
Sejak beberapa hari yang lalu permintaan Deren untuk mengajak Elza menemui orang tuanya ternyata dikabulkan oleh Elza.
Dikamar Elza
"Aku bagus gak pake baju ini" tingkah lucu Elza yang mengaduk aduk isi lemarinya demi mendapatkan baju yang pantas untuk menemui mertuanya keluarga Deren.
"Mama.. mama cantik cukup ini aja" puji Rara yang melihat mamanya bersiap siap untuk menemui oma Rara.
Tak sampai satu jam Elza mematut penampilannya dari atas sampai bawah dan hasil tetap sama yaitu Cantik
"Ayo " ajak Elza pada Deren yang sedari tadi menunggu Elza bersiap siap.
"Mama hati hati jangan pulang malam ya" lirih rara yang berada di ambang pintu yang menyaksikan mamanya yang akan pergi
Dan ternyata Elza mendengarnya
"Kan aku udah bilang dari tadi coba di ajak aja Raranya kasian ditinggal sama inez " kata Deren
"Tapi" Elza meragu sebab Elza takut jikalau melihat kehadiran Rara membuat suasana pertemuan pertama kali gagal.
Dan elza takut keluarga Deren akan menolaknya
berbagai argumen dan dan pendapat akhirnya Deren tetap mengajak Rara untuk menemui orang tuanya
Tak apa bila ditolak keluarganya tak menjadi masalah karena Deren sudah menjadi suami sah dari Elza, sah di agama dan hukum . karena beberapa minggu yang lalu Deren telah melegalkan pernikahannya dengan Elza tanpa sepengetahuan Elza tentunya .
Malam ini sekitar jam 19.13 menit akhirnya Elza sampai dikediaman orang tuanya.
Sebelum sampai dirumahnya Deren telah menelpon mommynya bahwa sang menantu akan datang kerumah dan mengajak putri dari Elza
Deren sedikit bercerita pada mommy nya bahwa Elza seorang janda dan memiliki seorang anak perempuan . sebelumnya mommynya sempat menolak akan tetapi melihat kesungguhan Deren baru lah mommy nya mengizinkan Elza beserta anaknya untuk ikut dalam jamuan makan malam keluarga Reymond.
Suasana dirumah.
"Assalamualikum mom" deren memberikan salam dan mencium tangan mommy nya dengan tekzim
"Walaikumsalam El" jawab mommy El
"Mana menantu mama El kenapa gak disuruh masuk" mommy El langsung menuju pintu utama dan keluar untuk mengajak masuk menantunya itu.
__ADS_1
ceklekk
Dan sontak membuat Elza langsung terkejut mendengar suara pintu yang dibuka begitupun dengan Rara langsung bersembunyi dibalik tubuh mamanya.
" Hai" Sapa mommy El
"Assalamualaikum nyonya" salam Elza kepada mommy El
"No...bukan Nyonya tapi Mommy ..oke " perintah mommy El
dan mereka pun saling memperkenalkan diri dan ketika momny El melihat anak perempuan yang masih setia bersembunyi dibalik tubuh mamanya kini mulai menampakkan diri.
"Hallo nama kamu siapa. ayo sini ikut oma. panggil oma aja ya" suara lembut mommy El memanggil Rara dengan kasih
akan tetapi rara masih setia berada dibalik tubuh mamanya.
"Halo juga" jawab Rara pelan.
"Ayo sini ikut oma. kenalan dulu dong . Ayo sini" ajak mommy El
dan rara pun tak lagi merasa takut kini rara berjalan poelan ke arah mommy El.
Deg
" maaf momy bilang apa" suara Elza menghentikan lamunan mommy El.
"Oh maaf saya melamun... Ayo masuk jangan takut" sambil memegang tangan mungil rara dan menyuruhnya untuk masuk kedalam rumah mewahnya.
"Mom.. Daddy mana" tanya El
"Oh.. daddy mu sedang ada kunjungan katanya sebentar lagi pulang . Tunggu la sebentar" jawab mommy El yang melihat jam mewah yang melingkar di lengan tangan kanannya.
"Ayo kita langsung makan malam aja. mommy udah laper. Ayo sayang rara" ajak momm El dan mereka pun makan bersama.
Acara makan malam itu cukup khidmat tanpa kehadiran daddy El . kini mereka sedang berada di ruang keluarga . saat berbincang bincang suara sepatu berjalan mendekati mereka siapa lagi kalo bukan daddy El.
"Selamat malam semua" suara bariton pria tak lagi muda tapi masih terlihat menawan dan gagah dia adalah pemilik rumah mewah yaitu Tuan Reymond D Tungka.
"Hai.. ini anak yang kau ceritakan itu El. " saat melihat rara dengan seksama dan
__ADS_1
Deg
"Mirip El kecil . Matanya seperti mataku" suara hati Tuan reymond
ternyata disana Elza tidak ada. Elza sedang berada di kamar mandi tamu. karena ketumpahan air yang di minum rara. lalu elza membersihkannya dikamar mandi khusus tamu.
melihat Elza berjalan mendekati keluarga El
"Nah itu dia Istri El . dad" bisik mommy El dan langsung daddy El membalikkan badannya melihat perempuan yang sedang berjalan kearahnya dangan senyum yang manis sekali. dan tentu saja Cantik
"Astaga.. Dia" Tuan reymond membelakkan matanya melihat Elza dengan intenz
"Selamat malam tuan. Maaf saya istri Deren dan ini putri saya Rara" Elza menjulurkan tangannya untuk menyalami mertuanya tersebut . dan langsung di sambut Tuan reymond dengan cepat. dan dan menganggukkan kepalanya.
"Apa dia tidak mengenali aku. bahkan aku sangat mengenalinya lebih dari sentuhan tangan" hanya suara hati Tuan reymond
Tuan reymond tak banyak bicara saat pertemuan itu. lebih banyak berbicara pada El putranya dan begitu pula mommy El hanya berbicara bertiga dengan Elza dan juga putrinya.
"Papa" Suara Rara mengagetkan dua pria yang ada di depannya mereka saling menoleh kesumber suara itu.
langsung dijawab oleh El
"Ayo sini sayang kenalkan dulu ini opa" ajak El memperkenalkan daddynya pada anak Elza
tapi Rara hanya memperhatikan daddy El dengan menatapnya seperti perasaan hangat dan ingin dipeluk oleh sang opa
saat Rara mendekat . Rara langsung memeluk Tuan reymond dengan cepat seperti merasa ada getaran aneh didalam tubuhnya.
"papa" lirih Rara didalam pelukan Tuan reymond
dan kejadian itu di saksikan Elza dan langsung menuju kedua pria itu untuk mengambil Rara yang berada didalam pelukan Tuan reymond yang tak lain Papa kandung Rara.
"Biarkan begini" Suara berat daddy El
deg
"Suara ini. Suara laki laki yang telah memaksaku dan berkali kali melakukannya padaku. oh tidak mungkin . mana mungkin" lirih Elza.
""""""
__ADS_1
met malem....potong dulu ya...agak panjang iniππππ