
" nggak ada Ara suka om om " sebal gadis kecil itu berjalan meninggalkan Frans yang tertawa itu
" lah kok marah ,,,, kan emang kanyataan" kata Frans mengejar Ara
" semua salah Daddy kenapa ganteng " kesal Ara menatap wajah Frans karna memang saat Ara sadar dari koma Ara berfikir kalau Frans itu masih seumuran Ara tapi taunya beda jauh banget ...
" apa liat liat " kata Ara galak pada beberapa wanita yang melirik Frans saat mereka berjalan ..
" Ayo cepattt " kata Ara memeluk lengan Frans yang berjalan santai itu bahkan dia menarik Frans melewati beberapa wanita yang duduk di pojok mall itu ....
" katanya nggak suka om om " ledek Frans masih berjalan santai memasukkan tangan kedalam saku jaket nya ......
" hmmmmm" Ara merengek dengan manja pada Frans karna Frans terus bersikap jahat padanya
Frans langsung memeluk Ara dan menyembunyikan dalam jaket begitu rengekan manja gadis kecil itu menarik perhatian banyak orang ......
Frans tersenyum lebar lalu berjalan melewati kumpulan orang-orang yang tengah makan di restoran....
" Daddy ayok makan ?" ajak Ara memainkan tangan Frans di pundaknya ....
" makan lagi ?" tanya Frans karna belum lama rasanya mereka habis sarapan ....
" makan itu " tunjuk Ara pada segelas es krim diatas meja sepasang kekasih yang tak jauh dari mereka ....
" baiklah " kata Frans lalu membawa Ara masuk setelah memesan ruang VIP
"tapi Ara mau makan disini Daddy ,,,,,sambil liat keramaian" pinta Ara ...
" tapi ,,,,"
" ayok " Ara sudah duduk saja di salah satu kursi yang di tengah ramainya pengunjung...
" yaudah " Frans menarik kursi lalu ikut duduk di depan Ara .....
" Daddy mau nggak jadi pacar Ara ?" tanya Ara spontan setelah beberapa menit mengabaikan Frans yang duduk di hadapannya itu karna menatap beberapa pasangan kekasih yang duduk tak jauh dari mereka....
" apa ?" kata Frans menahan senyum ...
ya pria dewasa itu hanya bisa tersenyum lebar menatap Ara yang tengah duduk di hadapan nya itu ,, sudah lama sekali Frans tidak jalan bereng orang yang dia cintai .....
" issshhhhh ,,,, Daddy mah tuli?" sebal Ara
" kenapa ? kan udah jadi istri Daddy ngapain ajakin pacaran lagi ?" tanya Frans balik
" haaaa ,,,, kayak asik aja gitu ,,, pokoknya Daddy harus jadi pacar Ara" kata Ara tak mau dibantah memangku tangannya
" ehhhh,,, kok maksa " tawa Frans
__ADS_1
" kalau nggak mau yaudah Ara bisa cari pacar lain " jawab Ara sakit hati menatap Frans sebelah mata ....
" emang siapa yang mau jadi pacar Ara?" tanya Frans menggoda
" kak Rey,,,, dia juga tampan kok" kata Ara yang membuat ekspresi Wajah Frans langsung berubah ....
..............
tiba-tiba Rey yang sedang bekerja mendapatkan telfon dari Frans " lo jauhin istri gueee ,,, awas kalau lo mau di deketin istri guee" bentak Frans langsung begitu Rey menjawab telepon....
" hai Boss,,,,, kau bilang apa aku tidak paham dan ju,,,,," telpon itu langsung mati ...
" dia benar-benar menyebalkan " umpat Rey menatap layar ponselnya yang sudah mati itu ...
Frans menatap Ara dengan intens penuh intimidasi bahkan menatap Ara dengan lurus membuat Ara takut sekaligus risih dengan tatapan itu ......
" ini kak pesanannya,,,, silahkan dinikmati " kata waiters cantik itu dengan sopan ...
sekarang gantian Ara yang menatap Frans tajam begitu Frans tersenyum pada waiters cantik itu....
" Ara mau pergi aja " cemberut Ara mengucek mata lalu berlari meninggalkan Frans .....
" Ara ,,,, Ara ,,, berhenti sayang " Frans terus mengejar Ara sampai Frans memegang tangannya barulah Ara berhenti berlari ....
Ara mengusap air matanya yang menetes merasa malu pada Frans apalagi beberapa orang yang menatap mereka ......
" kenapa " tanya Frans mengecup kening Ara romantis
" Ara nggak tau ,,, air mata Ara jatuh Ara rasanya sesak " jawab Ara jujur menatap Frans dengan sedih
" Ara cemburu ?" tanya Frans dengan hangat lalu gadis polos itu mengangguk
sepertinya hilang ingatan juga sangat mengganggu fikiran serta suasana hati Ara dan Frans juga paham akan hal itu apalagi pola fikir Ara sekarang yang tidak normal dia masih mencoba menyesuaikan...
" maafin Daddy ya udah bikin suasana hati Ara berubah kayak gini " Frans memeluk Ara merasa bersalah ....
" Ara udah nggak papa kok " jawab Ara dalam pelukan hangat Frans....
" yaudah kita makan lagi yaaa "
" nggak mau Ara udah nggak pengen makan Ara pengen jalan naik ke lantai atas " tunjuk Ara pada eskalator yang dinaiki banyak orang
" ngapain ,,,,, Ara pengen main ?" tanya Frans
" liat liat dulu aja ,,, kalau pengen baru main " kata Ara .....
" tapi nggak lama lama ya karna nanti sore kita akan kerumah Daddy kamu ?" kata Frans
__ADS_1
" rumah Ara?" tanya Ara berbinar senang
" iya ,,,, nanti disana ada Mama sama Papa juga " kata Frans memberi tau ....
" kalau gitu ayok kerumah Ara aja sekarang " semangat Ara .....
" nanti sekarang nggak ada orang ,,,, orang tua kita pada kerja kalau masih siang begini mending belanja yuk ?" ajak Frans...
" ayokkkkkk" kata Ara meronta senang lalu mereka menuju lantai tiga mall tempat pakaian dan segala kebutuhan pribadi.....
" Daddy Ara liat kesana yaaa " izin Ara pada Frans saat mereka memasuki sebuah toko jam tangan ......
Frans mengangguk membiarkan Ara berjalan melihat dan mencari jam yang dia sukai sedangkan Frans juga sedang melihat lihat beberapa jam yang mungkin saja disukainya .....
Ara berjalan dengan senang menatap setiap jam yang terpajang dalam toko sangat bagus bagus sekali dan ya dengan harga yang fantastis .....
Ara terus berjalan sampai sebuah jam tangan di dalam etalase kecil terpisah menarik perhatian nya ......
" jangan kau sentuh ,,,, kau tak akan sanggup membelinya " kata seorang wanita dengan julit pada Ara ......
Ara langsung menatap wanita itu ,,, dia bersama beberapa temannya dan juga beberapa pria yaaa sepertinya mereka memang orang orang yang sangat berkelas jika dilihat dari pakaiannya ....
lalu Ara kembali lagi menatap jam itu tak peduli dengan ejekan wanita itu ....
" apa kau tuli ,,,, jika rusak kau tak akan sanggup menggantinya ,,,," tegas wanita itu lagi memandang Ara sebelah mata .....
" ataau kau tidak bisa membaca berapa harga jam itu ?" kata teman wanita itu lagi sedang beberapa pria yang berdiri bersama mereka hanya memandang Ara seolah merendahkan .....
" kenapa kalian sewot aku kan tidak menggangu kalian" jawab Ara
" kau tidak menggangu tapi wanita sepertimu hanya merusak pemandangan... " kata seorang pria itu dengan sombong lalu memanggil maneger toko dan memintanya mengusir Ara .....
karna tak pantas seorang wanita dengan tampilan seperti Ara masuk ke toko jam ekslusif seperti ini apalagi tanpa membawa apapun di tangannya ....
dari ujung Frans mendengar keributan Frans berlari kesana takut malah Ara kenapa kenapa ......
" Ada apa sayang ?" tanya Frans saat melihat istri kecilnya menunduk di tengah beberapa orang yang berdiri mengelilingi nya ....
Ara mengangkat kepalanya lalu berjalan manja mendekati Frans dan memeluknya " Ara pengen beli Daddy " kata Ara dengan manja ....
" pengen beli apa sayang ?" tanya Frans mengelus ngelus kepala Ara dengan hangat walaupun dia sudah punya feeling tak enak ...
" pengen beli toko ini sama isinya terus pengen beli harga diri mereka " tunjuk Ara pada beberapa orang yang tadi mengejeknya...
" baiklah sayang " Frans melambaikan tangan lalu masuk 10 orang pengawalnya
next
__ADS_1
like