
" Jingga ikut aku kekantor Daddy yuk ,kami ada kejutan untuk kamu " kata Ara dengan semangat sepulang kuliah di jalan menuju parkiran....
" Mmmm,,,, maaf Raa tapi satu jam lagi aku harus masuk kerja jadi aku nggak bisa ikut kamu hari ini " kata Jingga dengan sungkan....
" Sebentar ajaaaaa " mohon Ara ...
" Tapi aku ,,," tolak Jingga karna dia memang harus bekerja lebih awal hari ini ....
" Aku lagi hamil lo Jingga kamu nggak kasihan liat aku sedih " kata Ara sambil menunduk ,,, memakai senjata barunya 😂...
" Iya deh aku ikut kamu tapi aku nggak bisa lama lama yaa " kata Jingga memberi pengertian,merasa iba melihat Ara yang terlihat sedih itu ...
Next ....
" Emang ada apa sih Raa kok kamu ngajakin aku ke kantor Daddy kamu sih " tanya Jingga saat mereka di lift menuju ruangan Frans ....
" Mmm,,, ayok Jingga " kata Ara tanpa menjawab berlari dengan senang menuju ruangan Frans...
" Daddyhhhhh " kata Ara mengetuk pintu ruangan Frans ....
" Masuk aja Raaa ,,,, mereka semua sudah di dalam " kata Rey yang berdiri di belakang mereka juga hendak masuk ...
" Ciee ,,,,cieee 🤨🤨🤨🤣" goda Ara berbalik menatap Rey dan Jingga bergantian saat mereka berdua jadi salting ...
__ADS_1
" Ehhh,,, nakal " tegur Rey mengacak rambut Ara..
" Ayok masuk calon pengantin" kata Ara terkekeh membuka pintu dan mempersilahkan Jingga dan Rey masuk seperti ratu dan raja ...
FRANS GELENG kepala ada ada saja lah ulah gadis nakal itu....
" Hay ,,,, Daddy .... Muahccc" kata Ara dengan senang memeluk Frans yang duduk di sofa itu dari belakang ...
Brukkk ...
" Disini tuhhh banyak orang jaga etitut 😡" emosi Zico melempar Ara yang masih memeluk leher Frans itu dengan bantal sofa
" Ihhh,,,, Jomblo iri aja 🤣" kata Ara dengan jahat kembali mengambil bantal sofa yang jatuh ke lantai itu ...
" Sini " kata Frans dengan gemas memegang tangan Ara agar duduk di samping nya ...
" Ada apa yaa kak " tanya Jingga setelah duduk apa lagi saat menatap semua teman teman teman Frans yang begitu banyak ...
" Mengapa buru buru sekali ?" Tanya Rey yang duduk di sebelah Jingga ...
" Jingga harus kerja kak dan kurang lebih 40 menit lagi Jingga harus sampai di sana kak " jawab Jingga menatap Rey ....
" Gadis maniss mulai sekarang kau tidak perlu bekerja keras lagi kami semua akan membantu mu " kata Zico tersenyum tulus ...
__ADS_1
" Maksud kakak ?" Tanya Jingga balik
" Begini,,, kami akan membantu mu untuk keluar dari semua beban ,,, sehingga diusia kamu yang masih muda kamu cukup menempuh pendidikan tidak harus bekerja " kata Frans dengan hangat...
" Dan ini adalah detail dana yang kami berikan untuk mu semoga bermanfaat yaa " kata Rey dengan hangat memberikan selembar kertas pada Jingga ....
Jingga menerima kertas itu dari Rey lalu membacanya ....
" 3 milyar" ucap Jingga dengan suara kecil dimana Frans dan teman temannya memberikan Jingga masing masing 500 juta ....
" Iya ,,,, jadi kamu bisa menempuh pendidikan kamu dengan nyaman tanpa hambatan ,,,, kamu sudah cukup menderita dari kecil dan kami sudah menganggap kamu sebagai teman kami juga , kami tidak ingin kamu kesusahan " kata Ricard ...
" Tapi ,,," ucapan Jingga terpotong
" Kami iklas memberikan nya " kata Zico ...
Jingga meletakkan kembali selembar surat itu diatas meja lalu tersenyum menapa Frans dan setiap teman temannya....
" Terimakasih,,,, kalian semua sudah peduli bahkan menganggap Jingga sebagai teman kalian dan memberikan uang yang jumlahnya tidak lah sedikit pada Jingga dengan ikhlas" kata Jingga tersenyum lebar yang dibalas dengan senyum tulus juga oleh mereka ..
" Jadi sekarang kamu bisa kuliah dan beli apapun yang kamu inginkan serta kita punya banyak wantu buat main " senang Ara memeluk Jingga ....
" Tapi maaf Jingga nggak bisa menerima semua " kata Jingga dengan seulas senyum.....
__ADS_1
" Kenapa ?" Kata mereka semua dengan heran , mengapa Jingga menolak nya padahal sudah jelas 3 M sudah di depan mata sehingga dia tidak perlu bekerja keras lagi ....