Putri Cantik Milik Tuan Reymond

Putri Cantik Milik Tuan Reymond
Bergairah


__ADS_3

Setelah mengungkap kan isi hatinya dan juga keinginannya ada rasa takut yang membuncah didalam dirinya.Semacam penolakan yang akan diterimanya karena Elza belum menjawabnya dengan pasti akan tetapi hasrat birahi ini ingin sekali segera dituntaskan.


"Apa aku boleh meminta hakku" ucap sekali lagi El di hadapan Elza.


Semacam semburat wajah sedih akan tetapi akhirnya Elza menganggukkan kepalanya.


Dengan sigapnya El menciumi Elza dengan lembut dan penuh cinta memberikan ******* yang bergairah dan memuncak. Kedua tangan El tak diam yang sambil mengelus punggung Elza dengan mesra masih dalam pagutan dan kecupan berdecak decak saling bertukar imajinasi.


Hingga kelehernya. Elza mengigit bibir bawahnya karena terbawa suasana dan Elza juga sudah lama tak melakukannya.


Tangan El mencapai bukit kembar Elza memberi pijatan lembut dan El meninggalkan gigitan disana .


Saat El ingin membuka baju Elza.


"Lakukan dengan Deren" bisik Elza yang sudah terbawa suasana.


Dan El mengangguk dan langsung menciumi bibir Elza lagi hingga mereka sama sama polos.


El menuntun Elza kekamar rahasia dan membaringkan Elza tanpa melepaskan pagutannya.


Dan mereka memulai sesi percintaan.


(Aku skip)


Setelah satu jam bertempur bercinta akhirnya. Cairan hangat mengalir kedalam rahim Elza. Dan seketika itu juga.


El tumbang diatas tubuh istrinya.


"Aku mencintaimu Elza" suara serak El


Dan Elza lagi lagi tersenyum melihat El penuh dengan keringat yang membasahi tubuh maconya.

__ADS_1


"Aku juga mencintaimu" jawab Elza pasrah.


Dan lagi lagi El menarik Elza dalam sesi percintaan sekali lagi. Tak cukup sekali.


Setelah pukul 7malam. El menghentikan aksinya entah berapa kali El membuat Elza mengerang nikmat dibawah kungkungannya. Menyebabkan Elza susah untuk berdiri.


"Au...."lirih Elza yang berdiri dan segera ingin membersihkan tubuhnya yang lengket akibat percintaan tiada henti.


Dan El selalu mengulang ulanginya.


Saat El keluar mandi . melihat Elza kesakitan .


"Kenapa sakit ya" canda El


Elza mencubit pinggang El


"Aduh sakit"


"Makanya jangan kuat kuat kan jadi gini" ucap elza lesu.


Lalu El mengendong Elza dan duduk didalam bathup yang telah di isi air hangat dan aroma terapi.


Bukan mandi ternyata mereka mengulanginya.


Elza yang lebih dulu berpengalaman memimpin peperangan itu.


Nikmat sekali, nikmat


Setelah pukul 9 malam El menghentikan peperangan tersebut melihat Elza lemas.


"Aku lapar" suara pelan Elza

__ADS_1


"Astaga aku lupa memberikan istriku makan. Maafkan aku tak usah kemana mana kita makan disini " ucap lembut El yang mencium sambil meremas bukit kembar Elza.


"Dasar mesum" gumam Elza kesal. dari tadi digempur tanpa memberikan asupan makanan.


"Terlalu"


Setelah menunggu beberapa menit akhirnya pesanan El datang.


Elza melihat smartphone selularnya ada banyak beberapa panggilan yang tak terjawab. Dari inez tiga kali calling. Nana satu divisinya dan beberapa nomor yang tak dikenal.


Akhirnya Elza menelpon Inez. Dan mengatakan bahwa dia masih lembur dikantornya dan sebentar lagi pulang.


"Ayo makan" ajak El merenangkul Elza yang masih menggunakan selimut melilit di tubuhnya.


"Jangan bicara saat makan" ucap El.


"Hem" jawab Elza


Setelah makan Elza sudah mandi dan memakai pakaiannya.


"Deren ayo kita pulang kasian Rara" bujuk Elza. karena dari awal pertempuran tadi banyak kerjaan El yang tertunda akhirnya El mengerjakannya saat Elza bersiap siap.


"Maaf sayang aku melupakan putri kecil kita" sesal El.


Setelah membereskan berkas yang ada di mejanya Deren dan Elza langsung keluar dari kantor dan menuju mobil mewah El. mereka langsung pulang menuju rumah.


Saat didalam perjalanan. sesekali El mencuri pandangan melihat Elza dari samping.


"Cantik sekali" gumam El yang memuji kecantikan Elza yang alami. tetapi tak terdengar oleh Elza karena pandangan Elza kedepan dan terlihat melamun.


Entah melamunkan apa lagi .

__ADS_1


"""""""""


Mau bobok siang dulu nanti lanjut lagi..😪😪😪😪


__ADS_2