Private Little Girl

Private Little Girl
bab 142 perihal rindu


__ADS_3

" ada apa bicara saja duluan ?" Kata Rey dengan hangat mencoba mengusir situasi canggung yang tercipta antara mereka ......


" Kakak saja yang bicara duluan " kata Jingga juga menatap Rey


" Jika kita terus berdebat maka kapan akan selesai nya ?" Kata Rey ...


" Yaa makanya kakak bicara lebih dulu saja "kata Jingga tak mau membantah ....


" Baiklah,,,,,, selain kuliah keseharian kamu ngapain " tanya Rey ...


" Jingga kerja kak di restoran kak " kata Jingga dengan jujur ....


" Ternyata kamu wanita pekerja keras,,,sangat langka sekali " kata Rey tersenyum dengan kagum ....


" Harus bekerja keras kak biar bisa mengubah nasib " kata Jingga dengan semangat ....


" Kakak jangan menyerah dan putus asa lagi yaaa ,,, lagian kan masih banyak orang-orang yang mungkin hidupnya lebih menyedihkan dari kakak ,tapi mereka masih kuat " kata Jingga mengukir sebuah senyuman manis di wajah Rey ....


Ucapan Jingga kembali mengingatkan nya akan kejadian beberapa hari yang lalu ,,,, saat Rey memeluk gadis kecil ini di tengah deras nya hujan ....


" Aku bertahan karna ada kamu yang menyemangati ku dan jika penyemangat ku pergi maka aku akan putus asa kembali " kata Rey dengan bahasa isyarat yang mudah dipahami


Next .....


Persiapan pesta ulang tahun Frans yang dirancang sangat megah ternyata sungguh membuat Ara lelah bersama yang lain nya .....


Hampir jam 7 malam Ara pulang kerumah dengan begitu lesu lalu segera masuk ke kamar dan mandi .......


Orang tua mereka juga sudah pada pulang kerumah masing masing .......

__ADS_1


Tak ada lagi yang Ara lakukan sehabis mandi dia langsung berbaring dan dalam hitungan menit terlelap ......


Bahkan Ara sama sekali tak menutup pintu kamar dan tengah malam pelayan datang .....


" Astaga ,,,, " rintih Frans menatap istrinya yang tengah tertidur pulas dari layar ponselnya.....


Frans sudah menelfon Ara sedari tadi tapi sama sekali tak diangkat ternyata dia tertidur sangat pulas terpaksa lah Frans menelfon pelayan ....


" Ara mengapa seharian ini sampai dia terlihat begitu lelah " tanya Frans pada pelayan ....


" Saya tidak tau tuan ,,, tapi sekitar jam 7 nyonya baru pulang tuan dan sepertinya setelah mandi dia langsung tidur " jawab pelayan itu dengan sopan ....


" Biarkan saja dia tidur ,,, kamu tutup saja pintu dan keluar " kata Frans...


" Ehhh,,,, ponsel nya di tinggal , Arahkan pada Ara " perintah Frans yang di angguki pelayan itu ....


3 jam kemudian .....


" Daddy Ara lapar " rintih Ara ingin menangis ternyata tinggal sendiri itu tidak lah semudah yang Ara bayang kan ....


Ternyata dalam setiap sendi kehidupan Ara selalu ada Frans selama ini ,sehingga rasanya begitu canggung tanpa Frans ....


Ara bangun lalu menatap jam ternyata sudah hampir tengah malam " kalau lapar makan lah " jawab Frans yang membuat Ara yang duduk melamun di tengah ranjang itu menoleh mencari sumber suara....


" Daddy " kata Ara dengan mata berbinar mengambil ponsel yang tertegak lurus kearah nya itu di atas nakas ....


" Apa sayang 🤭" kata Frans menahan tawa melihat ekspresi lucu wajah istrinya....


Ara menatap penuh kerinduan pada Frans yang duduk di meja kerja itu ....

__ADS_1


" Rindu pada Daddy?" Tanya Frans tersenyum yang diangguki Ara sambil menatap Frans dalam ...


" Sama Daddy juga rindu kamu " kata Frans.....


" Daddyh cepetan pulang,,,, Ara nggak bisa hidup jauh dari Daddy " kata Ara dengan jujur nya lalu menangis tiba tiba....


" Hiks ,,,, Ara takut dan kesepian tidur sendiri " kata Ara sambil menangis membuat Frans gemas jadinya ....


" Kalau Ara lapar kenapa tidak makan? " Tanya Frans....


" Hiks ,,,, Ara malas makan sendiri...Ara rinduuu Daddy " Ara sudah mewek di tengah malam ...


" Sssttthhh ,,,, sayang jangan nangis dong Daddy kan nggak tenang jadinya liat kamu nangis " kata Frans dengan gelisah...


" Hiks ,,, maafin Ara ,,,,Ara sudah coba tahan tapi air mata Ara yang jatoh sendiri " jawa Ara dengan polos nya .....


" Haaa,,,, seperti nya istrinya Daddy sangat tak bisa hidup tanpa Daddy ?" Ledek Frans yang membuat Ara kesal ....


" Ara beneran rindu ,,,, Daddy aja yang nggak rindu Ara " teriak Ara menatap Frans kesal sambil menghapus air matanya ....


" Mmmm,,,,mmm" Ara merengek kesal melihat ekspresi wajah Frans yang masih menggoda nya ...


" Sayang Daddyh jauh lebih nggak bisa hidup tanpa kamu ,,,, oke kamu rindu Daddy tapi setidaknya kamu masih bisa tidur " kata Frans


" Daddy aja disini nggak pernah bisa tidur dengan nyanyak karna Daddy kalau tidur biasanya peluk kamu " sambung Frans...


" Ehhhh ,,,, iya kalau disini tengah malam berarti disana hampir pagi ....kenapa Daddy masih duduk di meja kerja ?" Tanya Ara dengan heran....


" Yaaa karna Daddy nggak bisa tidur " jawab Frans singkat ....

__ADS_1


Like nggak tuh ☑️


__ADS_2