
Tak perlu waktu lama untuk segera sampai di kediaman anak sulungnya Miguel hanya membutuhkan waktu 20 menit sudah sampai digerbang masuk rumah Elza.
Sebelum meluaskan rumah Elza. Deren tak perlu lagi ini dan itu semuanya hanya untuk elza sang pujaan hati. Tak penting berapa uang yang dia keluarkan untuk rumah sang ratu dalam kehidupannya.
Tuan terkesima melihat rumah baru Elza lebih bagus dibanding rumah sebelum direnovasi. Ulah siapa lagi kalau bukan anak sulungnya. Sedemikian itu lah sangat cinta hingga berapa pun harganya menjadi tak masalah.
Sampai digerbang utama mobil tuan Rey langsung menuju lobby utama rumah. Sekelilingnya berbagai tanaman bunga hias yang terpajang sangat mengoda mata.
"Cantik"
Tok..tok...
Ceklekkk. Pintu terbuka dari dalam.
"Maaf tuan silahkan masuk. Tuan Deren sudah menunggu anda" sapa pelayan rumah itu.
Deren sengaja mengambil satu atau tiga pelayan yang ada dirumah mewah ayahnya untuk menjadi asisten rumah tangga tugas mengawasi pelayan yang baru diperkerjakan.
"Hai dad.Mom" Deren menyalami kedua orang tuanya dengan sopan.
"Papa" pekik Rara senang.
"Hay girl" sapa Deren.
"Mama mana?" tanya Rara karena dari tadi Rara hanya lihat sana sini tapi tak menjumpai mamanya.
"Mama dikamar sayang. Mama sedang istirahat. Ayo papa temani melihat mama sebentar" ajak Deren sambil mengandeng tangan mungil anak sambungnya sekalian adik beda ibu.
__ADS_1
Kemiripan antara Rara dan Deren hanya 75 persen saja. hampir sempurna sekali. orang pasti mengira bahwa mereka adalah ayah dan anak tapi jika orang mengetahuinya maka Deren dan rara adalah saudara hanya beda ibu saja.
Ceklekk. Deren membuka pelan pintu kamarnya. Elza yang terlelap hampir tak mengetahui suami dan anaknya telah masuk kamar. dan duduk didekatnya.
"Mama Rara rindu" lirih Rara sambil memeluk Elza yang tertidur.
Elza merasakan ada tangan melingkar di perut buncitnya seketika itu juga Elza membuka matanya.
"Sayang.Mama rindu" Kata Elza yang lalu memeluk Rara dan menciumnya berbagai sudut di wajah putri cantiknya.
"Rara juga rindu".
"Apa kabar sayang. Dengan siapa kesini"
"Ada daddy dibawah" ucap cepat Deren
Orang yang mati matian dia hindari kini berada dirumahnya.
"Ayo turun kita temui mereka" ajak Deren lembut sambil mencium tangan Elza dengan cinta.
"Papa cium Mama.. Rara gak dicium" gumam Rara cemberut dari tadi papanya ini hanya mencium mamanya saja .
"Hai girl jangan cemburu. Come on" ujar Deren danRara pun lari kedalam pelukan Deren yang menyejukan hati Rara.
Dengan berat hati Elza menerima ajakan Deren untuk menemui daddynya dibawah. Elza terkejut bukan kepalang. bukan hanya daddy mertuanya tapi mommy mertuanya ada bersama dirumahnya.
Cangung itu pasti yang dirasakan elza. merasa tak enak hati. hampir saja karena dirinya rumah tangga mertuanya hampir hancur gara gara tragedi beberapa tahun yang lalu. sehingga melahirkan gadis kecil yang imut.
__ADS_1
Elza memyalami kedua mertuanya dengan sopan . Elza semakin tak enak hati mertuanya ini sangat antusias sekali menyambutnya dengan keadaan perut yang besar dan sekali sekali mommy mertuanya mengelus perut Elza.
"Bagaimana keadaanmu sayang" ucap mommy deren tulus.
"Alhamdulillah mom. aku baik saja .Apa mommy sudah sehat?" tanya elza.
"Yang seperti kau lihat. Mommy akan selalu sehat sampai cucu mommy ini lahir dan melihat omanya" canda renyah mommy Deren yang sambil mengusap lembut perut Elza.
.
.
mampir yuk dikarya temanku
blurb.
Nabila Aurelia Jasmin adalah gadis populer di sekolah Bina Harapan Internasional, salah satu Sekolah elit di Jakarta. Dia idaman para laki – laki di sekolahnya. Hampir semua pria di sekolah menginginkan Nabila menjadi kekasihnya. Selain itu dia juga ketua cheerleader sekolah dan sekretaris Osis. Siapa yang tidak mengenal Nabila yang popular. Apa jadinya jika Nabila menyukai pria paling tidak dikenal di sekolah?
Nathan Fernando Lathif, laki – laki dingin yang pendiam, kutu buku, penyendiri dan misterius. Dia hanya menginginkan hidup yang tenang. namun dunianya berubah saat Nabila si gadis populer mengejar – ngejarnya. Tidak hanya jadi amukan para pria di sekolah, hidupnya yang tenang menjadi penuh drama. Dia kesal karena terus – terusan diikuti gadis berisik itu.
Bagaimana kisah mereka?
Bisakah Nabila menaklukan si pria es?
Atau Nabila akan menyerah dan menerima cinta pria popular Sekolah yang memang menyukainya, karena berkali – kali diabaikan dan dianggap pengganggu?
__ADS_1