Private Little Girl

Private Little Girl
bab 80 sixpack


__ADS_3

saat mereka keluar kamar Ara begitu takjub melihat pesona rumah berlantai tiga yang mereka tempati ini saat mewah belum lagi Ara melihat sangat banyak sekali pelayan dan pengawal yang tengah beraktivitas berbeda dari semalam yang begitu sepi ....


" kenapa berhenti ?" tanya Frans saat Ara berhenti berjalan saat mereka akan menuruni tangga.


Ara menatap Frans dengan canggung " yaudah kita naik lift aja deh " kata Frans tertawa saat tau permasalahan Ara ...


" ini semua gara gara Daddy tau nggak " sebal Ara menatap Frans yang menertawainya itu .....


" pokoknya Ara mau turun tangga dan Daddy harus gendong " tegas Ara semakin emosi saat Frans terus tertawa ....


" iya ,,,, iya Daddy gendong " kata Frans mengelus kepala Ara....


" Daddy " teriak Ara ngeri saat Frans menuruni tangga sambil menggendong Ara dengan sebelah tangan saja .....


" Ara bukan anak kecil,,,,, mmmmm" Ara berpegang erat erat keleher Frans ....


" tenang sayang nggak bakalan jatuh kok lagian kamu kan kecil dan ringan banget " kata Frans terus berjalan menuruni tangga ...


sampai dibawah mereka disambut oleh banyak pengawal dan pelayan yang menunduk hormat dengan sangat formal dan sopan .......


lalu Frans menurunkan Ara dan berjalan menuju ruang makan


" pagi boss " sapa Rey saat Frans datang bersama Ara ke ruang makan .....

__ADS_1


" pagi kak Rey " sapa Ara melambaikan tangannya dengan ceria berbeda dengan Frans yang hanya mengangguk....


" pagi nyonya " sapa Rey balik formal ...


" kak Rey bukan sih ?" kata Ara bertanya dengan heran .....


Ara berjalan mendekati Rey bahkan sudah sangat dekat dia masih berjalan menatap Rey dengan begitu dekat ,, Rey sudah keringatan dan bergeser beberapa langkah karna Ara terus mendekatinya ......


saat Ara akan menyentuh wajah Rey Frans langsung memegang tangan Ara" apa yang akan kamu lakukan?" tanya Frans datar


" Ara cuma mastiin ini kak Rey atau bukan " jawab Ara polos


" itu memang beneran Rey " tegas Frans karna Ara akan kembali mendekati Rey walaupun Frans sudah menariknya pelan ....


Rey bernafas lega dulu baru menjawab " ini memang Aku nyonya tapi sekarang aku sedang berada di lingkungan kerja makanya harus formal " jelas Rey seperti biasa ....


" ooooo,,,, begitu " kata Ara mengangguk paham


" kalau begitu ayok ikut makan " ajak Ara memegang tangan Frans untuk segera duduk .....


" ayok kak Rey " ajak Ara setelah dia dan Frans duduk ....


" terimakasih nyonya tapi saya udah sarapan kok " tolak Rey halus karna melihat ekspresi Frans sepertinya ada feeling tak enak di hati Rey .....

__ADS_1


" ayokkk ,,,,, Ara pengen sarapan sama kak Rey juga " kata gadis kecil berdiri itu menyeret tangan Rey agar ikutan duduk bersamanya dan Frans...


melihat Rey yang terus menolak keinginan istrinya Frans pun bicara " duduk lah Rey ikut sarapan bersama kami " kata Frans .....


Ara mengisi piring Frans dengan makanan lalu juga akan mengisi piring Rey tapi dilarang oleh Frans " piring Rey biar pelayan yang ngisi " kata Frans memanggil seorang pelayan ....


" ngapain pelayan Daddy Ara kan ada , lagian kan kak Rey teman Ara juga bukan cuma teman Daddy " kata Ara tetap mengisi piring Rey......


" nggak boleh ,,, kamu itu istri Daddy cuma boleh ambilin Daddy makanan orang lain nggak boleh" ucap Frans lalu meminta pelayan yang sudah berdiri di dekat Rey itu untuk melakukan tugasnya ....


Rey hanya bisa geleng kepala melihat keposesifan dan kecemburuan sahabatnya itu tapi Rey cukup paham apalagi mengingat Ara yang hilang ingatan ......


Ara mengisi piring nya sendiri lalu mulai makan bersama Frans dan Rey tanpa beban seolah tak terjadi apa apa dengan mereka barusan


" kak Rey punya perut dan dada sixpack nggak ?" kata Ara bertanya dengan spontan saat ingat sesuatu ....


uhukkk


uhukkk


" gadis kecil ini benar-benar mengantarkan ku kelubang buaya " rintih Rey membatin meminum air karna keselek


like and hadiah

__ADS_1


__ADS_2