
" Jingga kamu kenapa ?" Ara berlari mengejar Jingga dan di halaman cafe Ara baru bisa meraih tangan Jingga agar tak semakin pergi .....
" maafin aku Raaa " kata Jingga saat mereka duduk di kursi luar cafe
" mending sekarang kamu temuin lagi suami kamu ya ,,,,aku pulang aja " kata Jingga merasa sungkan karna telah bersikap begini...
" jawab pertanyaan Ara,,,,Jingga " kata Ara menatap bahkan mendesak Jingga ....
akhir nya Jingga bercerita kepada Ara tentang kejadian beberapa hari yang lalu serta apa yang dia lihat .....
" kak Rey gitu juga ?" tanya Ara dengan mata melotot...
" kak Rey yang mana ?" tanya Jingga ...
" yang ,,,, yang tadi nyuruh kamu duduk " kata Ara mengingat .....
Jingga mengangkat bahu jijik " bahkan aku melihat dia bersama tiga orang wanita ...." jawab Jingga jujur ...
" astaga " terkejut Ara .....
" tapi walaupun begitu kak Rey orang baik kok " kata Ara menatap Jingga jujur ....
" yaaa mungkin mereka begitu karna beberapa alasan ,,,, tapi kita juga nggak boleh membenci mereka hanya karna hal itu " kata Ara saat hati nurani lebih berfikir logis dari pada hanya menyalah kan karna suatu hal saja ....
" mereka begitu mungkin karna mereka jenuh , apalagi kesibukan mereka yang begitu melelahkan tapi mereka nggak tiap hari begitu kok " jawab Ara memberi sebuah kebenaran pada Jingga .....
__ADS_1
" emang kalau suami kamu yang begitu kamu nggak jijik apa Ra ?,,,,,, atau kamu akan tetap menerima nya ?" heran Jingga.....
Ara yang mendapat kan pertanyaan seperti itu berfikir sejenak .....
sedangkan tujuh pria dewasa yang berdiri di belakang mereka tanpa mereka sadari pun , juga sedang menunggu jawaban dari Ara ....
" kita itu tidak bisa mengaitkan kejadian dimasa lalu dengan masa depan seseorang ,,,,,misal nya suami Ara yang begitu Ara akan tetap menerima nya kok tetapi asal kejadian itu terjadi sebelum dia kenal Ara " jawab Ara simple.....
" karna itu bukan lah sebuah penghianatan " tegas Ara .....
" kita nggak bisa ,,,,, menyalahkan seseorang atas masa lalu nya Jingga ,,,, intinya saat dia bersama kita dimasa depan dia bukan lah seperti orang yang dimasa lalu lagi ,,, baru itu nama nya perubahan " kata Ara dengan segenap pemikiran nya ....
" jadi kamu akan tetap menerima?" tanya Jingga menatap Ara ....
" tapi dengan mereka begitu itu bukan lah solusi dari rasa jenuh yang mereka miliki " kata Jingga ....
" iya Jingga mungkin mereka salah ,,,, tapi kamu kan tau ,,,, Hakikat manusia itu alah khilaf yang berarti tak luput dari dosa dan salah ..... lagian kita kan juga pernah berbuat salah di masa lalu belum tentu kita lebih baik dari mereka " kata Ara...
muahcccc ....
" istri Daddy dewasa banget ternyata " bangga Frans memeluk Ara yang duduk di kursi itu dari belakang ...
" Daddy kapan datang " heran Ara ingin menatap Frans yang memeluk nya itu tapi tak bisa karna Frans memeluk nya sangat erat ....
" maafin Jingga ya kak " kata Jingga menunduk setalah menghadap pada semua pria itu
__ADS_1
" kau minta maaf pada siapa manis ?" senyum merekah Zico pada Jingga gemas yang membuat wajah Jingga memerah begitu menatap wajah hangat Zico yang sudah langsung duduk saja di kursi sebelah nya ...
" pada mereka " kata Jingga dengan suara kecil nya ....
" tidak pada ku ?" goda Zico mengangkat sebelah alis nya ....
" tidak ,,,,, kau kan tidak ada disana waktu itu " jawab Jingga menatap Zico sambil tersenyum....
" itu karna dia sedang check in di tempat lain " sewot Rey meresa kesal melihat Jingga langsung akrab dengan Zico ...
Jingga menatap Rey yang terlihat sangar itu dengan ngeri" setidak nya dia tidak bermain dengan tiga wanita langsung seperti mu " jawab ketus Jingga ....
karna memang mungkin dari semua orang yang ada disini Rey lah orang yang paling tidak disukai Jingga ....
kali ini Rey benar benar merasa dirinya hina sampai seorang yang pertama kali melihatnya sudah langsung jijik bahkan benci menatap nya .....
tapi kenapa rasanya sakit sekali saat kata kata itu keluar dari mulut orang yang sudah berhasil membuat nya jatuh cinta pada pandang pertama 😢😔.....
Jingga menunduk tak sanggup menatap wajah murung dan terluka Rey seperti nya ucapan Jingga barusan menyakiti perasaan Rey. ....
" yaaa ,,,,, mungkin aku memang menjijikkan " kata Rey tersenyum kecut dengan perasaan remuk ,,,, tak ada lagi kata yang bisa mewakili perasaan nya selain sebuah penyesalan ....
lalu Rey berlari pergi meninggalkan semua nya dan mengendari mobil nya dengan perasaan yang begitu tak tertahan kan ....
kok like yaa sedikit banget sihhh,,,, katanya suka dan favorit cerita ini kalian boong ya 😔
__ADS_1