
" Daddyh " rintih Ara agar Frans melepas nya
" itu hukuman kecil dari Daddy karna sudah menolak perintah Daddy" ucap Frans dengan tangannya melingkar manja di perut Ara
Ara bersandar ke dada Frans menikmati berendam air hangat dengan perasaan tak menentu apalagi ada Frans bersamanya ....
Frans mengambil sabun lalu menyabun tubuh Ara dengan tangan anakalnya yang sedari tadi sudah menjahili Ara .....
" Daddy " keluh Ara saat gerakan tangan Frans mulai mengganggu ketenangan nya ...
Ara berbalik menghadap Frans lalu mengambil sabun " sini biar Ara sabun Daddy juga "
Ara menyabun tangan Frans dengan lembut lalu leher Frans " ini apa Daddy ?" tanya Ara menekan tonjolan di leher Frans yang sangat menarik.....
" mmmm,,,,, hal istimewa yang cuma pria doang yang ada wanita tidak " bangga Frans dengan santai nya
" hihi hihi,,,, lucu " gemas Ara menusuk nusuk tonjolan itu dengan tangannya ....
" sudah sabun dengan cepat nanti kelamaan di air kamu masuk angin " kata Frans ...
" iya Daddy ,,,,,," Ara dengan patuh menyabun tubuh Frans .....
" kenapa manggil Daddy lagi bukannya kamu pengen panggil Hubby ?" tanya Frans pada Ara yang sedang membersihkan dada Frans setelah menyabunnya
__ADS_1
" mmmm,,,,, enak aja manggil Daddy walau kedengarannya aneh tapi lidah Ara kayak fasih manggil Daddy dari pada hubby " kata Ara dengan jujur ....
" itu karna memang sejak pertama kali kita kenal kamu manggilnya Daddy makanya kamu fasih " kata Frans .....
" stop ,,,, dada Daddy nggak boleh di mainkan sekarang cepat kita sudah berendam dari tadi " larang Frans memegang tangan Ara saat tangan nakal itu mulai bergeliya di perut dan dada nya .....
................
Diruang ganti .....
Ara duduk di atas kursi setelah selesai berganti pakaian dan bersiap ,menatap Frans yang hanya memakai handuk di pinggang nya dengan detail .....
Frans yang tengah menghadap kaca sambil memakai pomede itu hanya tersenyum lebar , sebenarnya Frans betul bahwa sejak pertama kali Ara sadar dari koma nya dan hilang ingatan Ara sepertinya sangat tertarik dan seperti jatuh cinta pada pandang pertama terhadap Frans ....
" berhenti menatap begitu " risih Frans menutup mata Ara dengan tangannya merasa salting saat Ara menatap nya begitu detail ...
" ambilkan baju Daddy sana " kata Frans yang sedang memakai deodorant.....
" nggak mau ,,,, Ara kan bukan Babu " kata Ara menolak tapi matanya masih sama sekali tak beralih dari tubuh Frans...
" kau itu istriku memang bukan babu tapi kewajiban mu layani dan menyiapkan segala kebutuhan pribadi ku " kata Frans formal...
" sama aja kek babu " ketus Ara lalu berjalan lambat menuju lemari untuk mengambil baju Frans ......
__ADS_1
Frans menghembuskan nafas berkali-kali, ternyata memang susah punya istri gadis kecil pemikiran memang sangat jauh berbeda dengan pria dewasa seperti Frans ...
sejenak Frans terdiam memikirkan kata-kata apa yang akan dia katakan pada istrinya itu agar dia paham kewajiban nya tanpa merasa Frans tengah memerintah
nya ......
" ini " kata Ara memberikan pakaian Frans yang baru saja diambilnya ...
Frans meraih pinggang Ara lalu menarik agar Ara sangat dekat posisinya dengan nya " Ara sayang ,,,,, Daddy ini suami Ara nggak boleh gitu sikapnya sama suami " kata Frans dengan lembut ....
" Tapi masa Daddy suruh Ara kayak babu " jawab Ara.....
" ok Daddy ralat ya ,,, minta tolong ..emang Ara nggak mau nolongin Daddy ?" tanya Frans
" bukan masalah nyuruhnya tapi kata kata Daddy nyuruh Ara yang bikin Ara kesel,,,,ambilkan baju Daddy sana ,,,,, udah kayak nyuruh babu aja padahalkan Ara istri Daddy " jawab Ara.........
Frans menutup mata ,,,, SALAH KATA BUKAN SALAH PEMAHAMAN RUPANYA ...
next
,
makan dirumah mertua
__ADS_1