
" mending jadi sugar Baby mah di sayang sayang dari pada jadi istri nggak pernah di romantisin " umpat Ara menatap Frans geram ...
Frans mengecup pipi Ara dengan senyuman manis penuh damba
" jadi kau juga ingin di perlakukan seperti sugar Baby sayang " ucap Frans dengan suara serak yang membuat Ara merinding ....
" haa,,aaa ,,,enggak Daddy " kata Ara takut takut serta ngeri ...
" dengar ,,, hanya wanita murahan yang menjual tubuhnya pada setiap pria " kata Frans dengan tegas ...
" iya ,,, dibelikan barang branded serta uang yang banyak ,,,tapi apa guna nya semua itu jika mahkota di dalam diri nya telah di renggut oleh pria yang tidak memiliki status yang jelas terhadap nya " kata Frans....
" dan kamu cukup senang dengan membaca cerita nya tidak dengan hobi melihat mereka secara langsung" kata Frans memberikan aturan baru untuk Ara ...
" hehheeee,,,, Ara kan juga punya Daddy " kekeh Ara mengecup pipi Frans...
" iya Daddy punya Ara ,,,, tapi Daddy adalah suami Ara bukan sugar Daddy" tegas Frans...
" dan satu lagi ,,,,, uang yang Ara terima dari Daddy itu nama nya nafkah bukan bayaran " tegas Frans...
" mmm,,, Ara paham kok ,,,kadang Ara ngomong gitu karnaa Ara keingat cerita film yang biasa Ara tonton " kata Ara...
" ayo makan " ajak Ara dan disela sela makan gadis nakal yang kepo itu masih sempat saja menatap kegiatan pria tua itu ....
" ahhhss,,,,Daddy tangan Om nya masuk ke rok " tawa Ara tersenyum geli melihat pria tua itu bersama gadis kecil ....
__ADS_1
" mmm,,, nanti juga bakal di perko** sama si tua bangka itu " kata Frans dengan malas lalu selesai makan mengajak Ara pulang...
" Daddy kita tidur di hotel yuk " ajak Ara saat mereka baru keluar dari resto ...
" kenapa emang kamu nggak nyaman tidur di rumah kita " tanya Frans heran ...
" bukan gitu ,,,kita kan nggak pernah tidur di hotel " alasan Ara padahal mungkin kamar yang biasa mereka tempati saja Fasilitas nya sudah melebihi hotel ...
" ini permintaan dedek gemoy lo Daddy " kata Ara mengelus ngelus perut nya untuk lebih meyakinkan Frans ....
" yaudah ayok " kata Frans mau saja dan mengajak Ara ke resepsionis untuk bertanya sekaligus melakukan pembayaran
" wahhh,,,,dedek gemoy ๐" senang Ara dalam hati ,,, ternyata hamil membuat kehidupan nya semakin mudah ....
" ayok sayang " kata Frans yang sudah mendapatkan kunci kamar hotel ....
" ngebayangin apa kamu ๐คจ" goda Frans pada Ara....
" eng,,,enggak bayangin apa apa " elak Ara memeluk Frans...
Frans membuka pintu lalu saat pintu terbuka Ara langsung berlari menghambur ke atas ranjang empuk itu ....
" wahhh,,, kamar nya nyaman banget Daddy " senang Ara menarik selimut begitu menikmati keindahan kamar yang mewah yang ukurannya tak terlalu besar itu .....
" lepas sepatu kamu dulu Raaa " kata Frans dengan geli manatap gadis nakal yang bergelung dalam selimut itu
__ADS_1
" hehehe,,lupa" kekeh Ara duduk lalu melepas sepatu nya dan yang paling parah dia melempar ke dekat pintu ...
" astaga " Frans mengelus pelipisnya melihat kelakuan Ara ...
" ayok bobok Daddy " ajak Ara menatap Frans yang duduk bersandar di sofa itu .....
" ganti baju dulu nanti kamu kebangun lagi kalau pake baju kayak gitu" kata Frans teringat saat dulu Ara juga terbangun tengah malam....
" tapi kan disini nggak ada baju Ara Daddy " kata Ara berdiri di hadapan Frans yang duduk di sofa itu ...
Frans melepas jas nya lalu membuka dasi " pakai kemeja Daddy saja " kata Frans memberikan kemeja yang baru saja di lepas nya pada Ara ...
" tapi belum di cuci " kata Ara dengan jahil nya dan langsung takut saat mata Frans menyipit menatap nya ..
" iya ,,, iya Ara pake Daddy galak " kata Ara berlari ke kamar mandi
setelah merapikan jas nya Frans berpindah duduk ke atas ranjang sambil melihat ponsel nya ...
muachhh ...
kecupan tiba tiba mendarat di kening Frans ...
glukkk
Frans meneguk salivanya saat menatap Ara
__ADS_1
wajib like