Private Little Girl

Private Little Girl
bab 134 Mama yang hangat


__ADS_3

"hay sayang " senang Mama memeluk wanita cantik itu ....


" Aku kangen Tante udah lama nggak ketemu " kata nya lalu Mama juga berpelukan dengan ibu wanita itu ....


" Kenalin ini menantu ku ,,, namanya Ara " kata Mama ..


" Aku udah kenal tante " kata Bella bete saat ingat pertemuan mereka di restoran waktu itu ...


" Tapi Ara nggak kenal Maa " kata Ara dengan polos begitu Mama kembali merangkul nya ...


" Kan Ara amnesia ,,, mana ingat " kata Mama dengan lembut merapikan rambut Ara....


Lalu setelah Bella dan Mama nya pergi " kok dia kayak nggak suka Ara Maa " tanya Ara menatap punggung Bella yang berjalan bersama Mama nya


" Mungkin dia masih belum bisa terima karna kamu yang jadi istri Frans " kata Mama mengajak Ara duduk ....


" Emang dia mantan Daddy Frans ?" Tanya Ara...


" Tidak ,,, dia itu teman SMA Frans dan sudah sejak dulu mencintai sekaligus mengejar Frans tapi ,,,, Frans nggak pernah merespon nya " kata Mama dengan jujur ....


" Tapi dia cantik banget Mah ,,, kok Daddy nggak mau ya " tanya Ara heran ....


" Cantik itu nggak menjamin sayang ,,,, kalau cinta Frans memang untuk kamu dia bisa apaa" kata Mama dengan simple...


" Mmmh,,, harus emang dia yang menjadi istri Daddy lebih elegan dan juga cocok jadi menantu Mama yang glamor " kata Ara spontan masih menatap Bella yang tengah berbincang bincang dengan beberapa orang....


" Ihhhhhsss ,,,, ngomong apa kamu sih sayang ..... " Kata Mama menegur Ara ...


" Mama lebih bersyukur kamu yang jadi menantu Mama ...... Kamu itu tulus ,,, kalau masalah cantik kamu lebih cantik dari dia " kata Mama tak ingin Ara merasa insecure....


" Tapi dia lebih elegan dan berpendidikan di banding Ara Maa, cocok buat jadi menantu Mama " jawab Ara....

__ADS_1


" Oooo ,,, jadi kamu mau mundur jadi menantu Mama " kata Mama yang membuat Ara sadar akan apa yang barusan di ucapkan nya ...


" Kalau Mama emang nggak suka Ara bisa mundur kok Maa ,,, jangan sampai cuma karna hadir Ara Mama justru jadi nggak nyaman apalagi sampai buat Daddy ngelawan keinginan Mama ,,, Ara nggak pengen " kata Ara dengan tulus , mata bulat nya menatap Mama sayu...


" Tuhhh kan menantu Mama tulus " senang Mama memeluk Ara dengan sayang ....


Lalu Mama dan teman temannya memulai acara arisan bahkan tak hanya Arisan tapi juga sebagai ajang promosi untuk para owners...


" Ara tas nya bagus yaa " kata Mama saat seseorang mempromosikan sebuah tas branded import....


"Iya Mah " kata Ara mengangguk menatap Tas cantik berhiaskan permata itu ...


" Aku ambil yang itu ,,, menantuku menyukai nya " kata Mama Frans membuat semua orang menatap nya ,karna tas itu adalah barang yang paling mahal dari semua yang pamerkan sedari tadi ....


Bella menatap semakin tak suka pada Ara saat Mama Frans membelikan nya Tas seharga setengah Milyar....


" Tapi mahhh " Ara hendak menolak ....


Ara menghabiskan seharian ini dengan Mama nya yang sangat penyayang itu berbelanja , menonton dan bermain segalanya mereka coba serta terakhir saat hari sudah sore menjelang pulang mereka mampir disebuah restoran untuk makan ....


" Kita duduk diluar ya sayang ,,, Mama lagi pengen hirup udara segar " kata Mama mengelus kepala Ara dengan sayang saat mereka duduk di sofa lantai atas restoran ....


Ara tengah mengobrol santai dengan Mama sampai seorang waiters mengantarkan makanan mereka ....


" Jingga " senang Ara menyapa bahkan memeluk waiters itu dengan senang ....


" Iya Ara " kata Jingga sungkan tidak menolak ataupun membalas pelukan Ara....


" Kamu kenapa ?" Tanya Ara menatap Jingga yang menunduk itu


" Kok nggak balas pelukan Ara " sambung Ara dengan sedih menatap Jingga di hadapan nya

__ADS_1


" Aku kotor Ra ,,, nanti kamu malah kena bakteri karna Aku " kata Jingga merasa sungkan serta tak pentas berpelukan dengan Ara ...


Menatap penampilan Ara saja ,, jingga sudah mengerti berapa harga pakaian yang di pakai Ara belum lagi tante yang terlihat begitu berkelas yang duduk di sebelah Ara ...


" Ihhhh ,,,, kamu ngomong apa sih Jingga dan kita sahabat terus kenapa kamu nggak mau peluk Ara " sedih Ara mendengar ucapan Jingga ...


Tentu saja Jingga merasa minder dan tak pantas jika berteman dengan Ara apalagi karna melihat wanita yang duduk di samping Ara ....


" Duduk lah nak " kata Mama dengan hangat ...


" Nggak usah tante ,,,, aku hanya waiters disi,,,"


" Udah santai aja ,,, untuk apa malu dan insecure pekerjaan kamu kan halal " kata Mama tersenyum hangat menatap gadis pekerja keras ini ....


" Tapi Aku cuma orang miskin tante nggak pantas temenan sama Ara " kali ini Jingga benar benar merasa tak pantas untuk berteman dengan orang sekelas Ara ...


" Anak manis ,,,, kenapa merasa tidak pantas berteman dengan Ara ,,kalian itu sama harta itu bukan pembeda " kata Mama dengan hangat merangkul Ara serta Jingga agar duduk di samping nya ....


" Nggak boleh ngerasa rendah ,tante tau kamu sedang berjuang merubah nasib kamu dan semoga apa yang kamu cita cita kan tercapai yaa " kata Mama ...


" Harus semangat ya " kata Mama dengan hangat memeluk Jingga membuat Jingga terharu mendapatkan pelukan hangat seorang ibu


" Jingga kenalin ini Mama Ara " kata Ara memperkenalkan


" Tapi kok kamu nggak mirip Raa " heran Jingga spontan lalu segera menutup mulut nya yang keceplosan...


" Yaa ,,, tentu enggak inikan mertua Ara " kata Ara terkekeh ...


next .....


kemesraan tanpa batas Frans dan Ara jangan lupa tunggu up episode yang ini yaa djamin baper dehh🙏

__ADS_1


__ADS_2