Putri Cantik Milik Tuan Reymond

Putri Cantik Milik Tuan Reymond
Menemui


__ADS_3

Setelah mengetahui rencana istrinya kini tuan Reymond mengajak Elza untuk bertemu dan membicarakan apa yang harus diselesaikan secara tuntas.


Tuan Reymond bukan tak ingin bertanggung jawab apa lagi melihat darah dagingnya bersama Elza membuat Tuan Rey yang biasa disapa. Sangat menyukai anak itu.


Sangat cantik dan juga sangat menggemaskan.


"Baik lah Elza aku akan bicara padamu sekarang" suara berat tuan rey yang mengajak mengawali pembicaraan agar tak canggung diantara mereka.


"Begini..Maaf Elza aku tak bisa mempertanggung jawabkan atas semua perlakuan burukku padamu empat tahun silam . Maaf kan aku saat itu aku" ucap tuan Rey yang m'enceritakan dari awal tentang saat itu dan pada akhirnya.


Elza merasa sedikit menyimpan luka atas semua ini.


Bertahun tahun mencari siapa ayah biologis dari seorang putri yang telah dilahirkannya dengan susah payah.


"Masalah biaya kehidupan Rara akan aku tanggung sepenuhnya sampai dia dewasa" ucap tegar daddy Deren.


"Terima kasih atas perhatian daddy atas Rara tapi maaf Rara hanya tahu jika El lah papanya" kata Tata lagi.


"Baiklah mungkin itu sangat bagus akan tetapi bukan aku tak mau mengakuinya sebagai putriku" ucap mertua Elza ini.


Setelah pembicaraan selesai akhirnya Elza memutuskan untuk pulang karena dari tadi Deren menelponnya beberapa kali tapi malah tidak diangkat oleh Elza.


Bukan tak mau mengangkat telepon dari suaminya dikarenakan sedari tadi mode telepon Elza hanya " Diam" tanpa getar.

__ADS_1


Elza bergegas pulang lalu setelah sampai dirumah saat hendak masuk kerumah Elza melihat suaminya tengah duduk di kursi ruang tamu yang terlihat duduk seperti orang gelisah.


"Sayang?" sapa Elza menegur Deren.


Deren lalu mendongak dan langsung berdiri memeluk Elza posesif.


"Apa yang dibicarakan daddy padamu sayang?" ucap Deren.


"Kamu tau aku habis temuan sama daddy rey" jawab Elza dan Deren hanya


" Iya aku tahu tapi apa saja yang daddy bahas tadi bersamamu dan kamu tidak akan meninggalkan aku kan?" tanya Deren lagi.


Melihat raut wajah sedih Deren pun membuat Elza tertawa terbahak bahak.


Yang tertawa pun langsung menghentikan tertawanya dan mulai menyipitkan mata.


"Kamu menertawakan aku ya?" kata Deren yang mulai curiga.


Ketika itu pula Elza menghentikan tawanya dan langsung berlari kearah kamarnya. Rasa malu itu ketika muncul saat Elza menyadari kesalahannya. Karena asik memikirkan sesuatu Deren yang melihatnya langsung merampas tubuh yang masih ramping itu dan langsung memeluknya membawanya kedalam pelukan.


Deren mengangkat tubuh Elza ala bridal style dan membawanya menuju kamar mereka.


Deren langsung menyambar bibir ranum Elza tanpa melepasnya. Berpagut pagutan berdecak decak dan suaranya pun terdengar keseluruh ruangan.

__ADS_1


Tanpa melepaskan ciumannya kini tubuh Elza sudah polos tanpa disadarinya.


"Ughhh" lengguh Elza karena jari jari panjang Deren menerobos masuk ke inti Elza yang basah dan membuat semakin basah.


Dan Deren pun ternyata sama telah polos seperti Elza. Mereka memulai penyatuan tersebut dengan cinta dan juga kasih sayang.


Lengguhan dan ******* memenuhi isi kamar itu.


"Lebih cepat sayang aku mau sampai" desis nikmat Elza yang merasa termanjakan oleh sang pemilik perkakas gagah.


Dengan berpacu dalam melodinya hingga pada akhirnya suara indah itu keluar juga dari sang pemilik raga tersebut.


.


.


"""""""


belum panaskan...nanti otor ad cerita baru tapi blm ada ya..yang suka panas panasan nanti kita kepnasanπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


mampir yuk dikarya temanku.😍😍


__ADS_1


__ADS_2