Private Little Girl

Private Little Girl
bab 179 terlanjur kecewa


__ADS_3

" Daddy 😭😭😭😭" tangis Ara memegang tangan Frans yang sudah berlumuran darah....


" lepas kan ,,, Jika memang kamu lebih mencintai nya dari pada Daddy maka pergi lah bersama nya " kata Frans dengan lirih tak kuat menahan rasa sakit di hatinya ......


inilah hal yang paling Frans takut kan saat Ara kembali bertemu dengan Bimo bahkan pria itu dengan mudah mempengaruhi Ara , merubah cara fikir Ara serta mengendalikan fikiran Ara....


tapi satu yang membuat Frans begitu terluka dan kecewa , bahkan Ara dengan begitu mudah percaya pada semua ucapan Bimo bahkan berani berkata yang seolah menyalahkan Frans atas semua nya ...


" enggak😭😭,,,Ara mencintai Daddy" kata Ara menangis memeluk Franss .....


" lalu mengapa lebih percaya pada nya dari pada Daddy,,,, Daddy ini suami kamu begitu mudahnya kamu percaya sama orang lain ,,, bahkan berkata seolah menyalahkan Daddy atas semua nya " kata Frans yang merasa begitu kecewa sangat kecewa sekali dengan sikap Ara ...


Frans mencoba melepaskan pelukan Ara di tubuhnya dan karna kesusahan Frans sedikit mendorong Ara dan tak sengaja darah di tangan nya mengenai kemeja putih polos yang di pakai nya .....


melihat noda darah di kain putih itu ada terdiam lalu terlintas lagi sekeping ingatan kecil di fikiran Ara yaitu darah yang menetes netes di kain yang berwarna putih...


" akkkkk " teriak Ara merasa kepalanya begitu sakit bahkan gadis kecil itu sampai duduk dan memegang kepalanya ....

__ADS_1


" Araaaa " kata Frans dengan begitu cemas saat Ara terus menangis kesakitan....


ingatan itu terus berputar putar di fikiran Ara ,,, darah itu terus menetes membasahi kain putih itu " akkksss ,,, hiksss " Ara tak sanggup menahan nya rasanya begitu sakit belum lagi ingatan itu yang terus saja menghantui Ara .....


" Araaa " Frans segera memeluk Ara saat Ara tiba tiba membentur kan kepala nya ke dinding ...


" sakit ,,,,sakit Daddy ,,, Ara ,,, nggak tahan " tangis Ara memegang bahkan menarik rambut nya ....


" kita kerumah sakit sayang " kata Frans berlari sambil menggendong Ara menuju mobil ...


" Ara nggak ,,, kuat ,,,Daddy " kata Ara terus meremas tangan Frans yang tidak luka saat di mobil dengan nafas yang sudah sesak ....


" akkkk,,,,Ara takut Daddy" teriak Ara saat ingatan itu terus menghantuinya bahkan kain putih itu sudah penuh dengan darah ...


kain putih itu gaun pengantin mu Ara 😒


perlahan kesadaran Ara mulai hilang " cepat " teriak Frans pada sopir nya ....

__ADS_1


next .....


dua jam sudah berlalu Ara belum juga sadar bahkan Frans sudah sedari tadi menunggu serta mengganti dan mengobati lukanya karna ternayata setelah bercerita dengan dokter....


baju dan luka di tangan Frans lah yang membuat Ara histeris seperti tadi dan sepenggal kecil ingatan Ara ternyata kembali ....


Frans berdiri menatap Ara yang terbaring lemah itu dengan perasaan yang begitu tak menentu ....


Frans marah , kecewa , benci bahkan rasanya tak ingin melihat wajah Ara untuk saat ini ....


tapi tidak rasa cinta nya untuk Ara terlalu besar sampai rasa cinta dan sayang itu mengalahkan seluruh rasa yang Frans rasakan ...


" Daddy bisa marah , kecewa dan benci sama kamu tetapi tidak dengan peduli ,,,,seperti apapun sikap kamu terhadap Daddy sekalipun sikap dan perkataan kamu melukai hati Daddy,,, Daddy nggak bisa berhenti peduli sama kamu " ucap Frans dengan lirih mengecup kening Ara.....


" Daddy sayang ,,,Daddy takut kehilangan Ara apalagi kalau harus melihat Ara bahagia sama orang lain ,,,, hati Daddy hancur saat melihat kamu berada di pelukan pria lainn " ucap Frans mengelus ngelus kepala Ara....


" dengan mudah kamu percaya bahkan seolah menyalahkan Daddy ,,,, sakit hati Daddy Raa..kecewa rasanya saat orang yang kita cintai lebih percaya pada orang lain " ...

__ADS_1


" tidak bisa kah kamu berfikir positif,,, ada alasan yang kuat mengapa Daddy merahasiakan semua ini " kata Frans merasa sesak ...


dia terlanjur kecewa dengan sikap Ara


__ADS_2