
" udah sekarang kamu temenin Daddy kerja yaaa ,,,,, sekarang masih siang kan acaranya sore menjelang malam" kata Frans...
" iya Daddy" kata Ara dengan patuh memperbaiki duduk nya di pangkuan Frans.....
" kalau nggak Ara duduk aja di meja dari pada berat Daddy haru ,,,,,"
" diam sayang ,,,, malah Daddy semangat kerjanya ada kamu " kata Frans lembut lalu meminta Ara memeluknya karna dia sama sekali tak merasa terganggu
Ara diam sambil memeluk tubuh Frans menghirup aroma yang sangat Ara sukai itu ....
Frans bekerja dengan fokus meneliti setiap berkas lalu membuat proposal di laptop nya ...
" mau " tawar Frans pada Ara setelah dia meminum seteguk kopi nya
" nggak pahit " jawab Ara kembali menyembunyikan wajahnya seperti gadis kecil itu sangat menikmati posisi duduk di pangkuan Frans....
muahccc ...
Frans senang saja melihat Ara yang duduk tenang di atas pangkuan nya ,tapi ternyata itu tidak bertahan lama ....
" jangannnn " geram Frans memegang tangan gadis nakal itu di dalam bajunya ....
" mmmmm " Ara memohon menatap Frans sayu agar memenuhi keinginan nya ....
" tapi Daddy lagi kerja " jawab Frans tak kuat menatap tatapan memohon mata bulat itu
" yaaa kan nggak ganggu juga " mohon Ara sekarang menyingkap baju Frans sebatas dada lalu menempelkan wajah nya di dada Frans yang tak tertutup apapun ....
" yaudah ,,,,tapi jangan buat Daddy nggak nyaman yaaa " kata Frans kembali melanjutkan pekerjaannya dan Ara pun mengangguk .....
" dicium boleh nggak Daddy " kata Ara minta izin dan Frans pun mengangguk sambil terus mengetik sesuatu di laptop nya dengan fokus .....
deg
jantung Frans tiba-tiba berdenyut lebih kencang nyaris dua kali lipat saat Ara mencium dada nya
" Araaaa sukaaaa " gemas Ara memeluk tubuh Frans dan bersandar manja sangat menikmati tubuh Frans....
" udah yaaa " kata Frans kembali menarik bajunya kebawah ....
" belummm " Ara kembali memasukan tangan nya dan meraba raba membuat Frans geli ...
sore hari nya .....
__ADS_1
" Ara kemana yaaa " heran Frans menatap dirinya di cermin yang sudah siap dengan stelan jas putih nya,,,,
niat mau pamer karna udah ganteng ehhhh istri nakalnya malah hilang begitu saja ...
tapi karna waktu yang mendesak dan panggilan orang tua akhirnya Frans turun saja bersama Papa dan Daddy yang sudah datang ke kamarnya....
" Ara mana Dad?" tanya Frans saat dia berjalan di tengah orang tuanya itu ....
" alahhhhh,,,,, sabar Frans baru juga pisah 5 menit" ledek Papa tertawa bersama Daddy ...
" yaaa enggak pah ,,, Frans heran aja Ara kok hilang gitu aja " kata Frans terus berjalan tapi mereka baru saja tiba di lantai dua mata Frans sudah membulat dengan takjub menatap rumahnya yang sudah di penuhi oleh para tamu ....
Frans tidak bisa lagi menahan rasa harunya sebagus ini iatri kecilnya merancang pesta untuk nya walaupun hanya sebatas pesta ulang tahun dan satu yang paling menarik perhatian Frans,
panggung estetik bertatanan bunga yang di rangkai indah sepertinya di panggung itu lah momentum bersejarah dalam hidup Frans akan di ukir berlayar sampai ke masa depan ....
saat Frans datang banyak sekali tamu undangan yang menyapanya ....
" sayang ,,,,, anak Mama ganteng banget " gemas Mama mengecup kening putra nya itu ....
" tapi dasinya nggak rapi " kata Mommy memperbaiki dasi Frans...
" Ara hilang tinggalin Frans gitu aja Mom" rengek Frans yang membuat orang tuanya tertawa ....
.............
" ayo turun " kata Rey mengulurkan tangannya pada Jingga yang masih duduk di dalam mobil ....
" kak Rey nggak usah begitu jangan berlebihan" sungkan Jingga lalu menyambut uluran tangan Rey ....
Rey menatap sambil tersenyum gadis cantik yang berdiri di depan nya ini , memakai dress berwarna Demim senada dengan kemeja yang dikenakan Rey di balik jas hitam mewah nya .....
" gandeng " pinta Rey ...
" tapi Jingga nggak pantas buat gandengan sama kakak " insecure Jingga ...
" kamu ingin kakak marah " kata Rey datar yang membuat Jingga langsung memeluk lengan nya walaupun dengan sedikit Tremor...
lalu mereka berjalan masuk diiringi tatapan penuh tanya setiap orang yang melihatnya.....
" ini adalah kali pertama Jingga datang ke pesta mewah sebagai undangan ,,,, biasanya Jingga hanya jadi pengantar makanan kak " cerita Jingga dengan polos ...
" besok kamu yang akan jadi pengantin nya " bisik Rey menggoda Jingga ...
__ADS_1
" mmm,,,, Jingga rasa itu mustahil " kata Jingga dengan seulas senyum karna tak mungkin itu terjadi .....
" itu kak Frans " tunjuk Jingga lalu bersama dengan Rey menghampiri Frans yang tengah bersama teman teman yang lain ...
" ekkhmmmmm " ledek Marc tersenyum menggoda begitu Rey dan Jingga sampai ....
mereka semua menahan senyum melihat Rey yang datang bergandengan dengan Jingga .....
" calon pengantin nihhh " kata Ricard blak blakan
" doakan " kata Rey spontan....
belum juga mereka mengobrol Jene sudah datang menghampiri Rey ....
" tuan Rey " sapa Jene akan memeluk Rey dengan manja seperti biasanya .....
semua orang terdiam melihat Jingga yang tiba-tiba berpindah berdiri di depan Rey saat Jene akan memeluk Rey ....
" siapa kamu " tanya Jene baik baik .....
tapi Jingga malah mundur beberapa langkah menjauhi Rey seketika saat sadar reaksi spontan nya .....
Jingga merasa begitu tak tau diri , mengapa dia harus maju untuk mencegah wanita itu memeluk Rey sedangkan dia tak punya hak untuk itu ....
siapa lah Jingga tak akan mungkin bersaing dengan wanita berkelas seperti yang berdiri di depan nya ini ....
Jingga tak mengerti perasaan nya saat ini dia merasa begitu sesak lalu Jingga segera melangkah pergi .....
" lepasin Jingga kak " kata Jingga dengan suara kecil berusaha melepaskan genggaman tangan Rey ....
Rey menarik Jingga ke pelukan nya bahkan Rey seperti tak peduli mereka tengah berada di sekitar orang banyak ....
" dengar ,,,, Jingga punya Hak mengapa harus mundur " kata Rey menatap Jingga dalam dia paham apa yang dirasakan Jingga ....
Jingga menggeleng ....
serasa cemburu namun tak punya hak , kalaupun ingin bersaing dia tak akan mampu ....
next ...
jangan lupa selalu menunggu sesuatu yang tidak pasti 🤣🤣🤣
karna itu terasa sangat membagongkan
__ADS_1