Putri Cantik Milik Tuan Reymond

Putri Cantik Milik Tuan Reymond
Menyedihkan


__ADS_3

disekolah Rara


hiks....hiks...


suara anak kecil menangis tersedu sedu sambil menutup wajahnya dengan telapak tangan, hingga tangisan pun semakin menjadi jadi


"udah gak usah nangis gitu kan aku udah bilang kamu gak punya papa". seru anak itu


"iya nih rara gak punya papa kayak kita kan ada papa rara gak punya". kata anak perempuan lainnya


"gak usah temanan sama rara. Rara gak punya papa". seru temanannya yang tadi


tangisan Rara semakin kuat dan menimbulkan ricuh dikelas A. lalu terdengar suara dan lalu memeluk rara.


"kamu jangan nangis ya. ayo sini sayang".ucap lembut ibu guru hasanah. beliau seorang guru senior di tempat sekolah rara.


"ayo duduk sini dulu. Rara mau minum apa".ucap ibu guru hasanah


dan rara hanya menggelengkan kepalanya.


" kamu masih marah sama teman kamu". tanya bu guru


dan.lagi rara menganggukkan kepalanya.


"mama rara mana? apa ibu guru bisa bertemu".tanya bu guru sekali lagi. ternyata rara menjawabnya


"mama kerja". jawab rara sambil mengusap air matanya yang tersisa.


Tak lama dari kejadian berlangsung datanglah sang tante inez.


sambil beejalan cepat setengah berlari elza menyusuri lorong sekolah dan sampailah elza pada ruangan guru. ibu guru hasanah


tok...tokk...tokkk


"permisi bu".ucap sopan inez


"maaf. anda tantenya rara".tanya bu guru

__ADS_1


inez menganggukkan kepalanya dan bu guru pun mempersilahkan masuk ruangannya yang sudah ada rara dalam keadaan tidur karena kelelahan menangis.


" maaf bu ini sebenarnya ada apa".lirik ines yang melihat rara yang tidur sambil sesegukkan karna habis menangis.


"begini mba. sepertinya terjadi kesalah pahaman. saat makan istirahat tadi. teman teman rara mengatakan bahwa rara?". bu guru menghentikan kata katanya dan menghela nafas sejenak lalu


"kata teman temannya. Rara tidak punya papa. Apa itu benar mba". tanya serius bu guru pada inez


dan inez hanya menghembuskan nafas kasarnya.


huftt


"sudah ku duga ini pasti akan terjadi". suara hati inez.


"maaf bu.. yang bisa menjawab ini adalah ibunya rara. dia sedang kerja diluar kota di bandung dan rencananya hari ini sudah pulang . maaf saya telepon sebentar".izin inez keluar sebentar untuk menelpon elza


karna elza sudah menghubungi inez jam 5 subuh bahwa sebentar lagi akan sampai dijakarta sekitar jam 7an karna mobil yang di tumpangi elza ban nya bocor harus di perbaiki dahulu demi kelancaran perjalanan.


tutt...


"hallo"


"iya bisa bentar gue kesana. gue baru aja selesai mandi. ya udah elu tunggu gue disana ya".jawab elza


"iya oke gue tunggu".


inez kembali keruangan guru tadi dan rara pun masih tertidur karena kelelahan menangis.


"bu guru. sebentar lagi mamanya rara datang. mungkin udah dijalan nanti ibu bisa tanya sendiri dengan orangnya. Maaf saya tidak bisa memberikan info kepada anda. sebelum orangnya memberikan izin".kata sopan inez pada bu guru


"baik lah mba saya akan menunggunya".jawab halus bu guru hasanah


setelah 30 menit menunggu akhirnya yang di tunggu datang juga. dengan berpakaian ala elza yang casual baju kemeja berlengan panjang dan jeans karet membalut kaki jenjangnya yang mungil terlihat sekali penampilan yang cantik dan berkelas.


akhirnya pintu pun di ketuk


tokk tokk...

__ADS_1


"silahkan masuk". suara dari dalam ruangan


ceklekkk


"maaf bu.. eh nez..masih disini elu gue kirain?."


usstttt ...menempel kan jari telunjuknya ke bibir tanda bahwa inez mnyuruhnya diam dan menunjuk kearah rara yang sedang tertidur.


dan seketika itu juga di elza menutup mulutnya dengan tangannya sebelah kanan dan melirik rara.


"maaf ini sebenarnya ada apa bu..kok rara bisa tidur disini. rara sakit?".beruntun pertanyaan yang di lontarkan elza dan melirik arah elza dan ibu guru.


"begini bu. apa ibu ini mamanya rara".


"iya saya mamanya rara".jawab cepat elza


"tapi.ada sesuatu yang mau saya tanyakan pada anda dan tentunya". sambil melirik inez


karena lirikan itu elza lalu menunggu di luar ruangan saja. agar bu guru dan elza bisa saling bertukar fikiran.


"maaf bu. teman teman rara mengejek rara bahwa rara tidak punya papa".ucap pelan ibu guru itu dan


deg.


elza merasa bergemuruh di dadanya . apakah rahasia itu harus dibongkar sekarang tapi itu adalah aib yang di tahan elza bertahun tahun?.kata hati elza


"begini bu. sebenarnya papa rara itu ada tapi kami berpisah sebelum rara lahir dan papanya rara tidak tahu tentang kehadiran rara. karena saya sendiri merahasiakan kehadirannya. maaf saya tidak memberitahukan pada anda". bohong elza dan menampilkan senyum sehingga kebohongan yang tercipta membenarkan keadaan sebenarnya.


mungkin belum saatnya elza berkata jujur untuk saat ini.


"maaf .. kalo saya terlalu ikut campur masalah anda bu. sekali lagi saya minta maaf?".ucap bu guru hasanah merasa tidak enak bertanya pada elza tentang rahasia pribadi


"tak apa bu.. saya seharusnya minta maaf".kata elza dan perbincangan tersebur berakhir setelah rara terbangun mendengar suara mamanya yang sedang berbicara pada bu guru hasanah.


" mama". pekik rara yang langsung bangun dan berlari kearah mamanya


""""""""

__ADS_1


ayo mampir kekarya temanku.😉😉



__ADS_2