
Setelah selesai acara makan malam , mereka masuk kedalam Villa ......
" Sekarang bobok yaa udah malam " kata Frans dengan lembut memeluk dan mengelus ngelus punggung Ara yang tiduran nyaman dalam hangat nya pelukan Frans.....
" Tapi Ara masih pengen habisin waktu sama Daddy " kata Ara lalu tanpa aba aba mengecup pipi Frans.....
" Maafin Daddy ya harus pergi karna urusan kali ini benar-benar tidak bisa di wakilkan dan Daddy juga nggak bawa kamu karna ini menyangkut keselamatan kamu " kata Frans mengecup kening Ara lalu semakin mengeratkan pelukannya.....
" Ara mengerti kok Daddy ,,,, mungkin hanya karna Ara belum pernah jauh Dari Daddy makanya begini " kata Ara
" Daddy janji bakalan selesai kan urusan Daddy dengan cepat disana agar bisa cepat pulang ,,,, sekarang tidur lah "
" Iya Daddy" kata Ara dengan patuh lalu memejamkan matanya seiring dengan kecupan selamat malam dari Frans lalu mereka tidur nyenyak dalam sejuk nya hawa dingin malam khas pedesaan.....
Next .....
Sore hari Ara mengantar Frans bersama keluarga ke bandara walaupun dengan berat hati ...
" Daddy jaga diri baik baik disana yaa " kata Ara dengan suara kecil memeluk Frans erat saat mereka sudah sampai di bandara ....
" Iya sayang ,,,, doa kan semoga urusan Daddy disana lancar dan Daddy juga bisa cepat pulang oke " kata Frans tersenyum lembut menghapus air mata yang menetes di pipi Ara
" Ara juga jaga Diri baik baik yaaa" kata Frans mengecup kening Ara, sebenarnya berat hati Frans meninggalkan Ara tapi harus bagaimana dia juga tidak mungkin membawa Ara karna itu terlalu bahaya ...
Lalu Frans segera berpamitan pada keluarga nya karna waktu keberangkatan nya hanya tinggal 15 menit lagi ....
" Daddy pamit " kata Frans tersenyum tulus mengecup kening Ara lagi sebelum pergi lalu segera menuju ke ruangan pemeriksaan jelang keberangkatan......
Ara menatap punggung Frans yang perlahan hilang di tengah ramai nya orang orang ,, entahlah tiba-tiba rasa sepi datang menghampiri Ara melihat kepergian orang yang begitu berarti dalam hidup nya ......
__ADS_1
Amnesia membuat ingatan masa lalu Ara begitu singkat , sehingga hanya kenangan dengan Frans lah yang menjadi cerita yang selalu dia ingat .....
" Udah jangan mewek ihhh ,,,, nanti Juga Daddy kesayangan kamu pulang " kekeh Papa dan Daddy Ara dengan jahat nya ....
" Mmmm,,,,, kalian jahat " rengek Ara ketika orang tuanya justru malah meledeknya yang sudah mewek .....
" Ayok pulang ,,,, ngapain sedih kan masih ada kami " kata mereka yang membuat Ara tersenyum manis ...
Di kampus .....
" Ihhhh ,,,,, habis liburan kok sedih " kata Jingga dengan hangat memeluk Ara yang duduk di kursi dari belakang. ...
" Ara sedih ,,,, Daddy pergi keluar negri jadi Ara tinggal sendiri " kata Ara dengan sedih nya ....
" Uhhhh ,,,, istri Daddy ditinggal kasihan ..." Kata Jingga dengan jahat nya
" Daddy ,,,,, semenjak Daddy tinggal semua orang jahatin Ara " keluh Ara dengan lesu meletakkan kepalanya di atas meja ...
" Tapi ,,,,"
" Kamu nggak suka yaaa ,,,, oh iya lagian kan kamu biasa makan makanan yang mahal " kata Jingga dengan lesu lupa kalau Ara itu anak orang kaya ...
Lalu dia pergi ke kantin sendiri meninggalkan Ara yang masih duduk di kelas ...
" Jingga" teriak Ara berlari dengan kencang mengejar Jingga yang sudah sampai di lorong kampus ...
" Hey ,,,,, hati hati " kata Devano memegang tangan Ara yang hampir jatuh karna berlari begitu kencang dan berhenti tiba tiba saat dia hampir menabrak Devano yang baru keluar dari lift ...
" Maaf Ara nggak sengaja " kata Ara lalu kembali berlari mengejar Jingga ....
__ADS_1
" Jingga Ara mau kok kamu traktir malah Ara senang " kata Ara dengan hangat memeluk Jingga kembali ...
" Kamu habis gajian yaa ,,, pasti enak punya uang hasil jerih payah sendiri " kata Ara pada Jingga yang masih terdiam itu. ..
" Tapi ,,,,"
" Ara ngehargain kok ,,,, malah Ara seneng di traktir sama teman dengan uang kerja keras nya " kata Ara membuat kesedihan Jingga hilang seketika....
" Terus kenapa tadi kamu cuek aja aku ajak " tanya Jingga saat mereka kembali berjalan ....
" Aku terlalu rindu pada Daddy makanya mood ku jadi tidak baik " kata Ara....
" Sudah jangan sedih ,,, kan masih ada aku " kata Jingga ...
Mereka makan eskrim lalu Ara menelpon Frans
" Hallo Daddy " kata Ara dengan wajah ceria nya
" Bahagia banget ,,,,istri Daddy 😊" senyum Frans menatap Ara dari panggilan Vidio ...
" Iya ,,,,Jingga baru gajian jadi dia traktir Ara es krim " cerita Ara lalu mengarahkan kamera ponsel nya pada Jingga ....
" Hay ,,,, Kakak " kata Jingga melambaikan tangan nya
" Hay gadis baik ,,,, terimakasih telah menemani dan membuat Ara bahagia " kata Frans juga tersenyum,,,
Baru kali ini Frans melihat wanita yang begitu tulus dalam berteman bahkan walaupun tak kaya tapi dia masih mau mentraktir Ara apalagi dengan uang hasil kerja keras nya ...
Kalau wanita lain yang berteman dengan Ara sudah pasti akan memanfaatkan Ara ,,,, apalagi Ara yang polos tapi sepertinya Jingga memang jauh berbeda.....
__ADS_1
" Aku hanya menghibur nya ,,,, dia sudah seperti langit malam tanpa bintang saat dirimu tidak ada " kata Jingga tertawa di ikuti Frans yang membuat Ara malu