
Selama diperjalanan hanya keheningan yang melanda. Tidak ada percakapan serius didalam mobil El. Hanya deru nafas mereka karena Rara yang sudah tertidur lelap dalam pelukan sang mama.
Setelah sampai dikediamannya Elza langsung menuju kamar karena membawa Rara yang masih tertidur lelap sepanjang perjalanan.
Saat Elza hendak masuk kedalam kamar.
"Elza" suara pelan Deren
"iya" Elza pun menoleh Deren
"Apa kita bisa bicara sebentar" tanya Deren
Elza hanya menganggukkan kepalanya
Kini Deren Elza sedang berada di taman belakang rumah.
"Ada yang ingin kau jelaskan" Tanya Elza
"Maaf. Aku sebenarnya" jawab Deren ragu
"Kau sebenarnya anak orang kaya mengapa kau membohongi aku " Tanya Elza
"Maaf. Elza aku" jawab Deren terputus.
"Sudah. Aku tak ingin mendengarnya lagi" jawab Elza yang berlalu meninggalkan Deren sendirian diam mematung.
Membohongi Elza dengan mengatakan bukan orang berada dan berasal dari orang biasa . Setelah melihat kebenarannya. Ternyata Deren anak konglomerat.
Terlebih lagi rumah mewah dan megah arsitektur yang luar biasa. Rumah bergaya yunani modern berpilar lebih dari delapan dan rumah terdiri dari tiga lantai . Wow seperti tak bisa dijelaskan dengan kata kata.
sangat mewah sekali.
__ADS_1
Tetapi tidak dengan hati Elza . Elza beranggapan Deren telah membohonginya selama ini untung selama menikah dengan Deren laki laki itu belum sama sekali menyentuhnya.
Meskipun Elza bekas wanita malam bukan bearti Elza gampang memberikan segalanya.
Setelah beberapa hari yang lalu membuat hubungan Elza dan Deren memburuk., sampai saat ini mereka enggan untuk bertegur sapa meski dihati mereka bertanya tanya dan saling egois.
" Mama pulang" suara lantang Elza menggema diseluruh rumah.
"Baru pulang lu" tanya inez
"Kenapa sih dieman mulu sama laki elu. Gue perhatiin dari kalian pulang makan malam kayaknya udah konslet . Ada apa sih?" selidik inez yang melihat Elza yang duduk sambil membuka sepatu hak tingginya.
"Kepo banget si lu " jawab kesal Elza yang melempar sepatunya ke atas sofa.
"Ya tentu la gue kepo. Kita itu satu rumah,mana gak sekamar sama laki gimana kalo laki elu cari perempuan lain tuk menuntaskan hasrat birahi" tanya selidik inez.
Dan Elza langsung melirik inez dengan tatapan tajamnya.
Yang ditanya malah pergi kekamarnya dan membanting pintu.
Brakkkk
Seketika itu juga inez menutup kupingnya dan mengelus pelan dadanya.
"Kayaknya udah bucin tapi gak mau jujur" gumam inez yang berjalan ke arah dapur dan menuangkan sedikit demi sedikit minuman bersoda kegelas bulatnya.
Dikantor Miguel
"Apa apan kerja kalian"
srekkk....srekkkk...
__ADS_1
Proposal yang baru dibuat oleh divisi perencanaan di robek kasar oleh El karena tidak sesuai dengan yang diharapkannya.
"Buat yang baru lagi. Cepaatttt" teriak kesal El
Lalu pintu dibuka kasar oleh laki laki paru baya siapa lagi kalau bukan sang empunya perusahaan Tuan Reymond D Tungka.
"El kenapa kau marah marah" tanya santai daddy El
"keluar kalian" perintah El
Lalu mereka pun keluar berhamburan. Untung saja ada sang presedir nyawa mereka terselamatkan kali ini.
" Jangan suka marah marah El tak baik untuk kesehatan mu" kata daddy El yang melihat anak sulungnya emosi sama seperti dirinya dahulu muda. Sangat mirip sekali.
"Ada apa dad. Kenapa daddy kesini?" tanya sopan El pada daddynya.
"Kenapa?Apa aku sudah tak boleh mengunjungi perusahaanku yang aku bangun sendiri" jawab dan tanya daddy El
"Maaf kan aku dad aku hanya terbawa suasana" jawab sekenanya El
"hahahhaha" daddy El tertawa lepas
Dan El menyipitkan matanya jarang sekali dia melihat daddynya tertawa lepas seperti itu.
"Jangan mengejekku dad"
"Cemburu menguras hati. Bersabarla" Nasihat daddy El. dan dia hanya menghembuskan nafas kasar.
""""""""
Kasih semangat donk...😉😉😉
__ADS_1