
" kamu cantik kok ,,,, Daddy aja yang jelek " jawab Frans cemberut,,,,jujur saja dia merasa minder menatap deretan model pria yang berlatih bersama mereka di ruangan ini ....
terlihat sangat sempurna dari segi fisik bahkan Frans yang pria saja mengakui bahwa Model itu benaran sangat tampan ..
" masih muda lagi ,,, sedangkan Daddy ,,," Ara yang berdiri di depan Frans itu menutup mulut Frans dengan telunjuk nya ...
Ara duduk di salah satu paha Frans yang duduk di kursi itu lalu bersandar manja pada Frans bahkan mengecup pipi Frans dengan lembut....
" aduhhhhh " sorak para model dan pelatih lain di pojok yang membuat wajah Frans memerah sehingga di bersembunyi di balik kepala bagian belakang Ara menghirup aroma rambut Ara yang wangi ...
" Daddy kenapa sih ?"heran Ara memeluk leher Frans dengan gemas ....
" minder yaa🤨🤣" goda Ara yang membuat Frans semakin cemberut....
" kamu jahat😢" kata Frans dengan sedih memeluk Ara yang duduk di pangkuan nya itu ...
" ihh,,, apa sih Daddy kok ngambek 🤭" senyum menggoda Ara mengecup kening Frans tapi pria itu tidak mau menunjukkan wajah nya , dia terus saja bersembunyi di kepala bagian belakang Ara....
" Araaa😔" kata Frans meronta ronta ,,,merasa malu terus saja di goda gadis nakal itu....
haahahh🤣🤣🤣🤣
" emang aneh " tawa Mama Frans bersama Mommy ,,, geli saja melihat Frans yang biasa dingin dan tegas itu berubah manja malu malu ....
" kenapa Daddy minder ,,,, harus nya Ara yang minder bersanding sama orang tampan seperti Daddy " kata Ara memegang pipi Frans dengan kedua tangannya...
" Daddy nggak seganteng mereka " kata Frans merasa takut jika Ara berpaling dari nya ...
" astaga Daddy ,,,, nggak bersyukur banget sihh " kata Ara menertawai Frans....
" Araaa,,,, kamu paham nggak sih apa yang Daddy rasakan " kata Frans marah tiba tiba lalu menurunkan Ara dari pangkuan nya dan pergi ke ruang ganti ...
" Daddy " cemas Ara kembali menghampiri Frans di ruang ganti ...
__ADS_1
" Daddy mau kemana ?" tanya Ara menatap Frans yang sedang melepas baju itu ...
" Daddy mau balik ke kantor " kata Frans dengan datar ....
Ara berdiri di depan Frans lalu memeluk Frans yang tengah memakai kemeja itu ....
" Daddy kok gituu,,, kan latihan nya belum selesai " kata Ara dengan mata bulat menatap Frans sayu ...
" yaa,,, Daddy nggak mood aja malas ,,, lagian Daddy juga nggak bisa bisa kan , terserah kamu aja Daddy nyerah kalau kamu mau sama pasangan yang lain silahkan Daddy nggak bakalan larang " kata Frans mulai mengancingkan satu persatu kancing kemeja nya walaupun Ara masih memeluk nya
" kalau kamu emang pengen ikut fashion show Daddy bakalan izinkan dan maaf kemarin Daddy terlalu memaksakan kehendak,kamu jadi terhalang oleh Daddy tapi sekarang Daddy beri kamu kebebasan"sambung Frans berubah dingin
" Daddy kok gitu " kata Ara dengan sedih menatap Frans yang tiba-tiba berubah...
" Ara kan mau nya pasangan sama Daddy " sambung Ara
" yaa tapi ,,, Daddy nggak bisa yang ada nanti malah malu maluin kamu mending sama yang lain saja " jawab Frans melonggar kan pelukan Ara di tubuhnya...
mendengar jawaban Frans tentu saja Ara merasa sesak tak biasanya Frans berkata begitu bahkan seperti merelakan Ara bersama orang lain ....
" Ara nggak gitu maksud Daddy" kata Frans memeluk Ara dari belakang menahan agar Ara tak keluar ....
" terus apa ?" kata Ara dengan air mata yang sudah menggenang
" denger sayang " ucap Frans lembut membalikkan Ara menatap nya ,,,lalu mengelus pipi kenyal Ara diiringi tatapan matanya yang hangat ...
" Ara tau kan kalau sekarang perasaan Daddy sensitif,,, mudah marah ,cemburu ,kesal dan posesif Daddy sulit mengendalikan nya perasaan itu selalu datang tiba-tiba" kata Frans
" maaf mungkin tadi kata kata Daddy menyakiti perasaan Ara ,,,,tapi itu hanya spontanitas dari rasa minder yang Daddy rasakan " keluh Frans memegang kedua lengan Ara
" kenapa harus Daddy sih yang kena kehamilan simpatik,,, kenapa bukan Ara aja😔" kata Ara menunduk sedih
" yaa nggak papa " kata Frans
__ADS_1
" maafin Ara,,,,Ara sangat sulit mengerti tentang perasaan Daddy coba kalau Ara yang di posisi Daddy pasti Daddy bisa mengerti " kata Ara dengan cepat masuk ke pelukan hangat Frans....
" udah ,,,yang penting dedek gemoy sehat " jawab Frans mengecup perut rata Ara
" anak Daddy itu baru sebesar biji jagung tau 🤣" kata Ara tertawa saat Frans sudah mengajak bayi nya berbicara ...
" biarin ,,,, mau sebesar butiran debu pun Daddy akan tetap menyayangi nya karna dia adalah belahan diri Daddy " jawab Frans begitu tak sabar anak nya lahir ...
" ihhhh ,,,, belahan diri Ara kan dia ada di perut Ara " kata Ara memeluk perutnya sendiri tak membiarkan Frans bermain lagi
" tapi kan asal nya dari Daddy " kata Frans tersenyum menatap Ara yang tak suka karna Frans bilang bayi itu belahan diri nya
" tapi dia kan berkembang di perut Ara ,,,tetap aja dia belahan diri Ara " jawab Ara tak mau kalah merasa pernyataan Frans tak logis
" yaa tapi kalau dia lahir dia akan tetap mirip Daddy " kata Frans dengan senyum penuh kemenangan nya merasa senang mempermainkan gadis polos itu mumpung dia tak paham karna amnesia ...
" haa,,aaa nggak ada ,,,harus mirip Ara kan dia di perut Ara "kata Ara bersikeras juga ingin bayi nya meniru wajah nya ...
" sekarang gini ,,,, wajah Ara mirip siapa ?" tanya Frans
" Daddy Ara " jawab Ara mengingat bahkan wajah Ara tak ada mirip mirip nya dengan Mommy nya ...
" nahh,,, ituuu " kata Frans tersenyum penuh kemenangan...
😥😥😥😥
" haaa,,,,aaaa ,,, dia harus mirip Ara juga " teriak Ara merasa kesal karna Frans terus tersenyum penuh kemenangan...
" nggak akan ,,,,mirip Daddy🤣😂😂" goda Frans dengan senangnya bahkan mengacak rambut Ara yang sudah emosi dengan jahat nya ...
tapi
wuekkk
__ADS_1
wuekkk
wuekkk