga spontan memeluk Ara ....
" Nyonya ayo pulang kita sudah telat 15 menit ,,,, tuan kan menunggu Anda di kantor " kata pengawal Ara dengan sopan menghampiri Ara ke dalam kelas ....
Pelukan Jingga langsung terlepas menatap empat orang pengawal Ara " iya Om " kata Ara...
" Jingga ayok pulang ,,,, '' ajak Ara menggenggam tangan Jingga ...
" Iya Raaa ,,,, lagian aku juga harus kerja " kata Jingga berdiri lalu berjalan beriringan dengan Ara menuju parkir ....
" Kamu kerja apa ?" Tanya Ara...
" Wahhhh ,,,, enak dong jalan jalan terus " kata Ara
" Nggak seenak yang kamu fikirkan Ra " senyum Jingga menatap Ara saat sampai di parkiran ,,, Ara ikut Jingga karna pengawal nya sedang mengambil mobil nya
" Kamu naik motor ?" Tanya Ara dengan antusias menatap motor metic Jingga ....
" Iya Raa,,,, ini aja aku nyicil beli nya " kata Jingga dengan jujur sambil memakai helm .....
" Pasti enak ,,,, tapi Ara nggak boleh sama Daddy bawa motor " kata Ara dengan sedih saat ingat tempo hari Frans memarahi nya karna membawa motor ...
" Jangan sedih dong ,,,,, mungkin suami kamu cuma pengen yang terbaik untuk kamu ,,,, lagian naik mobil kan bagus " kata Jingga mengelus lengan Ara yang terlihat sedih itu ....
__ADS_1
"tuh mobil nya ,,,, masuk gihhh sampai ketemu besok yaaa " senyum manis Jingga sebelum menjalankan motor nya .....
Sesampai di kantor Ara memarkir mobil nya lalu berlari berjalan santai sambil meneteng paper bag di tangan nya ...
" Maaf nyonya ,,,, presdir sedang meeting jadi beliau tidak ada di ruangan nya " kata sekretaris Frans dengan sopan memberi tau saat Ara akan menaiki lift di lantai satu .....
" Daddy udah lama meeting nya ?" Tanya Ara
" Baru juga mulai nyonya " jawab sekretaris itu ...
Ara menatap jam tangan nya ternyata dia telat sudah lebih dari setengah jam dan jam makan siang juga sudah berlalu ....
" Pasti Daddy belum makan " rintih Ara merasa bersalah ...
" Daddy meeting sama siapa ?apa meeting nya penting " tanya Ara
" Dengan para maneger nyonya " jawab sekretaris Frans ....
" Anterian Ara keruang meeting nya boleh nggak " pinta Ara dengan sungkan karna mengganggu pekerjaan orang itu
Saat sampai di balik kaca transparan Ara melihat Frans yang tengah meeting bersama beberapa orang karyawan nya ....
" Daddy " panggil Ara membuka pintu karna pengawal yang berdiri di depan pintu tak melarang nya masuk ,,,, akhirnya dengan perasaan bimbang Ara masuk ...
Frans yang tengah berbicara pun terhenti menatap Ara yang berdiri dekat pintu sambil menunduk ...
" Tunggu sebentar" kata Frans lalu berjalan menghampiri Ara ....
Hadiah
__ADS_1
Hadiah
Hadiah