
Frans membawa Ara masuk ke ruangan VIP di dalam resto itu , setelah mereka duduk di sofa dan memesan makanan Frans bertanya pada Ara.....
" kemana aja kamu ?" tanya Frans memegang lengan Ara agar menatapnya sepenuh nya ....
" kan dari markas kata Ara tadi " jawab Ara matanya menatap Frans intens ...
" seminggu ini " tanya Frans dengan nada sedikit meninggi ...
" tau nggak Daddy cariin kamu , ditelpon nggak bisa ,di cari nggak ketemu kamu kemana haah " omel Frans.....
" heheheee " Ara malah terkekeh melihat pria dingin itu mengomel ....
" jawab " tegas Frans....
" sebenarnya kamu anggap Daddy calon suami kamu apa nggak sih Ra " ucapan Frans spontan karna melihat Ara terus saja tertawa seolah tak peduli dengan kemarahan Frans ....
Ara memeluk lengan Frans lalu bersandar manja ke dada Frans dan memejamkan mata nya .....
" jawab kata Daddy" kesal Frans karna tidak di respons Ara sama sekali ...
Ara terkejut mendengar kerasnya suara Frans lalu memperbaiki duduk nya di atas pangkuan Frans miring menaikkan kedua kakinya ke atas sofa panjang yang mereka duduki ......
Frans memijat pelipisnya melihat Ara ternyata memang susah jika beda umur Frans fikir dengan memarahi Ara gadis kecil itu akan membuatnya takut atau setidaknya dia tidak mengulangi kesalahan yang sama lah ini dia malah semakin manja .....
karna biasanya jika wanita itu di marahi mereka akan takut atau menangis lah Ara semakin di marahi semakin manja .....
__ADS_1
Ara memeluk lalu bersandar nyaman di Dada Frans dan seketika tertidur ....
" Ara ,,, Ara " panggil Frans yang sama sekali tak di respons karna Ara tak hanya menutup mata tapi beneran tidur Frans bisa membedakannya ....
tak berselang lama pelayan datang mengantarkan pesanan mereka lalu Frans makan sendiri karna terlanjur lapar sedangkan Ara masih tidur di pangkuannya ...
" apa yang Ara lakukan seminggu ini sampai dia terlihat sangat lelah ?" kata Frans merapikan rambut Ara yang menutupi wajahnya....
hampir satu jam berlalu Ara membuka matanya ....
" Daddyh " panggil Ara saat dia membuka mata yang terlihat hanyalah Frans yang sedang melamun tapi ternyata Ara masih di dalam pelukan dan duduk di pangkuan Frans....
" udah bangun ,,,, makanlah pasti lapar " kata Frans mendudukkan Ara di sampingnya ...
" Daddy ayok makan " ajak Ara
" Daddy udah makan tadi pas kamu tidur ,,,,Daddy lapar belum makan siang " jawab Frans yang diangguki Ara ....
setelah serangkaian acara makan Ara selesai baru Frans menanyai Ara ....
" kemana aja seminggu ini ?kenapa hilang tanpa kabar?" tanya Frans.....
" maafin Ara ya Daddy nggak ngabarin Daddy ,,,, seminggu ini Ara pelatihan di ruang bawah tanah" jawab Ara dengan jujur
" ruang bawah tanah ? latihan apa? bela diri ?" tanya Frans
__ADS_1
" tidak ,,,, fisik Ara terlalu lemah untuk latihan berat jadi Ara cuma latihan ringan tapi hasilnya sangat berdampak baik bagi perlindungan diri Ara " jawab Ara
" latihan apa?" tanya Frans
" latihan menembak Daddy " jawab Ara sembari mengeluarkan pistol nya dari saku dress nya ....
" terus kenapa pistol nya di kantongin bahaya tau nggak " kata Frans mengambil pistol itu dari tangan Ara
" ini kan cuma pistol ukuran paling kecil menurut standar makanya bisa Ara kantongin " jawab Ara....
" ya tapi berbahaya ,, mau ukuran nya standar atau enggak yang namanya senjata api tetap lah berbahaya " kata Frans
" iya berbahaya kayak Daddy 🤣🤣🤣" kata Ara tertawa ....
" stop becanda Daddy serius " tegas Frans...
" belajar sama siapa kamu ?" tanya Frans tenang walaupun difikirannya sudah terlintas seorang pria
" Om ganteng Daddy dan satu yang paling Ara suka dada nya sixpack Ara jadi nggak perlu liat foto lagi tapi bisa liat langsung" cerita Ara dengan polos ....
Ara memang suka bahkan sangat suka sekali melihat pria berdada sixpack dan mengoleksi foto foto tentang pria berdada sixpack dan berperut kotak
" yang seperti ini Daddy " kata Ara menunjukkan salah satu foto di ponselnya pada Frans dengan polos nya
HAY PARA AYANG KU NOVEL KITA UDAH DAPAT COVER EKSKLUSIF MANGA TOON NIH DI LIAT DONG SAMA DI LIKE SUKA NGGAK ..?
__ADS_1