
seminggu telah berlalu semenjak kejadian itu tapi ,sejak saat itu jugalah Frans tidak pernah lagi bertemu atau mendengar kabar Ara bahkan nomer nya tak pernah aktif dan tak ada yang bisa Frans lakukan identitas serta keberadaan Ara sangatlah privasi sulit di ketahui .....
Frans turun dari mobilnya dengan penuh kharisma seorang pebisnis muda sambil merapikan dasinya karna siang ini dia datang ke perusahaan Marc sahabatnya dalam rangka menghadiri acara peluncuran produk mobil sports yang di kelola langsung oleh perusahaan Marc perbuatan nya .....
belum ada tamu yang masuk kedalam perusahaan mereka semua menunggu di lobby sehingga siapapun yang datang akan sangat tersorot dan menjadi tatapan ratusan pasang mata ........
Frans berjalan dengan cool nya di sampingnya ada Rey yang tak kalah pentingnya dan dibelakang nya di ikuti beberapa pengawal pribadi nya .....
" cobalah untuk fokus lupakan dia sejenak " kata Rey pelan saat menatap ekspresi dingin wajah Frans.....
" aku hanya merindukan gadis nakalku " lirih Frans tanpa mengubah ekspresi wajah nya memang tak bisa Frans pungkiri Ara sudah masuk cukup dalam ke kehidupan nya sampai Frans merasa ada yang kurang tanpa Ara ....
" bersabarlah,,,,,, mungkin gadis limited edition itu sedang bersembunyi " kata Rey mengelus lengan Frans seolah mengerti akan apa yang dirasakan sahabatnya ....
lalu Frans bertegur sapa dengan para sahabat karib nya sekaligus teman nongkrong š¤£
"ada apa bro ,,,, ekspresi mu saat melihat yang bening bening malah semakin dingin saja𤣠" kekeh Ricard saat Frans menghampiri mereka ......
__ADS_1
"nggak cuma bening tapi udah transparan " tawa Rey menatap penuh minat wanita wanita di sekeliling nya ...
" bisa tidak topik nya diganti ?" ketus Frans lelah dengan obrolan tak berguna para sahabatnya......
lalu Frans dengan langkah cepat menuju meja untuk mengambil segelas minuman ...
" aduhhhh " suara lembut seorang wanita saat Frans tak sengaja mengenai lengannya sampai tas genggam nya jatuh .....
" maafkan aku " ucap Frans saat menatap wanita itu karna memang dia yang salah ....
" tidak apa apa tuan " senyum lembut wanita itu hendak menunduk mengambil tas nya tapi rok yang pendek membuat dia ragu dan kesulitan untuk berjongkok apalagi sangat banyak sekali orang orang disekitarnya.....
Frans kembali berdiri lurus menatap siapa orang yang menjatuhkan bahkan lebih mirip melempar tas nya dan Frans langsung terpaku menatapnya ....
Ara berjalan dengan anggun nya memakai stelan kerja seorang wanita pebisnis dengan rok pendek dan high heels yang dipakainya yang terlihat sangat elegan ......
tataan rambut dan make up natural nya semakin menambah kesan mengagumkan terhadapnya sampai semua orang terdiam menatapnya .......
__ADS_1
hilang sudah tampang anak anak yang melekat pada diri Ara saat gadis kecil itu berpakaian kantoran dan berjalan anggun diikuti beberapa pengawalnya layaknya seorang CEO......
Frans tersenyum lebar lalu mengambil tas gadis kecil yang beberapa hari ini sudah mengacaukan perasaan dan hatinya...
" terimakasih tuan Frans " senyum manis Ara mengambil tasnya di tangan Frans saat dia sudah berdiri di hadapan Frans tersenyum manis pada Frans
penampilan,cara bersikap dan tutur kata Ara benar benar membuat Frans meninggalkan dunia nyata untuk beberapa waktu
" saya pamit dulu " kata Ara formal dan melangkah pergi
" tunggu ,,,," Frans menarik tangan Ara sampai gadis kecil itu berbalik kembali ke hadapannya .....
" apa ?" tanya Ara dingin ekspresi wajah nya seperti menantang Frans saja di tengah keramaian tapi juga terlihat jelas bahwa dia sedang marah karna melihat Frans bersama wanita itu ....
" berani sekali kau pamit pergi begitu saja setelah apa yang kau lakukan padaku seminggu ini " kata Frans penuh penekanan....
.
__ADS_1
Ara mendongak menatap Frans dengan dingin penuh intimidasi tapi membuat perasaan Frans semakin tak karuan saja ....
" aku bukan Ara ?" kata gadis kecil itu pada Frans.....