
bersandar nyaman menikmati kopi nya diiringi candaan ringan dari sahabatnya.....
" Kenapa Frans ?" Tanya Yuda ...
" Tidak ,,,,Aku hanya merindukan istriku " jawab Frans santai menatap dua gadis kembar yang tengah memesan makanan yang cukup jauh dari mereka karna mereka duduk di pojok ....
" Alahhh ,,,, Frans bahkan belum sehari kau sudah merindukan nya " kata Ricard geleng kepala diikuti tawa yang main nya ....
" Aku juga tak tau ,,, hanya saja hatiku rindu " kata Frans dengan jujur nya ....
" Bukan kah itu Ara " tebak Rey menatap gadis kecil yang membelakangi mereka itu ....
" Kau aneh aneh saja ,,,, Ara nakal itu cuma satu bukan kembar " kata Zico merasa ucapan Rey tak logis dan ikut menatap ke arah sana ....
Apalagi pakaian nya sangat jauh berbeda ! .....
" Tapi itu memang Ara " kata Ricard walaupun sedikit ragu saat kedua gadis kecil itu berpelukan sehingga wajah mereka terlihat miring walaupun tidak sepenuhnya.....
" Araaaa " panggil Frans dengan nada sedikit keras di tengah ramainya orang .....
" Daddy " kata Ara reflek saat mendengar suara femiliar itu lalu pandangan nya menyapu seluruh ruangan ....
" Kenapa Ra ?" Tanya Jingga ....
" Aku kayak denger suara Daddy " kata Ara masih terus menatap sekitarnya dengan detail ....
" Daddy ?" Heran Jingga ....
" Heyyyy " teriak Rey melambaikan tangan nya pada Ara membuat gadis kecil itu tersenyum....
Ara langsung menarik tangan Jingga dan membawanya menuju meja di pojok cafe ....
Semua pria dewasa itu menahan senyum melihat kedua gadis imut itu tengah berlari ....
Brukkk
__ADS_1
Ara mendarat mulus di dada Frans yang tengah duduk santai di single sofa itu ....
Muahcccc
Frans mengecup kening Ara yang duduk disebelah sambil memeluk nya hangat ....
" Hehhhhh ,,,, kalian kalau mau bermesraan pesan ruang VIV ,,, mataku sakit melihat kalian " omel Rey menatap tak suka pasangan beda usia itu ....
Super uwuuu ,,,, uwuuuu ....jiwa jomblo nya kan kasihan ...
" Ihhhh ,,,, iri aja " kata Ara bodoh amat lalu mengecup pipi Frans lagi setelah melepas kan pelukan nya
" Ternyata Daddy juga disini" tanya Ara menatap Frans sepenuhnya dan melupakan semua opnum di sekitar nya ...
" Ara " panggil Jingga yang masih berdiri itu karna Ara melupakan nya ...
" Ehhhh ,,,,, Jingga ayo duduk " sungkan Ara , merasa bersalah karna sudah melupakan Jingga saat bertemu dengan suaminya ..
Tatapan semua sahabat Frans sekarang berfokus pada Jingga yang masih berdiri itu .....
" Ayo duduk " ajak Frans dan sofa yang masih kosong hanya sebelah Rey atau Zico ...
" Ayo duduk Jingga " kata Ara yang masih memeluk manja lengan Frans...
" Mereka siapa Ra ?" Tanya Jingga menunduk tak ingin pria dewasa itu terus menatap wajah nya .....
" Jangan takut mereka semua itu orang baik kok ,,, kenalin ini suami Ara " kata Ara meminta Frans mengulurkan tangannya...
Jingga langsung mengangkat kepalanya dan menatap Frans sekaligus Ara " suami ,,,, aku fikir Ayah kamu Raaa " jawab Jingga dengan polos yang mengundang tawa teman teman Frans ....
" Apa aku terlihat begitu tua ,,,, sampai kamu berfikir aku Ayah Ara ?" Kata Frans memelas ....
" Bu ,,, bukan begitu kak ,,,, kan Ara memanggilmu Daddy " kata Jingga menggaruk tengkuknya malu ....
" Emang kamu fikir setiap orang yang manggil Daddy itu harus pada Ayah nya Jingga " kata Ara tertawa dengan kepolosan Jingga ...
__ADS_1
" Maaf Ra " kata Jingga ....
" Ini teman temannya Daddy " kata Ara memperkenalkan kan ....
Jingga menatap deretan pria dewasa yang tersenyum menatap nya itu .....
" Silahkan duduk " kata Rey hangat menatap gadis yang berdiri di sebelahnya itu dengan kagum ....
Tapi saat Jingga menatap Rey ,,,,ingatan nya beberapa hari yang lalu langsung terbayang bayang....
Pantas Jingga merasa femiliar dengan wajah wajah pria ini rupanya beberapa hari yang lalu Jingga memang bertemu dengan mereka kecuali dengan suami Ara dan pria yang duduk di sebelah suami Ara .....
Senyuman Rey memudar saat gadis kecil itu menatap nya dengan jijik , walaupun tidak di sampai kan tapi terlihat jelas dari tatapan nya .....
" kenapa Jingga ?" Tanya Ara berdiri saat melihat Jingga seperti sesak merasa tidak nyaman ....
" Maaf Raaa ,,,, Aku harus pergi dari sini " kata Jingga langsung berlari keluar tapi tangan nya langsung di tahan Ara ....
" Yaa tapi kenapa ?" Tanya Ara....
" Aku nggak suka Raa ,,,,, liat mereka " ucap Jingga pelan merasa begitu jijik saat menyaksikan apa yang mereka semua lakukan beberapa hari yang lalu .....
" Pergilah sayang tenang kan dia " kata Frans memberikan izin lalu setelah Ara dan Jingga pergi ....
" Apa kalian ingat gadis lucu itu ?" Tanya Frans seperti seorang psikopat....
" Tidak ,,,, aku baru pertama kali melihat nya " jawab Marc ....
" Dia sangat feminim" puji Zico merasa kagum melihat sikap Jingga
" Apa kami pernah bertemu dengan nya ?" Tanya Rey to the point....
" Yaaa ,,,, dia adalah orang yang mengantar makanan ke tempat kalian check in bersama sama waktu itu ,,,,,jadi wajar dia jijik menatap kalian " kata Frans memberi tau kebenaran serta penuh penekanan di akhir kalimatnya....
" Tidak ,,,, tidak " bahkan Rey berusaha menangkal fikiran buruk nya ,,, kenapa hatinya bergetar hebat dibuatnya.....
__ADS_1