Private Little Girl

Private Little Girl
bab 140 seperti kakak kandung


__ADS_3

seusai menelfon dengan Frans Ara dan Jingga yang masih duduk di kursi taman kampus pun menikmati sejuk nya udara siang sambil menatap ke arah jalan raya yang begitu ramai ......


" kok rasanya Ara nggak asing ya sama suasana begini " batin Ara yang masih menikmati es krim nya , entah mengapa Ara merasa sering melakukan hal ini dengan seseorang.......


" akkkks" Ara meringis saat terus mencoba mengingat tiba tiba kepalanya menjadi sakit ...


" kamu kenapa Raa ?" cemas Jingga ...


" enggak Ara nggak papa kok " kilah Ara tersenyum menatap Jingga lagian sakit itu hanya sebentar lalu hilang lagi ....


" Jingga hari ini kamu nggak kerja "tanya Ara


" enggak ,,,,aku libur seminggu ini karna majikan Aku pergi liburan bersama istrinya sebagai hadiah ulang tahun bagi istrinya " cerita Jingga yang melahap habis es krim yang tinggal segigit itu ....


" kalau gitu ikut Ara ke kantor Daddy yuk " ajak Ara ....


" ngapain kan Daddy kamu di luar negri " kata Jingga dengan polos nya ....


" tiga hari lagi Daddy bakalan ulang tahun jadi Ara mau siapin pesta buat Daddy dan Ara butuh bantuan kak Rey untuk itu " cerita Ara......


" kamu juga mau kan ikut bantuin Ara " tanya Ara yang diangguki Jingga ....


" kalau gitu ayok ke kantor Daddy ketemu kak Rey " kata Ara langsung berdiri dan memegang tangan Jingga yang masih duduk itu


" tapi ,,,," entah lah Jingga merasa minder saat ingat teman teman Frans apalagi Rey dan sang pujaan nya ....

__ADS_1


" mmmm,,,, ayokkkkkk " kata Ara merengek dan menarik Jingga Agar berjalan ....


" cieeee ,,,,, kamu takut ketemu kak Rey yaa🤣🤣🤣" goda Ara menyenggol Jingga saat mereka menuju parkiran....


" enggak kok ,,,,, aku takut ketemu kak Zico " kata Jingga dengan malu malu ....


" jadiiii😱" mata Ara langsung membulat dengan sempurna....


next ......


diruang kerja Rey yang cukup luas , dia tengah bekerja keras mengeluarkan segala ide ide nya bersama teman temannya demi memenuhi permintaan Ara yang ingin mengadakan pesta ulang tahun megah untuk Frans .......


" huffff ,,,,, jangan kan merancang pesta bahkan memikirkan pengamanan nya saja sudah bikin sakit kepala " keluh Ricard mengelus pelipisnya merasa pusing menatap peta lokasi pengawasan dari berbagai titik ....


" menatap wanita montok " kata Zico yang duduk bersandar sambil bermain pulpen itu ...


" hussssss,,,,, diam kau jangan mengingat hal begitu lagi ,apa belum cukup tamparan kata kata dari Frans kemarin " kata Marc merasa masih ngeri mendengar ucapan Frans,belum lagi ucapan itu yang seketika menjadi nyata pada Rey ....


" sorry,,,,,, baiklah Aku akan punya istri saja kalau begitu" kata Zico yang membuat teman-teman tercengang ....


tok


tok


tok

__ADS_1


" masuk " kata Rey menatap pintu ....


belum hilang tercengang mereka ,saat menatap pintu yang terbuka Ara masuk lagi bersama Jingga membuat mereka terdiam sejenak sampai 🤣


" dorrrrrr " teriak Ara ditengah keheningan dengan suara yang begitu keras membuat mereka terperanjat bahkan Ricard yang duduk di sofa terjatuh karna akan cepat cepat lari ....


" hahah,,,, haaaa🤣🤣🤣🤣🤣" Ara yang masih berdiri itu tertawa tanpa dosa menatap pria cool itu pada terkejut mendengar teriakkan nya ...


Jingga hanya bisa menutup mulut menahan tawa melihat kejahilan Ara .....


prakkkk ...


" gadis nakal " emosi Zico menggeprak meja merasa sangat terkejut,,, dia fikir beneran tembakan pistol tadi ,entah lah semenjak kejadian di restoran membuat Zico ngeri dengan gadis mafia yang suka mengantongi pistol itu ....


" siapa suruh melamun ,,,,, apa Ara terlalu cantik untuk kalian liat " kata Ara dengan pedenya duduk di dekat Rey lalu mengelus ngelus lengan pria itu dengan manja .....


Ara memeng sudah akrab dan sangat menyayangi Rey seperti kakak kandung nya begitupun sebalik nya .....


" Jingga lebih cantik dari kamu 🤭" Rey menutup mulut nya yang keceplosan....


Seketika wajah Jingga memerah, Jingga tak tau sebenarnya dari awal Jingga memang lebih menyukai Zico dari pada Rey , tapi kenapa ketika Rey berucap seperti itu ada segelintir rasa aneh yang menjalar di tubuh Jingga ......


" haaaaa ,,,, aaaa ,,, kak Rey jahat " sebal Ara lalu memeluk Rey dengan bantal dan memegang tangan Jingga berpindah duduk antara Marc dan Zico.....


" kakak jangan marah " suara lembut Jingga menatap Zico yang ekspresi wajah nya masih emosi menatap Ara....

__ADS_1


__ADS_2