
"Daddy bajunya pendek ,,,Ara nggak punya bawahan " keluh Ara pada Frans yang menatap nya sambil terdiam ....
" ngapain pake bawahan bocil mempersulit Daddy saja " jawab Frans dengan cepat mengangkat Ara dan menidurkan Ara di ranjang ....
" mmm,,,,Daddy mau apa ?" tanya Ara memegang tangan Frans yang tau nya sudah masuk saja ke dalam baju nya ...
" mau liat dedek gemoy lah " jawab Frans santai dan menyingkap baju Ara sampai perutnya kelihatan ...
" kapan besar nya sayang " tanya Frans mengecupi perut Ara yang masih rata saja walaupun sudah hamil lebih dari satu bulan ....
" Daddy nggak sabar bangetttt๐" kata Ara mengelus kepala Frans yang tiduran di atas perut nya ...
" iya lah ,,, Daddy nggak sabar mau punya anak dan main sama dia " kata Frans berpindah tidur di samping Ara menatap mata bulat itu saat mereka tidur satu bantal berdua ...
" ihhh,,,Daddy sempit kan bantal nya ada 4 ,,, kenapa harus numpang di bantal Ara " komplen Ara , bukan nya pelit tapi ini adalah bantal yang ukurannya untuk satu orang saja ...
" kenapa๐ ,,, nggak boleh,kamu aja tiap tidur numpang di lengan Daddy nggak pernah tuh Daddy komplen " kata Frans menatap Ara sebelah mata dengan mulut pedas nya ...
" ihhh,,, mulut nya pedas banget " sebal Ara memunggungi Frans lalu mengambil ponsel nya di nakas ....
" semua Daddy yang salah ,,,, apa apa kamu nyalahin Daddy " sebal Frans bangun lalu berjalan menuju balkon kamar,merasa sesak melihat sikap Ara yang semena mena itu .....
setelah Frans pergi Ara yang bermain ponsel itu tersadar " astaga ,,, Ara lupa kalau perasaan Daddy sensitif sekarang " kata Ara langsung berlari mencari Frans ke kamar mandi ...
" hmmm,,, pasti di sana " kata Ara menatap pintu balkon karna di kamar mandi Frans tidak ada ...
" Daddy dingin ,,, jangan berdiri di sini " kata Ara memeluk Frans yang berdiri di dekat pagar balkon itu dari belakang...
" ayuk masuk " ajak Ara berpindah memeluk ke depan , apalagi Frans hanya memakai singglet saja ...
" nggak mau ,,, Daddy mau disini " kata Frans tak menatap Ara tapi masih menikmati pemandangan kota yang begitu sibuk walaupun di malam hari .....
" nanti masuk angin ,,,, Daddy kan nggak pake Baju " kata Ara memegang wajah Frans agar menatap nya ...
" biarin " kata Frans singkat tak peduli dengan ucapan Ara ,,, lelah membujuk akhirnya Ara pake jalan pintas ...
__ADS_1
" mmm,,,, kalau Daddy nggak mau masuk Ara juga bakalan disini aja ,,, biar Ara juga masuk angin dan semoga dedek gemoy enggak " kata Ara dengan sedih mengelus perutnya...
" masuk ,,,nggak baju kamu itu pendek dan nggak ada bawahan nya bisa bisa beneran masuk angin kamu " marah Frans meminta Ara kembali masuk ...
" Araaa " gadis kecil itu seperti batu yang sama sekali tak merespon...
" terus aja kamu gitu ,,, nggak denger yang Daddy bilang " omel Frans mengangkat Ara lalu mendudukkan nya di ranjang ...
" kalau kamu masuk angin ,,,bayi kita juga bakalan sakit nanti" kata Frans terus mengomeli Ara yang duduk di ranjang yang memeluk nya walaupun berdiri ...
" Ara mau tidur sama Daddy" kata Ara dengan manja ...
" yaudah " kata Frans ikut naik ke atas ranjang dan memeluk Ara....
" mmm,,,, Daddy Ara mau kecupan selamat malam๐ป " pinta Ara dengan ekspresi manja yang lucu meminta pada Frans
" udah" kata Frans mengecup cepat bahkan tak berasa ...
" haamkkk ,,, nggak terasa ๐" komplen Ara cemberut ...
" masih nggak berasa ?" tanya Frans ulang
" udah ,,, ampun ๐" kata Ara terkekeh lalu memeluk Frans sepenuh nya ....
" apa lihat-lihat,,,tidur " Kata Frans dengan galak saat Ara masih sesekali mengintip ekspresi wajah Frans di dalam pelukan hangat Frans...
" dasar Daddy galak ๐คญ" kata Ara menutup mulut nya ....
" mau Daddy hukum" kata Frans tegas
" mauuu,,, mau ,,mauuu " kata Ara dengan semangat ...
" Daddy pijit plus-plus kamu " kata Frans tersenyum kecut menatap Ara ...
" nggak ,,, nggakkkkkk " tariak Ara saat tangan jahat Frans sudah meremas kaki nya membuat Ara ngeri ...
__ADS_1
" Daddy โบ๏ธ" kata Ara dengan wajah memerah saat tangan itu semakin naik ke atas ...
" apa cantik ?,,,,katanya mau di pijit " kata Frans tangan nya sudah sampai di pinggang Ara membuat istri kecilnya itu meronta ronta kegelian ...
" akkk,,,Daddy ๐" keluh Ara saat tiba-tiba sesuatu masuk di antara kedua kakinya ....
" apa ,,, mau komplen ๐ค" kata Frans melanjutkan aktivitas nya ...
" mmm,,, tadi katanya cuma pijit plus-plus doang ,,,kok Daddy masuk juga ๐ฅ" kata merasakan sedikit perih ....
" yaa ,,,, karna Daddy nggak tahan jadi Ara cantik harus melayani Daddy" kata Frans mengecup kening Ara yang menatap nya itu ...
" iyaaa " kata Ara dengan patuh yang membuat Frans tersenyum lebar lalu melanjutkan keinginan nya ...
" tapi nanti bayar yaa๐" kekeh Ara teringat cerita sugar Daddy...
" dengan apa harus ku bayar nyonya ,,, aku tak punya uang " jawab Frans semakin handal saja membuat tubuh Ara bergetar ...
" ihhh ,,,nggak punya uang sok sok ,,, an ,,mau ,,main " kata Ara dengan suara tersengal sengal...
" akkk,,,, Daddy" teriak Ara mencakar punggung Frans saat pria bermain sangat kencang
" aawww,,,, kau kasar sekali baby " tawa Frans menikmati ekspresi lucu Ara antara nikmat dan malu ...
" iya ,,,iya " kata Frans tersenyum lebar saat Ara meremas tangan nya dengan begitu kencang bahkan jari jari kecil itu memasuki setiap sudut jari Frans ....
" Daddyyyyh ๐ก" teriak Ara saat Frans terus menyiksanya tanpa henti dengan kenikmatan...
" iya cantik ๐ค" kata Frans terakhir mengecup dengan penuh cinta kening ,pipi dan mata Ara yang sudah berkeringat itu mata bulat yang sudah kelelahan itu terpejam dengan cepat ....
" istriku yang begitu patuh ๐" kata Frans tertawa lalu menyelimuti Ara dan memeluk dengan penuh kasih sayang
haaa ini harus like dong ๐
komen dong author udah lama hilang nih
__ADS_1