
" satu hal yang harus kamu tanam dalam hati kamu nak ,,,, tunduk lah pada orang yang pantas kamu tunduki dan angkatlah kepala mu saat tunduk mu tak dihargai " kata Daddy Ara yang begitu membekas dalam ingatan Ara .....
" dan mulai hari ini , kamu memiliki kekuasaan yang sama disetiap harta dan tahta yang Daddy dan Mommy kamu miliki " kata Daddy menandatangani sebuah surat pernyataan di depan Ara ....
" terimakasih Daddy ,,,, sudah begitu menyayangi Ara sampai Daddy mempersiapkan segala nya untuk masa depan Ara " kata Ara memeluk Daddy nya ....
" walaupun Ara hilang ingatan tapi kepandaian, kepintaran dan kelihaian Ara itu tidak hilang sayang ,,,, coba lah berbagai hal sampai kamu terbiasa kembali ,,,, jangan banyak diam dirumah karna kamu memiliki tuntutan dan ancaman yang begitu besar " Daddy memeluk anaknya itu dengan iba ...
" tapi ingat satu hal ,,,,, dahulukan lah Frans sebelum kamu melangkah karna Daddy sudah menyerahkan hak serta tanggung jawab terhadap kamu kepada nya " Daddy Ara sangat tak ingin jika anak nya nanti sampai salah langakh
"hargai dan hormati dia tetap lah terlihat seperti kucing imut di depan orang lain walaupun pada hakikatnya kucing lebih hebat dari pada harimau " kata Daddy ....
" apakah ada ,,,, dendam yang harus Ara balaskan Daddy di masa depan ?" tanya Ara penuh keseriusan....
" ada nak ,,,, jika suatu saat kebenaran terungkap dibalik kematian kakek dan nenek mu yang mati tersiksa dalam sebuah kamar sempit berbalut penderitaan yang sadis ....yang sampai hari ini Daddy masih mencari dalang dibalik kejadian itu " kata Daddy Ara meneteskan air mata saat ingat bagaimana penderita kedua orang tuanya....
" mereka harus membayar tuntas semua penderita itu " ucap Daddy Ara penuh dendam ....
__ADS_1
" tapi dimana Daddy saat kejadian itu terjadi ?" tanya Ara ....
" mereka membuang Daddy nak ke penangkaran buaya " Daddy menjadi begitu tak tenang saat mengingat kembali bagaimana perjuangan nya untuk dapat selamat dan setelah selamat pun dia hanya bisa melihat penderitaan kedua orang tua nya tanpa bisa berbuat apa apa ....
Ara mendengar setiap kata dan kalimat yang keluar dari mulut Daddy nya yang secara tidak langsung juga mengalirkan dendam membara dalam hatinya untuk melakukan sebuah pembalasan .....
" jika Ara menemukan orang itu Ara tidak akan pernah membunuh nya tapi dia ,,, harus menyaksikan orang yang dia sayang mendapati perlakuan yang sama seperti yang Daddy serta kakek dan nenek rasakan " kata Ara penuh dendam .....
sudah menjadi tradisi dalam kehidupan mafia secara turun temurun dimana luka dan kejahatan masa lalu yang menjadi dendam di masa depan dan akan di balaskan dengan acara yang kejam tanpa mengenal belas kasihan ....
diperjalanan pulang ,
perkataan Daddy nya langsung mengubah pola fikir dan cara bersikap Ara bahkan rasa takut nya seperti hilang berganti sebuah rasa percaya diri ......
setidaknya Ara telah mengetahui sedikit kepribadian nya lewat pembicaraan singkat dengan sang Ayah bahkan sekarang Ara tertantang untuk mengetahui apa yang dirinya bisa dan mahir ......
salah satu yang sangat ingin Ara coba adalah bela diri , karna tidak mungkin rasanya seorang pewaris mafia tidak bisa bela diri .....
__ADS_1
" tapi dimana Ara harus mencoba nya ?" kata Ara bingung karna kata Daddy Ara tidak boleh menunjukkan kehebatan dan kekuasaan nya di depan orang lain jika tidak dalam kondisi terdesak ....
" pak ,,,, Daddy Frans jago bela diri tidak ?" tanya Ara pada sopir sekaligus pengawal yang bersamanya ...
" setau saya jago sih nyonya ,,,, tapi beliau hanya menggunakan kepandaian nya saat terdesak " jawab pengawal itu
Ara tersenyum penuh arti mendengar jawaban pengawal itu " Ara bisa minta ajari bela diri aja sama Daddy " batin Ara mencari alasan yang logis agar Frans tak curiga...
" tapi Daddy mau nggak ya ?" tanya Ara
sesampai di kantor Frans Ara langsung menanyakan nya pada Frans apakah Frans mau atau tidak mengajarinya bela diri ...
" mau ,,, tapi ada syarat serta bayarannya " kata Frans menaikkan sebelah alisnya sangat tertarik dengan keinginan istrinya walaupun merasa aneh tapi berpeluang laba yang sangat besar🤣🤣🤣😏...
" tapi Ara nggak punya uang kalau harus bayar Daddy ?" keluh Ara saat Frans mengajukan pertanyaan.....
" bayar nya boleh nggak pake uang sayang "jawab Frans sambil tersenyum miring
__ADS_1
" terus bayar pake apa ?"
like and hadiah