
dretttttt....
" tunggu bentar Raa ,,, aku angkat telfon dulu " pamit Jingga menjauh dari Ara
" silahkan duduk pak " kata Ara sopan meminta dosen muda itu duduk disebelah nya...
" Ara aku harus pergi ke resto dulu yaaa,,, kita masuk kuliah kan masih sekitar sejam lagi " kata Jingga begitu buru buru...
" apa ada masalah ?" tanya dosen muda itu spontan melihat ekspresi cemas Jingga ...
" iya pak ,,, daaa Raa aku pergi " ucap Jingga lalu langsung berlari pergi dengan tergesa gesa ...
Ara masih menatap punggung Jingga yang perlahan menghilang " apa kamu tidak ingat dengan ku ?" tanya dosen itu dengan hangat...
" Ara amnesia pak ,,, jadi Ara nggak ingat apa apa jika itu perihal masa lalu ,,, tapi Ara sempat menemukan foto dalam tong sampah pria itu sedikit mirip dengan bapak " kata Ara formal dengan jujur nya ....
dosen muda itu tersenyum lebar saat mata bulat Ara menatap nya begitu nya detail ...
" keluarga Ara ,,, benar benar melenyapkan semua hal yang bersangkutan dengan ku dari Ara " batin dosen muda itu merapikan kaca matanya ...
penampilan nya memang sangat jauh berbeda dari biasanya semua itu dia lakukan hanya untuk semata mata mengelabuhi pengawal Ara...
selama beberapa bulan ini Bimo hanya bisa melihat Ara dari kejauhan sampai rasa rindu benar benar menyesakkan dada sampai dia dengan berani bertemu Ara secara langsung walaupun harus dengan cara seperti ini
" pakkk " kata Ara dengan sopan melihat dosen itu malah melamun ...
"iya ,,,, maafkan saya ,,, nama saya Bimo " kata dosen itu mengulurkan tangannya yang di balas sopan juga oleh Ara ...
" tadi bapak bilang ,,,kita teman masa lalu ?" ucap Ara yang membuat wajah ceria Bimo berubah suram ...
__ADS_1
" apa itu benar?" tanya Ara menatap Bimo penuh rasa penasaran...
tentu saja Ara sedikit percaya walaupun tak sepenuhnya akan ucapan desen muda ini karna sepertinya jarak umur mereka berdua tidak lah terlalu jauh...
" yaah " kata Bimo dengan pelan begitu lirih membuat Ara semakin tak mengerti
" tapi Ara tak yakin ,,, tanpa adanya bukti " kata Ara yang membuat hati Bimo bergetar...
Ara sengaja bicara begitu karna dia sangatlah penasaran ...
" apakah di mata saya terlihat ada sebuah kebohongan" kata Bimo dengan datar menatap Ara yang juga tengah menatap nya ....
" tidak " kata Ara yang menatap pria yang duduk di sampingnya ini dengan intens tapi entah mengapa mata Ara seperti sudah terbiasa menatap wajah pria ini
" mmmm,,, jelasin sama Ara " mohon Ara begitu penasaran ...
..........
"berhenti di sebelah kiri " pinta Frans pada sopir nya lalu dia turun ...
lalu Frans membeli sebuket mawar putih dan sekotak coklat untuk istri kesayangan nya .....
dengan senyum lebar Frans kembali masuk mobil nya sambil membawa hadiah untuk istri nakal nya itu ...
" kita ke kampus Ara sebentar" ucap Frans menatap jam di pergelangan tangannya....
Frans baru saja pulang menghadiri meeting di luar perusahaan dan meluangkan waktu sebentar untuk menemui istri serta bayi kecil nya yang selalu membuat nya rindu ....
....
__ADS_1
air mata Ara menetes begitu melihat foto-foto nya terlihat begitu akrab dan bahagia bersama pria ini .....
ternyata Ara punya seorang support sistem selama ini yang begitu menyayangi nya bahkan sangat dekat dengan nya ....
" lalu kamu kemana saja selama ini ?😥"itulah pertanyaan pertama yang muncul di fikiran Ara....
" mengapa tidak pernah menemui Ara ?" tanya Ara menatap pria itu penuh kekecewaan,,, ada rasa sakit yang teramat dalam di hati Ara melihat semua foto foto itu ...
Ara sangat sangat percaya bahwa pria ini adalah seseorang yang dulunya adalah sebuah pelengkap dalam hidup Ara sebelum dia hilang ingatan....
ini bukan lah tipuan ataupun rekayasa karna ada ratusan bahkan ribuan foto mereka dan itupun tak akan mungkin sebuah editan ....
" ada batasan yang harus ku jaga , ada jarak yang tak mungkin aku tempuh dan ada hati yang tak sanggup ku tembus " jawab pria itu yang merujuk pada keluarga Ara ....
" jahat sekali mereka " menetes air mata Ara membayangkan begitu tega nya keluarga menghilangkan semua hal yang berkaitan dengan teman nya ....
bukan tanpa alasan Ara berfikir begitu tapi Ara pernah menemukan sebuah foto yang fi buang ke dalam tong sampah alias sengaja di buang ....
" jangan menyalahkan mereka ,,, mungkin memang sudah takdir kita untuk tidak bisa bersama " kata Bimo dengan lirih mencoba mengotak atik perasaan Ara yang sudah mulai berfikir an macam macam itu ...
bahkan dengan berani Bimo merangkul Ara dan Ara pun yang masih hanyut dalam lamunan entah sadar atau tidak dia juga bersandar pada Bimo sambil terisak ....
" sudah jangan menangis " kata Bimo mengelus punggung Ara...
" tapi Ara sangat mencintai Daddy 😢" lirih Ara ,,, dia sangat kecewa mengapa Frans menyembunyikan semua nya dari Ara dan sekarang Ara juga sudah terlanjur mencintai nya bahkan sudah ada bayi di antara mereka
Ara itu mikir bimo pacar nya soal nya Foto foto mereka mesra semua😔
Bimo 🐷
__ADS_1